... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Cara Iran Yakinkan Rakyat atas Intervensinya di Suriah

Foto: Milisi dari Garda Revolusi Iran yang tewas di Suriah.

KIBLAT.NET, Teheran – Beberapa waktu lalu jumlah pasukan Iran yang tewas di Suriah diungkap di publik. Menurut laporan, sekitar 2.100 milisi Iran telah tewas dalam pertempuran di Suriah.

Dalam hal ini, Iran menyebut mereka yang bertempur di Suriah sebagai pembela “kuil suci”, mengacu masjid Sayida Zainab di pinggiran selatan Damaskus. Dari sini, sentimen dan citra keyakinan dibangkitkan. Karena bagi penganut Syiah, Sayida Zainab adalah sosok yang diagung-agungkan.

Para pengamat Barat menilai bahwa narasi tersebut digunakan Iran untuk memupuk rasa besar hati dan keyakinan dari milisi dan rakyatnya. Sehingga, meskipun terdapat laporan yang banyak dari jumlah yang tewas, tidak menimbulkan protes dari rakyatnya.

Selain itu, Iran juga menekankan bahwa intervensi di Suriah dalam rangka untuk melindungi keamanan negara dari ancaman Teluk. Maknanya, jika Iran tidak melawan di Suriah hari ini, maka esok hari akan menghadapi mereka di perbatasan bahkan masuk ke dalam negara Iran.

Lebih jauh, misi Iran di Suriah disebut-sebut sebagai misi khusus di bawah naungan Korps Garda Revolusi Iran (IRGC). IRGC memainkan peran yang signifikan dalam merekrut, melatih dan mengarahkan para relawan Syiah dari berbagai negara untuk bertempur di Suriah.

Ketika muncul tudingan bahwa IRGC hanya memanfaatkan para relawan yang miskin, terutama dari Afghanistan. Hal itu secara tidak langsung mereka bantah dengan menampilkan profil dan memberikan apresiasi bagi orang-orang yang tewas di Suriah.

Meski demikian, menurut sejumlah pengamat tindakan Iran ini suatu saat akan menimbulkan kecemasan bagi rakyatnya. Di mana konflik Suriah -yang telah berjalan selama enam tahun- tak juga berujung pada perdamaian. Padahal harta dan nyawa telah dikorbankan untuk hal itu.

Reporter: Ibas Fuadi
Sumber: Zaman el-Wasl

... shares
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Esok, Sidang Perdana Ranu Muda Digelar di PN Semarang

Kasus kriminalisasi anggota Jurnalis Islam Bersatu (JITU), Ranu Muda Adi Nugroho akan mulai disidangkan secara perdana pada esok hari, Selasa, (21/03) di Pengadilan Negeri Semarang, Jl. Siliwangi No.512, Kembangarum, Semarang Barat, Jawa Tengah.

Senin, 20/03/2017 15:52 0

Info Event

Hadirilah! Tabligh Akbar: Mewaspadai Kebangkitan Ideologi Anti Islam

KIBLAT.NET – Komunisme sempat “mati suri” pasca runtuhnya Uni Sovyet dan komunis Eropa Timur. Namun...

Senin, 20/03/2017 14:21 1

Indonesia

Ahok Digelari ‘Santri Kehormatan’, Tengku Zulkarnain: Baru Ada di Zaman Ini

Wasekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH. Tengku Zulkarnain turut memberikan tanggapan soal pemberian gelar 'Santri Kehormatan' untuk Ahok. Ia menilai hal tersebut baru terjadi di zaman ini.

Senin, 20/03/2017 14:05 1

Indonesia

KH Ahmad Ishomuddin Besok Jadi Saksi Meringankan Ahok

Pihak terdakwa penistaan Agama, Basuki Thahaja Purnama akan menghadirkan tiga saksi ahli. Hal itu dikatakan oleh koordinator sidang Ahok dari Tim Advokasi GNPF-MUI, Nasrullah Nasution

Senin, 20/03/2017 13:16 1

Video Kajian

Tadzkirah : Jangan Remehkan Kebaikan Kecil

KIBLAT.NET – Bisa dicerna oleh akal, sesuatu hal yang kecil memang tak ada harganya. Padahal,...

Senin, 20/03/2017 11:46 0

Tazkiyah

Akibat Melanggar Sumpah

“Tidak, demi Allah wahai Amirul Mukminin, bait-bait syair itu seolah terpatri di dalam hatiku,” jawabnya. Jariah itu terus menerus gemetaran terguncang, hingga sebelum Subuh tiba, ia pun meninggal dunia.

Senin, 20/03/2017 11:28 0

Indonesia

Kyai Cholil Nafis: Pemilih Pemimpin Non-Muslim Dosa, Tapi Jenazahnya Disalati

Ketua Bidang Dakwah MUI, Ustadz Cholil Nafis, turut memberikan tanggapan soal jenazah umat Islam yang memilih Ahok tidak akan disalatkan.

Senin, 20/03/2017 07:57 0

Indonesia

Kriminalisasi Lembaga Kemanusiaan Dinilai Berdasarkan Like atau Dislike

Selain itu, lanjut dia, yang terjadi juga karena didasari oleh kebencian salah satu pihak. Sehingga kesalahan pihak lain akan dicari-cari, bahkan diadakan.

Ahad, 19/03/2017 16:46 0

Indonesia

Tuduhan IHH dan IHR Bantu “Teroris” di Suriah Tendesius dan Gegabah

Pakar anti terorisme dan Aktivis HAM, Dr Heru Susetyo, SH, LL.M, M.SI, menegaskan bahwa tuduhan itu terlihat tendensius dan menyudutkan salah satu kelompok. Fitnah yang telah terlanjur tersebar ini adalah bola liar yang masih bergulir.

Sabtu, 18/03/2017 22:23 0

Indonesia

Pakar Hukum UI: Selama Sistemnya Baik, Yayasan Tak Boleh Takut

Hal itu ia sampaikan terkait Yayasan Keadilan Untuk Semua (Justice For All) yang beberapa waktu lalu dikriminalisasi oleh aparat. Polisi menuduh ada pelanggaran hukum dalam yayasan pimpinan Ustadz Adnin Armas itu setelah rekeningnya dipinjam oleh GNPF MUI untuk menggalang dana Aksi Bela Islam (212).

Sabtu, 18/03/2017 21:43 0