... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Perekrut Kelompok Tolitoli Kerap Mintai Anggotanya Sejumlah Uang

Foto: Penangkapan terduga teroris oleh Densus 88 di Bandara Soetta. (Ilustrasi)

KIBLAT.NET, Tolitoli – Hendi, sang perekrut kelompok Tolitoli sejak Januari 2017 lalu telah membentuk kelompok pergerakan di Poso.

Hendi yang juga warga Kayamanya, Poso Kota, ini lalu meminta sejumlah uang kepada simpatisannya dengan alasan untuk membeli perlengkapan “jihad”.

Menurut penuturan sumber Kiblatnet yang minta dirahasiakan identitasnya, Hendi menyuruh anggota kelompoknya berlari-lari menyusuri bukit di jalan baru lingkar Kelurahan Moengko Poso.

Selanjutnya, mereka juga disuruh membuat pagar rumah, kandang ayam dan mengantarkan ikan ke pasar karena memang Hendi alias Endi berprofesi sebagai penjual ikan di Pasar Poso. (Baca juga: 6 Orang Ditangkap Densus 88 di Tolitoli, Kok Perekrutnya Masih Aman?)

Sebagaimana diketahui, enam orang yang direkut Hendi digerebek oleh Densus 88 sekitar pukul 08.30 WITA pada Jumat, 10 Maret 2016 di Tolitoli. Barang bukti yang diamankan adalah pupuk potasium nitrat (Kno3), belerang, arang, paku dan cairan spirtus.

“Kita semua sering kumpul-kumpul di rumahnya mas, terus sering kita disuruh lari-lari. Di situ kita mulai bertanya mana dan kapan ini (amaliyah, red) cuma dijanji-janji terus,” ujar sumber Kiblatnet pada Rabu, (15/03).

Menurut sumber ini, Hendi juga pernah meminta uang kepada kelompok rekrutannya sebesar Rp350.000 tiap orang. Uang ini disebut-sebut untuk membeli sejumlah peralatan jihad.

“Tidak tau peralatan apa, tidak jelas juga dikasih tau. Baru kita disuruh bikin pagar-pagar rumahnya dan angkat-angkat ikan ke pasar,” tambah dia.

BACA JUGA  WALHI Kritisi Ucapan Presiden Jokowi Soal Investasi

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulteng AKBP Hari Suprapto melalui pesan singkat membenarkan penggerebekan tersebut terjadi di Kota Tolitoli pada Jumat, 10 Maret 2017.

Jumlah keseluruhannya sebanyak 9 orang. Dari Tolitoli ditangkap 6 orang sedangkan 3 orang lainnya di Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

“Betul ada 6 di Tolitoli dan 3 di Parigi. Tapi untuk keterkaitannya dengan teroris dan lain-lain masih belum dipastikan. Kegiatan pemeriksaan masih berlangsung. Kalau sudah lengkap akan kita sampaikan,” ujar Hari.

Berdasarkan penelusuran Kiblat.net, identitas keenam orang tersebut adalah Samsuriyadi alias Sam Tolitoli lahir (30 tahun) asal kota Tolitoli, Kifli (29 tahun) asal Poso, Sofyan (13 tahun) asal Poso, Darwin alias Ali (18 tahun) asal Poso, Jefri (19 tahun) asal Lampung, dan Irsan alias Ican (24 tahun) asal Tolitoli.

Kendati demikan, Hendi alias Endi yang disebut sebagai perekrut kelompok ini masih menghilang dan tidak jelas keberadaannya.

 

Reporter: Ahmad Sutedjo
Editor: Fajar Shadiq

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suriah

Dua Bom Kembali Meledak di Damaskus, Tahrir Al-Syam Tak Terlibat

Lagi-lagi serangan bom mengguncang ibukota Suriah, Damaskus. Akibatnya, puluhan orang tewas dan luka-luka.

Kamis, 16/03/2017 12:56 0

Artikel

Menjadi Manusia versi Michael Flynn

Penasihat keamanan nasional Michael Flynn dipecat oleh Presiden AS Donald Trump. Diberhentikan dari jabatan sebenarnya bukan hal baru bagi Michael Flynn, pada tahun 2014 dia juga pernah diberhentikan dari jabatannya sebagai Direktur Badan Intelijen AS

Kamis, 16/03/2017 12:16 0

Irak

PM Irak Minta ISIS di Mosul Menyerah

"Untuk saat ini IS terdesak di wilayah yang sempit dan menunggu hari-hari terakhir bagi mereka," katanya pada Rabu (15/03)

Kamis, 16/03/2017 11:30 0

Irak

Militer Irak Dilaporkan Berada 800 M dari Masjid Tempat Deklarasi Khilafah ISIS

“Sejumlah militer Baghdad berhasil menguasai jembatan utama yang menghubungkan wilayah barat dan timur Mosul,” lapor Al-Jazeera, Rabu (15/03).

Kamis, 16/03/2017 08:46 0

Asia

Rusia Ungkap Pemberi Bocoran Lokasi ISIS dan “Jabhah Nusrah” di Suriah

Kepala Delegasi Tim Perunding Rusia di konferensi Astana ke 3 pada Selasa (14/03), Alexander Avrantiov, mengungkapkan pihak yang menginformasikan posisi Daulah Islamiyah (ISIS) dan “Jabhah Nusrah” di Suriah.

Rabu, 15/03/2017 19:56 0

Afrika

Milisi Haftar Kembali Rebut Kawasan Bulan Sabit Minyak Libya

Pasukan Purnawirawan Mayor Jenderal Khalifah Haftar, Rabu (15/03), kembali merebut kawasan Bulan Sabit Minyak Libya. Serangan sengit dari udara, darat dan laut memaksa pejuang Saraya Difa’ Benghazi dan Pasukan Penjaga Instalasi Minyak dari Pemerintah Rekonsiliasi Nasional meninggalkan sumber minyak terbesar di Libya itu.

Rabu, 15/03/2017 18:58 0

Munaqosyah

Benarkah Sayyid Qutb Memiliki Paham Wihdatul Wujud?

Menghukumi manhaj seseorang, akidah dan pandangan keislamannya tidak bisa hanya dengan membaca 1 atau 2 kutipan yang parsial dan tidak utuh. Seharusnya, menghukumi akidah seseorang harus dilakukan dengan cara mengkaji tulisan-tulisannya berikut revisinya, mempelajari fase hidupnya sehingga kita memiliki pemahaman yang utuh dan komprhensif terhadap objek kajian.

Rabu, 15/03/2017 18:45 0

Rusia

Rusia Ternyata Kirim Tentara Bayaran di Suriah, Jumlah yang Tewas di Luar Dugaan

Tiga pemuda Rusia dilaporkan tewas di Suriah bulan lalu, meskipun pihak Kremlin berulang kali membantah telah mengirim tentara bayaran.

Rabu, 15/03/2017 17:55 0

Timur Tengah

Kasih Makan Anjing dengan Kucing Hidup, Pria Dubai Ditangkap

Polisi Dubai menangkap seorang pria setelah mengupload video yang menunjukkan dirinya memberi makan anjing dengan kucing hidup. Tindakan pria itu diduga dilakukan setelah kucing tersebut memakan satu ekor ayam miliknya.

Rabu, 15/03/2017 16:43 0

Irak

Pasukan Sniper ISIS Sulitkan Militer Irak di Mosul

Seorang petugas militer Irak mengungkapkan bahwa pihaknya kini tengah kesulitan menghadapi para penembak jitu kelompok Daulah di Mosul.

Rabu, 15/03/2017 14:44 1

Close