... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

PM Irak Minta ISIS di Mosul Menyerah

Foto: Perdana Menteri Iraq, Haidar Al-Abadi

KIBLAT.NET, Baghdad – Perdana Menteri Haider al-Abadi mengatakan, pertempuran di Mosul telah mencapai tahap akhir.

Dalam hal ini, al-Abadi pun mengkonfirmasikan bahwa Angkatan Bersenjata Baghdad kini telah mengelilingi kelompok Daulah di Mosul. Untuk itu pihaknya juga mendesak IS untuk menyerah.

“Sekarang pertempuran di Mosul telah mencapai tahap akhir. Untuk saat ini IS terdesak di wilayah yang sempit dan menunggu hari-hari terakhir bagi mereka,” katanya pada Rabu (15/03).

Selain mengkonfirmasikan hal ini, PM Iraq ini juga mendesak seluruh pasukan kelompok Daulah untuk menyerah.

“Mereka kini sedang terpojok dan jika kelompok Daulah tidak menyerah maka kami akan membunuh mereka,” ujarnya dalam sebuah pernyataan.

“Kami akan menjaga keluaga IS, tapi kami akan menghukum para teroris dan membawa mereka ke pengadilan jika mereka menyerah,” tambahnya.

Untuk saat ini, pasukan Iraq sendiri telah membuat beberapa kemajuan di Mosul barat dengan merebut beberapa jembatan yang menghubungkan barat dan timur Mosul.

Reporter: Dio Alifullah
Sumber: Middle East Eye

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

KontraS: Minim Koreksi, Angka Penyiksaan oleh Aparat Terus Bertambah

Selain pola–pola yang digunakan untuk melakukan penyiksaan masih relatif sama, penanganannya pun seringkali mengalami kendala ketika diteruskan pada proses pidana. Aparat yang terbukti bersalah hanya disanksi etik semata.

Kamis, 16/03/2017 11:00 0

Indonesia

Innalillahi, Mantan Ketua PBNU KH Hasyim Muzadi Tutup Usia

KH Hasyim Muzadi tutup usia pukul 06.15 WIB di Malang. Jenazahnya akan diberangkatkan siang ini untuk disolatkan dan dimakamkan di Ponpes Al Hikam, Depok.

Kamis, 16/03/2017 10:43 0

Indonesia

Rotasi Kepengurusan, Ini 3 Fokus Utama KontaS

Kepengurusan baru Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (KontraS) akan memfokuskan terhadap tiga poin penegakan hukum dan Hak Asasi Manusia di Indonesia.

Kamis, 16/03/2017 10:26 0

Indonesia

Ini Alasan Program “Tamasya Al-Maidah” Diluncurkan

Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI (GNPF MUI) dan Gerakan Kemenangan Jakarta menggalang Program “Tamasya Al-Maidah” menjelang pilkada Jakarta putaran kedua. Aksi ini bertujuan untuk mengawasi proses pelaksanaan pemilihan agar terhindar dari praktik kecurangan di tempat-tempat pemungutan suara.

Kamis, 16/03/2017 10:20 1

Indonesia

GNPF MUI Akan Gelar Program “Tamasya Al-Maidah”, Begini Aksinya

Diterangkannya, aksi ini digelar dengan menyebar para relawan GNPF MUI di TPS-TPS yang ada. Para relawan akan mengawasi proses pencoblosan dan mencegah adanya intimidasi, provokasi, dan pemaksaan untuk memilih calon tertentu.

Kamis, 16/03/2017 09:10 0

Indonesia

Istri Pengurus Masjid Al-Mukminun Bantah Warga Tolak Salati Jenazah Nenek Hindun

Berita yang beredar bahwa warga dan pengurus masjid tidak mau menyahalati itu bohong dan tidak benar. Yang ada, tidak disalatkan di Mushala karena memang tidak memungkinkan, karena waktu itu sudah menjelang Salat Maghrib. Keluarga sudah mempersiapkan kuburannya, jadi di salatkan di rumah," ujar istri Rusli, yang tak mau disebutkan namanya, pada Kiblat.net, di kediamannya, Selasa (13/3).

Kamis, 16/03/2017 08:10 0

Munaqosyah

Benarkah Sayyid Qutb Memiliki Paham Wihdatul Wujud?

Menghukumi manhaj seseorang, akidah dan pandangan keislamannya tidak bisa hanya dengan membaca 1 atau 2 kutipan yang parsial dan tidak utuh. Seharusnya, menghukumi akidah seseorang harus dilakukan dengan cara mengkaji tulisan-tulisannya berikut revisinya, mempelajari fase hidupnya sehingga kita memiliki pemahaman yang utuh dan komprhensif terhadap objek kajian.

Rabu, 15/03/2017 18:45 0

Indonesia

Keterangan Ahli Dinilai Tegaskan Ahok Berniat Nodai Al-Quran

"Keterangan Ahli Hukum Pidana ini semakin memperkuat unsur niat dalam tindak pidana penistaan agama," kata Nasrullah kepada Kiblat.net melalui rilisnya pada Rabu (15/03).

Rabu, 15/03/2017 16:45 0

Indonesia

Densus Didesak Akuntabel Ketika Terjadi Pelanggaran Dalam Penindakan Terorisme

"Gak bisa negara cara menyelesaikan masalah seperti memberi permen, korban diberikan uang silaturahim, dipergikan haji, itu ngak menyelesaikan masalah, tapi yang mendasar seperti dibuatnya sistem pengawasan yang jelas," ujar Koordinator KontraS, Yati Andriyani kepada Kiblat.net, di Jakarta, Selasa (14/3).

Rabu, 15/03/2017 15:54 0

Indonesia

DDII Bantah Keluarkan Fatwa Resmi Larangan Menyalati Mayit Pendukung Pemimpin Kafir

DDII tidak bertanggung jawab terhadap penyebaran itu. Itu hanya tulisan pribadi atau draft yang belum matang

Rabu, 15/03/2017 09:55 0

Close