... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Anggota Pasukan Khusus Afghanistan Serang Instruktur Militer AS di Helmand

KIBLAT.NET, Helmand – Anggota pasukan khusus Afghanistan, Ahad (19/03, menembaki sejumlah tentara Amerika Serikat saat melatih pasukan lokal di pangkalan militer Camp Shorab di Provinsi Helmand, Afghanistan selatan. Akibatnya, sejumlah tentara AS luka-luka.

Kantor Pusat Misi Pendukung Keamanan Afghanistan Pimpinan NATO mengonfirmasi hal ini. Melalui akun Twitter resmi, Nato menyebut tiga tentara AS terluka.

“Tiga tentara AS telruka oleh peluru perwira militer Afghanistan di pangkalan di provinsi Helmand,” tulisnya tanpa menjelaskan kondisi luka mereka, seperti dinukil dari qudspress.com.

NATO menunjukkan, insiden itu terjadi saat pelatihan militer berlangsung.. Penyerang berhasil dilumpuhkan dan tewas di lokasi.

Akan tetapi, dalam cuiatannya itu, NATO mengaku belum mendapatkan detail serangan insider itu. Jika semua informais sudah terkumpul, NATO berjanji membagikannya kepada media.

Pada bagiannya, jubir militer Afghanistan wilayah Selatan, Muhammad Rasul Zai, mengataka bahwa pelaku merupakan anggota pasukan khusus. Perwira militer itu berhasil dilumpuhkan pada pukul 03.00 waktu setempat setelah terjadi baku tembak.

Wartawan Al-Jazeera mengatakan bahwa pangkalan Camp Shorab sebelumnya menjadi pangkalan terbesar pasukan AS. Setelah penarikan pasukan pada 2014, pangkalan itu saat ini hanya dihuni oleh ratusan tentara AS. Mereka bertugas melatih pasukan lokal atau melakukan operasi udara di Helmand.

Perlu dicatat, serangan dari dalam semacam ini bukan pertama kali terjadi di Afghanistan. Hal itu pun menjadi kendala serius bagi barisan pasukan pemerintah yang saat ini harus berusah payah menghadang serangan pejuang Taliban.

Reporter: Sulhi El-Izzi
Sumber: Al-Jazeera, qudspress.com

... shares
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Kyai Cholil Nafis: Pemilih Pemimpin Non-Muslim Dosa, Tapi Jenazahnya Disalati

Ketua Bidang Dakwah MUI, Ustadz Cholil Nafis, turut memberikan tanggapan soal jenazah umat Islam yang memilih Ahok tidak akan disalatkan.

Senin, 20/03/2017 07:57 0

Indonesia

Kriminalisasi Lembaga Kemanusiaan Dinilai Berdasarkan Like atau Dislike

Selain itu, lanjut dia, yang terjadi juga karena didasari oleh kebencian salah satu pihak. Sehingga kesalahan pihak lain akan dicari-cari, bahkan diadakan.

Ahad, 19/03/2017 16:46 0

Indonesia

Tuduhan IHH dan IHR Bantu “Teroris” di Suriah Tendesius dan Gegabah

Pakar anti terorisme dan Aktivis HAM, Dr Heru Susetyo, SH, LL.M, M.SI, menegaskan bahwa tuduhan itu terlihat tendensius dan menyudutkan salah satu kelompok. Fitnah yang telah terlanjur tersebar ini adalah bola liar yang masih bergulir.

Sabtu, 18/03/2017 22:23 0

Indonesia

Pakar Hukum UI: Selama Sistemnya Baik, Yayasan Tak Boleh Takut

Hal itu ia sampaikan terkait Yayasan Keadilan Untuk Semua (Justice For All) yang beberapa waktu lalu dikriminalisasi oleh aparat. Polisi menuduh ada pelanggaran hukum dalam yayasan pimpinan Ustadz Adnin Armas itu setelah rekeningnya dipinjam oleh GNPF MUI untuk menggalang dana Aksi Bela Islam (212).

Sabtu, 18/03/2017 21:43 0

Profil

Perjalanan Dakwah dan Jihad Abdul Haq At Turkistani (2/2)

Edisi kedua ini kita akan membahas perjuangan Abdul Haq ketika di Afghanistan kemudian diangkat menjadi amir TIP ketiga dan bangkitnya Abdul Haq setelah diberitakan kematiannya.

Sabtu, 18/03/2017 21:30 0

Indonesia

Mantan Ketua PPATK Nilai Tak Ada TPPU dalam Kasus Dana GNPF MUI

Gerakan Nasional Pengawa Fatwa MUI, atau yang dikenal GNPF MUI, meminjam rekening Yayasan Keadilan Untuk Semua untuk menggalang dana Aksi Bela Islam (212). Polisi menuduh ada aliran dana mencurigakan keluar dari rekening yayasan tersebut. Hal itu dianggap sebagai pencucian uang.

Sabtu, 18/03/2017 21:28 0

Indonesia

Pakar: Amerika Serikat Subjektif Dalam Menentukan Teroris

Amerika Serikat yang mengaku sebagai negara terdepan dalam pemberantasan terorisme, kerap kali menentukan teroris secara subjektif

Sabtu, 18/03/2017 20:54 0

Indonesia

Tuduhan Pencucian Uang, Begini Cerita Adnin Armas saat Diperiksa Bareskrim

Diskusi publik bertema 'Kriminalisasi Pengelolaan Dana Kemanusiaan di Indonesia' Ustadz Adnin Armas, yang telah disebut Kapolri sebagai tersangka Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), memaparkan fakta mengenai dirinya saat diperiksa di Bareskrim.

Sabtu, 18/03/2017 14:22 0

Indonesia

Mantan Ketua PPATK: Dana untuk Kepolisian Tidak Semuanya Transparan

Kepolisian Republik Indonesia adalah salah satu lembaga publik. Sudah sepatutnya mengedepankan transparansi dalam seluruh kegiatan maupun pendanaannya.

Sabtu, 18/03/2017 13:50 0

Indonesia

Bachtiar Nasir: Keinginan Revolusi Karena Adanya Ketidakadilan

Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI), Ustadz Bachtiar Nashir menilai bahwa gejolak yang terjadi di kalangan umat Islam karena tidak adanya keadilan.

Jum'at, 17/03/2017 20:25 0