... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Mantan Ketua PPATK Nilai Tak Ada TPPU dalam Kasus Dana GNPF MUI

Foto: Mantan Ketua Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Yunus Husein

KIBLAT.NET, Depok – Tuduhan pidana pencucian uang terkait rekening Yayasan Keadilan Untuk Semua pimpinan Ustadz Andin Armas masih menyisakan kejanggalan. Kendati polisi sudah menetapkan ketua yayasan sebagai tersangka, sejumlah ahli menegaskan tidak ada pelanggaran pidana dalam kasus tersebut.

Gerakan Nasional Pengawa Fatwa MUI, atau yang dikenal GNPF MUI, meminjam rekening Yayasan Keadilan Untuk Semua untuk menggalang dana Aksi Bela Islam (212). Polisi menuduh ada aliran dana mencurigakan keluar dari rekening yayasan tersebut. Hal itu dianggap sebagai pencucian uang.

Dalam hal ini, Mantan Ketua Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Yunus Husein, menilai bahwa sangkaan itu tidak bisa dibenarkan jika memang tidak ada tindak pidana awalnya.

“Jika memang mau dikenakan pasal TPPU, itu harus ada tindak pidana asal yang kemudian melahirkan uang hasil kejahatan itu. Jika tidak ada pidana asalnya itu, ya nggak bisa menuduh orang cuci uang,” ungkapnya usai mengisi seminar bertema ‘Kriminalisasi Dana Kemanusiaan Di Indonesia’ di Universitas Indonesia, Depok, Kamis lalu (16/3).

Lalu, perihal dana Umat Islam yang disalurkan ke GNPF MUI melalui rekening Yayasan Keadilan Untuk Semua, ia melihat tidak bisa serta merta dituduh atau disangkakan pasal TPPU tentang pencucian uang. Karena sumber dana yang masuk bukan dari kejahatan.

“Makanya jika tidak ada pidana asalnya, ya berarti tidak ada cuci uang itu. Tidak akan ada cuci uang itu. Karena TPPU ini penjelasannya adalah membersihkan uang hasil dari tindak kejahatan, dan dalam pasal TPPU sudah dijelaskan ini, sudah clear sekali dari mana saja uang yang bisa dikenakan TPPU itu,” ungkapnya.

BACA JUGA  Merasa Terganggu Atas Tuduhan Kapolri, Alasan IHH Datang Ke Indonesia

Ia pun menjelaskan bahwa uang yang dikenakan pasal TPPU itu termuat dalam pasal no 2 UU TPPU .

Sekali lagi ia menekankan bahwa jika tidak ada tindak pidana di awal maka tidak bisa disebut sebagai tindak pidana pencucian uang.

Mengutip UU TPPU Pasal 2 UU RI No. 8 Tahun 2010, disebutkan bahwa hasil tindak pidana adalah Harta Kekayaan yang diperoleh dari tindak pidana: berupa korupsi, penyuapan, narkotika, psikotropika, penyelundupan tenaga kerja, penyelundupan migran, di bidang perbankan, di bidang pasar modal, di bidang perasuransian, kepabeanan, cukai, perdagangan orang, perdagangan senjata gelap, terorisme, penculikan, pencurian, penggelapan, penipuan, pemalsuan uang, perjudian, prostitusi, di bidang perpajakan, di bidang kehutanan, di bidang lingkungan hidup, di bidang kelautan dan perikanan,atau tindak pidana lain yang diancam dengan pidana penjara 4 (empat) tahun atau lebih, yang dilakukan di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia atau di luar wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dan tindak pidana tersebut juga merupakan tindak pidana menurut hukum Indonesia.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Hunef Ibrahim

... shares
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Turki

Turki: Serangan di Masjid Umar bin Khattab Kejahatan Perang

Pemerintah Turki mengecam serangan udara yang diyakini dilakukan oleh Rusia terhadap sebuah masjid di wilayah Aleppo. Ankara menyebut serangan pada saat Isya itu kejahatan perang.

Sabtu, 18/03/2017 21:15 0

Yaman

Rudal Hutsi Hantam Masjid Saat Salat Jumat, 22 Tentara Tewas

Menurut sumber-sumber lokal, serangan tersebut terjadi dua kali beriringan. Rudal pertama menghantam masjid ketika para tentara sedang melaksanakan ibadah salat.

Sabtu, 18/03/2017 20:55 0

Suriah

Korban Serangan di Masjid Umar bin Khattab Aleppo Mencapai 58 Orang

Pejabat Pertahanan Sipil Aleppo, Yahya Javad ,mengungkapkan bahwa serangan itu terjadi saat warga khusyu menjalankan salat Isya berjamaah. Sedikitnya 58 jamaah tewas seketika dan puluhan lainnya luka-luka.

Sabtu, 18/03/2017 20:35 0

Suriah

Serang Masjid di Aleppo, Ahrar Syam dan HTS Kecam Amerika Serikat

Masjid diserang oleh pesawat tempur saat solat Isya berlangsung dan menewaskan puluhan jemaahnya.

Sabtu, 18/03/2017 20:22 0

Belanda

Partai Ekstrem Belanda Gagal Raih Suara Mayoritas, Ketua Komisi Eropa Lega

Ketua Komisi Uni Eropa Jean-Claude Juncker pada hari Rabu (15/03) dikatakan menyambut baik kampanye “coblos dan kalahkan para ekstrimis”. Kampanye itu diluncurkan setelah Perdana Menteri Belanda Mark Rutte berpeluang mengalahkan rivalnya dari partai ekstrim sayap kanan Geert Wilders dalam pemilu tahun ini. Demikian menurut juru bicara Juncker.

Sabtu, 18/03/2017 18:47 0

Turki

Diskriminasi di Eropa, Erdogan: Lawan Dengan Perbanyak Anak

KIBLAT.NET – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyerukan warga Turki yang tinggal di Eropa untuk...

Sabtu, 18/03/2017 03:51 0

Irak

Cuaca Buruk Landa Mosul, Operasi Militer Dihentikan

“Operasi militer di Kota Tua dari sisi kanan Mosul dihentikan pada Kamis disebabkan cuaca buruk dan hujan. Kami tidak bisa bergerak tanpa dukungan udara sementara terjadi kabut tebal,” kata pernyataan militer Irak, Kamis, seperti dilansir Reuters Arabic.

Jum'at, 17/03/2017 20:33 0

Somalia

Kecewa Lembaga Kemanusiaan, Al-Shabaab Distribusikan Bantuan Sendiri

bencana kekerigan yang melanda Somalia telah menyebabkan krisis kemanusian. Awal bulan ini, seratus lebih warga meninggal kelaparan dalam dua hari akibat hilangnya makanan pokok. Kemarau panjang membuat sawah dan ladang kering.

Jum'at, 17/03/2017 18:56 0

Artikel

Anti Arab atau Anti Islam?

Bangsa Arab adalah bangsa yang dipilih oleh Allah sebagai tempat kelahiran manusia paling mulia di jagad raya. Di sana Al-Qur’an diturunkan dan dengan bahasanya pula Al-Qur’an dituliskan. Selain itu Jazirah Arab merupakan sumber awal kemunculan Islam dan tempat akan munculnya tunas kembangkitan Islam yang sempat hilang. Inilah yang mendorong munculnya arabphobia di tengah-tengah musuh Islam.

Jum'at, 17/03/2017 17:30 0

Video Kajian

Khutbah Jum’at : Larangan Mencela Ulama [Ust. Abdul Khalid, MA.]

KIBLAT.NET – Ulama adalah pewaris para Nabi. Hasan Al Bashri berkata : “Jikalau bukan karena...

Jum'at, 17/03/2017 17:10 0