... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Senyum Merekah Saat Ranu Muda Dikunjungi JITU di Lapas Semarang

Foto: Sejumlah wartawan JITU kunjungi Ranu Muda di Lapas Kedungpane, Semarang.

KIBLAT.NET, Semarang – Sebuah senyuman tersungging di bibir Ranu Muda (36 tahun) tatkala keluar dari gerbang berterali besi. Ia menyambut hangat sejumlah wartawan media Islam yang sebagian besar datang dari Jakarta ke Lapas Kedungpane, Semarang, Jawa Tengah.

Satu persatu wartawan yang tergabung dalam Jurnalis Islam Bersatu (JITU) menjabat dan memeluk erat wartawan Panjimas itu. Ranu adalah anggota JITU yang berdomisili di Solo.

Pada Ahad, 18 Desember 2016, ia melakukan liputan jurnalistik saat Laskar Umat Islam Surakarta (LUIS) menyampaikan surat somasi ke Restoran Social Kitchen. Pasalnya, restoran ini kerap menggelar tarian telanjang dan minuman keras tanpa izin.

Saat menjalankan tugas liputan itu, Ranu ditangkap aparat karena dituding melakukan provokasi dan sebagai tim dokumentasi kelaskaran.

“Saya baru enam hari di sini,” kata Ranu kepada Islamic News Agency (INA), kantor berita Islam yang diinisiasi oleh JITU pada Senin, (20/03) di Lapas Kedungpane, Semarang. Sebelumnya, Ranu dan anggota laskar sempat ditahan di Polda Jateng.

Pantauan Islamic News Agency, Ranu dalam keadaan sehat wal afiat. Wajahnya terlihat cerah. Ia tampak ceria dalam balutan jubah putih dipadu dengan celana panjang sebatas mata kaki berwarna hitam.

“Di sini (Lapas Kedungpane, red) serasa jadi manusia lagi. Waktu di Polda kita ditahan secara terpisah. Cuma bisa lihat langit dari kotak 2,5 x 2,5 meter,” kata ayah dua anak ini.

BACA JUGA  Serangan di Jantung Ibukota Inggris, 5 Orang Tewas, Termasuk Polisi

Kedatangan wartawan JITU ke Lapas Kedungpane memang bertujuan untuk memberikan semangat kepada Ranu. Sekjen JITU, Muhammad Pizaro mengungkapkan, ini merupakan bentuk dukungan dan solidaritas sesama wartawan Muslim.

“Kita memberikan support kepada Ranu selaku wartawan sekaligus anggota JITU yang meringkuk di penjara karena dianggap melawan hukum. Padahal, ia sedang melakukan tugas jurnalistik. Dan itu sudah diakui oleh pemimpin redaksi yang bersangkutan,” ujar Pizaro kepada Islamic News Agency di luar Lapas Kedungpane.

Sekjen JITU, Muhammad Pizaro

Sekjen JITU, Muhammad Pizaro

Menurutnya, JITU sebagai organisasi wartawan Muslim mendorong pemerintah untuk bersikap jernih dan objektif dalam persoalan ini. Seharusnya, tidak boleh ada unsur kriminalisasi terhadap wartawan karena energi bangsa sudah terkuras. Pun demikian, terhadap kriminalisasi para ulama.

“Ini tidak sesuai dengan rasa keadilan masyarakat dan proses hukum yang jujur,” ujar dia.

JITU juga mendesak anggota DPR, DPD dan Komnas HAM  untuk bereaksi terhadap kasu ini. Pasalnya, apa yang dilakukan LUIS dan Ranu merupakan bagian dari aspirasi masyarakat yang resah dengan tindakan penyakit masyarakat di Kota Solo.

Kepada Islamic News Agency, Sekjen LUIS Endro Sudarsono menjelaskan, apa yang dilakukan oleh laskar Islam di Solo telah menempuh upaya prosedural dan konstitusional.

“Selama ini  LUIS sudah bekerjasama dan berkoordinasi dengan kepolisian, DPRD dan Walikota Solo. Di sini lah pentingnya peran jurnalis seperti Ranu untuk mengawal masalah ini,” pungkas Pizaro.

BACA JUGA  Boleh Meninggalkan Shalat Jumat Asal...

 

Reporter: Fajar Shadiq
Editor: Alamsyah

... shares
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Iran

Cara Iran Yakinkan Rakyat atas Intervensinya di Suriah

Dalam hal ini, Iran menyebut mereka yang bertempur di Suriah sebagai pembela "kuil suci", mengacu masjid Sayida Zainab di pinggiran selatan Damaskus. Dari sini, sentimen dan citra keyakinan dibangkitkan. Karena bagi penganut Syiah, Sayida Zainab adalah sosok yang diagung-agungkan.

Senin, 20/03/2017 16:53 0

Amerika

Wakil Putra Mahkota Saudi Sebut Trump Teman Sejati Muslim

Wakil Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi, Mohammed bin Salman tidak percaya bahwa peraturan larangan imigrasi kontroversial Amerika Serikat menyerang Islam secara khusus.

Senin, 20/03/2017 16:13 0

Timur Tengah

Netizen Marah Hastag “Kami Muslim, Kami Penyuka Sejenis” Muncul di Twitter

Para pengguna Twitter marah melihat hastag dukungan terhadap kaum homoseksual muncul di laman mereka. Hal yang paling membuat mereka marah adalah hastag itu telah mengatasnamakan Islam.

Senin, 20/03/2017 15:45 0

Philipina

Pasukan Filipina Serang Dua Desa di Maguindanao, 10 Pejuang Muslim Terbunuh

asukan Filipina telah menembak mati setidaknya 10 pejuang Muslim Bangsamoro dalam serangan selama dua hari dari darat dan udara di tempat persembunyian mereka di provinsi selatan.

Senin, 20/03/2017 15:10 0

Info Event

Hadirilah! Tabligh Akbar: Mewaspadai Kebangkitan Ideologi Anti Islam

KIBLAT.NET – Komunisme sempat “mati suri” pasca runtuhnya Uni Sovyet dan komunis Eropa Timur. Namun...

Senin, 20/03/2017 14:21 1

Amerika

Pangeran Arab Saudi Bertemu Trump, Ini yang Dibahas

Wakil putra mahkota kerajaan Arab Saudi, Mohammed bin Salman bertemu dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Gedung Putih pada Selasa (14/03). Selain itu, pangeran Saudi juga bertemu dengan Menteri Pertahanan AS Jim Mattis di Pentagon.

Senin, 20/03/2017 13:14 0

Video Kajian

Tadzkirah : Jangan Remehkan Kebaikan Kecil

KIBLAT.NET – Bisa dicerna oleh akal, sesuatu hal yang kecil memang tak ada harganya. Padahal,...

Senin, 20/03/2017 11:46 0

Tazkiyah

Akibat Melanggar Sumpah

“Tidak, demi Allah wahai Amirul Mukminin, bait-bait syair itu seolah terpatri di dalam hatiku,” jawabnya. Jariah itu terus menerus gemetaran terguncang, hingga sebelum Subuh tiba, ia pun meninggal dunia.

Senin, 20/03/2017 11:28 0

Afghanistan

Anggota Pasukan Khusus Afghanistan Serang Instruktur Militer AS di Helmand

"Tiga tentara AS telruka oleh peluru perwira militer Afghanistan di pangkalan di provinsi Helmand," tulisnya tanpa menjelaskan kondisi luka mereka, seperti dinukil dari qudspress.com.

Senin, 20/03/2017 10:50 0

Suriah

Masjid yang Diserang AS di Aleppo Markas Jemaah Tabligh Bukan Al Qaeda

Anggota Jemaah Tabligh Suriah, Ibrahim mengatakan bahwa AS berbohong telah menyerang markas Al Qaeda.

Senin, 20/03/2017 10:27 0