... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Targetkan Damaskus, Gabungan Oposisi Suriah Lakukan Serangan Kejutan

Foto: Lingkungan Jobar, Damaskus Timur.

KIBLAT.NET, Damaskus – Oposisi Suriah pada Ahad (19/03) melakukan serangan dadakan terhadap posisi Rezim Assad di distrik timur Damaskus. Serangan itu dilakukan oleh gabungan kelompok perlawanan Suriah, dari faksi Haiah Tahrir Syam dibantu kelompok Ahrar Syam dan Failaq Rahman.

Rentetan tembakan dari senapan mesin maupun senjata sniper terdengar di seluruh Damaskus. Dalam hal ini, kelompok Ahrar Syam mengumumkan bahwa mereka berhasil membebaskan lingkungan Jobar dan Qaboun.

Oposisi kemudian maju ke daerah Abbasiyn Square. Mereka mengambil alih beberapa bangunan dan menembakkan roket-roket ke beberapa lingkungan Damaskus.

Sementara itu, koresponden Al-Jazeera melaporkan bahwa 15 warga sipil tewas setelah pasukan Rezim Assad melakukan serangan di Ghauta Timur yang berdekatan dengan Damaskus.

“(Serangan) ini adalah yang terbesar dari kelompok oposisi lebih dari satu setengah tahun lalu,” katanya. “Operasi militer tidak berhenti di daerah meskipun telah tenang. Masih ada sniper menembak dari kedua belah pihak dan pasukan Rezim menembaki lingkungan Jobar, serta daerah lain yang dikendalikan baru-baru ini oleh oposisi,” imbuhnya.

Ia menambahkan bahwa pertempuran baru-baru ini telah membuat oposisi menguasai kawasan industri di Qaboun dan sebagian Abbasiyn yang menghubungkan ke lingkungan Jobar. Sehingga dapat menghubungkan ke wilayah yang terkepung di Ghauta Timur.

Sementara itu, Joshua Landis, seorang ahli Suriah di University of Oklahoma, mengatakan kepada Al-Jazeera bahwa serangan ini telah membuat kejutan bagi Rezim Assad.

BACA JUGA  Pejuang Luncurkan Operasi Militer Fase Kedua di Ghautah Timur

“Saya tidak berpikir itu akan mengubah arah perang. Tapi hal itu menunjukkan oposisi jauh dari ‘kematian’. Ini juga menunjukkan bahwa kombinasi baru di bawah pimpinan Tahrir Syam itu sangat kuat,” kata Landis.

“Rezim akan menyadari bahwa tidak bisa membiarkan kedua daerah dikuasai Tahrir Syam, sehingga dapat membuat terobosan ke daerah Damaskus,” katanya sembari menambahkan bahwa pemerintah kemungkinan akan menarik beberapa pasukan dari daerah seperti dari Homs dan Hama untuk kembali fokus di Damaskus.

“Ini berarti bahwa pertarungan masih pada, ada banyak front dalam perang ini, dan oposisi tetap kuat,” pungkasnya.

Reporter: Ibas Fuadi
Sumber: Al-Jazeera

... shares
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Iran

Cara Iran Yakinkan Rakyat atas Intervensinya di Suriah

Dalam hal ini, Iran menyebut mereka yang bertempur di Suriah sebagai pembela "kuil suci", mengacu masjid Sayida Zainab di pinggiran selatan Damaskus. Dari sini, sentimen dan citra keyakinan dibangkitkan. Karena bagi penganut Syiah, Sayida Zainab adalah sosok yang diagung-agungkan.

Senin, 20/03/2017 16:53 0

Amerika

Wakil Putra Mahkota Saudi Sebut Trump Teman Sejati Muslim

Wakil Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi, Mohammed bin Salman tidak percaya bahwa peraturan larangan imigrasi kontroversial Amerika Serikat menyerang Islam secara khusus.

Senin, 20/03/2017 16:13 0

Timur Tengah

Netizen Marah Hastag “Kami Muslim, Kami Penyuka Sejenis” Muncul di Twitter

Para pengguna Twitter marah melihat hastag dukungan terhadap kaum homoseksual muncul di laman mereka. Hal yang paling membuat mereka marah adalah hastag itu telah mengatasnamakan Islam.

Senin, 20/03/2017 15:45 0

Philipina

Pasukan Filipina Serang Dua Desa di Maguindanao, 10 Pejuang Muslim Terbunuh

asukan Filipina telah menembak mati setidaknya 10 pejuang Muslim Bangsamoro dalam serangan selama dua hari dari darat dan udara di tempat persembunyian mereka di provinsi selatan.

Senin, 20/03/2017 15:10 0

Info Event

Hadirilah! Tabligh Akbar: Mewaspadai Kebangkitan Ideologi Anti Islam

KIBLAT.NET – Komunisme sempat “mati suri” pasca runtuhnya Uni Sovyet dan komunis Eropa Timur. Namun...

Senin, 20/03/2017 14:21 1

Amerika

Pangeran Arab Saudi Bertemu Trump, Ini yang Dibahas

Wakil putra mahkota kerajaan Arab Saudi, Mohammed bin Salman bertemu dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Gedung Putih pada Selasa (14/03). Selain itu, pangeran Saudi juga bertemu dengan Menteri Pertahanan AS Jim Mattis di Pentagon.

Senin, 20/03/2017 13:14 0

Video Kajian

Tadzkirah : Jangan Remehkan Kebaikan Kecil

KIBLAT.NET – Bisa dicerna oleh akal, sesuatu hal yang kecil memang tak ada harganya. Padahal,...

Senin, 20/03/2017 11:46 0

Tazkiyah

Akibat Melanggar Sumpah

“Tidak, demi Allah wahai Amirul Mukminin, bait-bait syair itu seolah terpatri di dalam hatiku,” jawabnya. Jariah itu terus menerus gemetaran terguncang, hingga sebelum Subuh tiba, ia pun meninggal dunia.

Senin, 20/03/2017 11:28 0

Afghanistan

Anggota Pasukan Khusus Afghanistan Serang Instruktur Militer AS di Helmand

"Tiga tentara AS telruka oleh peluru perwira militer Afghanistan di pangkalan di provinsi Helmand," tulisnya tanpa menjelaskan kondisi luka mereka, seperti dinukil dari qudspress.com.

Senin, 20/03/2017 10:50 0

Suriah

Masjid yang Diserang AS di Aleppo Markas Jemaah Tabligh Bukan Al Qaeda

Anggota Jemaah Tabligh Suriah, Ibrahim mengatakan bahwa AS berbohong telah menyerang markas Al Qaeda.

Senin, 20/03/2017 10:27 0