... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Lagi, Pejuang Islamis Libya Tembak Jatuh Jet Pasukan Haftar

Foto: Ilustrasi

KIBLAT.NET, Benghazi – Pejuang Islamis Libya kembali menembak jatuh pesawat tempur milik pasukan Khalifah Haftar. Sebuah jet tempur jenis MIG meledak di langit distrik Ash-Shabiri, utara Benghazi, setelah terkena peluru pejuang Saraya Difa’ Benghazi pada Jumat (17/03).

Sumber gerillyawan Islamis menegaskan bahwa jet itu ditembak saat menargetkan lokasi pejuang. Sang pilot dilaporkan berhasil meloloskan diri dengan parasut. Akan tetapi, sejumlah informasi yang berlum terkonfirmasi menyebut pilot pesawat cedera saat mendarat.

Kantor media Busyra, sayap media Saraya Difa’ Benghazi, menunjukkan pesawat itu jatuh di kawasan Al-Latsamah di utara Ash-Shabiri. Sementara sumber Al-Jazeera mengatakan bahwa jet tempur itu jatuh menimpa rumah warga. Beruntung, pemilik rumah hanya mengalami luka ringan.

Perlu dicatat, pejuang Islamis Benghazi dalam tiga tahun berakhir berhasil menjatuhkan sejumlah jet tempur Haftar. Pasukan Haftar merupakan satu-satunya kekuatan di Libya yang memiliki pasukan udara. Jet-jet tempur peninggalan rezim Muammar Gaddafi ia kuasai. Selain itu, dia juga mendapat dukungan logistik dari sejumlah negara Eropa dan Barat.

Melawan Kediktatoran

Dalam perkembangan lain, kelompok-kelompok bersenjata dan keamanan di ibukota Libya, Tripolli, yang berafiliasi kepada Pemerintahan Dewan Presiden yang diakui internasional menolak kembalinya pemerintah militer dan kediktatoran. Hal itu mereka maksudkan kepada Khalifah Haftar.

Dalam pernyataan bersama, mereka menegaskan menolak operasi militer yang dikenal dengan sandi “Operasi Kemuliaan” yang dikomando Haftar. Mereka juga mendesak institui militer, polisi dan kebebasan berekspresi kembali diaktifkan menurut tujuan revolusi 17 Februari.

BACA JUGA  Ditahan 6 Tahun, Putera Muammar Gadafi Dibebaskan dari Penjara

Di sisi lain, Pemerintah Rekonsiliasi Libya menyeru seluruh pihak menahan diri dan tidak menyebar fitnah baru. Pemerintahan dipimpin Dewan Presiden itu meminta semua pihak menjaga kestabilan ibukota.

Pemerintah Rekonsiliasi juga berjanji membubarkan kelompok-kelompok bersenjata di ibukota yang tidak dibawah kendalinya. Kelompok-kelompok tersebut akan diusir dari Tripolli.

Seperti diberitakan, bebarapa hari terakhir meletus bentrokan antara kelompok bersenjata di Tripolli. Masing-masing pihak berupaya memperkuat posisi di ibukota.

Reporter: Sulhi El-Izzi
Sumber: Al-Jazeera

... shares
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Tuduhan IHH dan IHR Bantu “Teroris” di Suriah Tendesius dan Gegabah

Pakar anti terorisme dan Aktivis HAM, Dr Heru Susetyo, SH, LL.M, M.SI, menegaskan bahwa tuduhan itu terlihat tendensius dan menyudutkan salah satu kelompok. Fitnah yang telah terlanjur tersebar ini adalah bola liar yang masih bergulir.

Sabtu, 18/03/2017 22:23 0

Indonesia

Pakar Hukum UI: Selama Sistemnya Baik, Yayasan Tak Boleh Takut

Hal itu ia sampaikan terkait Yayasan Keadilan Untuk Semua (Justice For All) yang beberapa waktu lalu dikriminalisasi oleh aparat. Polisi menuduh ada pelanggaran hukum dalam yayasan pimpinan Ustadz Adnin Armas itu setelah rekeningnya dipinjam oleh GNPF MUI untuk menggalang dana Aksi Bela Islam (212).

Sabtu, 18/03/2017 21:43 0

Profil

Perjalanan Dakwah dan Jihad Abdul Haq At Turkistani (2/2)

Edisi kedua ini kita akan membahas perjuangan Abdul Haq ketika di Afghanistan kemudian diangkat menjadi amir TIP ketiga dan bangkitnya Abdul Haq setelah diberitakan kematiannya.

Sabtu, 18/03/2017 21:30 0

Indonesia

Mantan Ketua PPATK Nilai Tak Ada TPPU dalam Kasus Dana GNPF MUI

Gerakan Nasional Pengawa Fatwa MUI, atau yang dikenal GNPF MUI, meminjam rekening Yayasan Keadilan Untuk Semua untuk menggalang dana Aksi Bela Islam (212). Polisi menuduh ada aliran dana mencurigakan keluar dari rekening yayasan tersebut. Hal itu dianggap sebagai pencucian uang.

Sabtu, 18/03/2017 21:28 0

Indonesia

Pakar: Amerika Serikat Subjektif Dalam Menentukan Teroris

Amerika Serikat yang mengaku sebagai negara terdepan dalam pemberantasan terorisme, kerap kali menentukan teroris secara subjektif

Sabtu, 18/03/2017 20:54 0

Indonesia

Tuduhan Pencucian Uang, Begini Cerita Adnin Armas saat Diperiksa Bareskrim

Diskusi publik bertema 'Kriminalisasi Pengelolaan Dana Kemanusiaan di Indonesia' Ustadz Adnin Armas, yang telah disebut Kapolri sebagai tersangka Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), memaparkan fakta mengenai dirinya saat diperiksa di Bareskrim.

Sabtu, 18/03/2017 14:22 0

Indonesia

Mantan Ketua PPATK: Dana untuk Kepolisian Tidak Semuanya Transparan

Kepolisian Republik Indonesia adalah salah satu lembaga publik. Sudah sepatutnya mengedepankan transparansi dalam seluruh kegiatan maupun pendanaannya.

Sabtu, 18/03/2017 13:50 0

Indonesia

Bachtiar Nasir: Keinginan Revolusi Karena Adanya Ketidakadilan

Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI), Ustadz Bachtiar Nashir menilai bahwa gejolak yang terjadi di kalangan umat Islam karena tidak adanya keadilan.

Jum'at, 17/03/2017 20:25 0

Indonesia

Untuk Kemanusiaan, ACT Juga Beri Bantuan ke Umat Nasrani

Pimpinan Arrahman Quranic Learning (AQL), Ustadz Bachtiar Nasir mengatakan bahwa orang Nasrani yang kelaparan juga akan diberi bantuan oleh Tim ACT.

Jum'at, 17/03/2017 19:28 0

Indonesia

Selain Larangan Adzan, Ini Daftar Aturan Diskriminatif Israel Terhadap Palestina

Sejak melakukan penjajahan, Zionis diketahui telah menerapkan sejumlah peraturan yang merugikan kaum Muslimin.

Jum'at, 17/03/2017 17:54 0