... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Militer Irak Dilaporkan Berada 800 M dari Masjid Tempat Deklarasi Khilafah ISIS

Foto: Abu Bakar Al-Baghdadi saat mendeklarasikan Khilafah di Masjid An-Nur pada Juli 2014 lalu

KIBLAT.NET, Baghdad – Tentara Irak dilaporkan sudah berjarak 800 meter dari masjid tempat deklarasi Khilaf ISIS pada 2014 lalu. Masjid tersebut menjadi simbol berdirinya Khilafah versi Abu Bakar al-Baghdadi.

“Pasukan kami telah membuat kemajuan yang bagus dan kita sekarang hanya kurang 800 meter dari masjid,” kata seorang jubir polisi federal, seperti dilansir Al-Jazeera, Rabu (15/03)

Dalam kembangan terkait, Angkatan Bersenjata Irak mengumumkan kembali merebut jembatan utama di atas sungai Tigris. Jembatan ini menghubungkan daerah Mosul barat dan timur.

“Sejumlah militer Baghdad berhasil menguasai jembatan utama yang menghubungkan wilayah barat dan timur Mosul,” lapor Al-Jazeera.

Mosul terpisah menjadi dua wilayah, barat dan timur. Senguai Tingris membentang memisahkan kota terbesar kedua di Irak itu. Militer Irak telah membebaskan wilayah timur, dan kini tengah berlangsung pembebasan wilayah barat.

Terkait perebutan ini, Perdana Menteri Haider al-Abadi menyatakan bahwa pertempuran telah mencapai tahap akhir karena tentara Irak telah mengontrol tiga dari lima jembatan yang menghubungkan Mosul barat dan timur.

Dalam perebutan ini, pasukan Irak direpotkan para sniper pasukan ISIS. Selain itu, serangan bom berani mati juga membuat militer Irak harus bersusah payah.

Sebelumnya, pasukan Baghdad pun mengaku kesulitan saat dihadapkan dengan para penembak jitu kelompok Daulah di Mosul.

Reporter: Dio Alifullah
Sumber: Al-Jazeera

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Istri Pengurus Masjid Al-Mukminun Bantah Warga Tolak Salati Jenazah Nenek Hindun

Berita yang beredar bahwa warga dan pengurus masjid tidak mau menyahalati itu bohong dan tidak benar. Yang ada, tidak disalatkan di Mushala karena memang tidak memungkinkan, karena waktu itu sudah menjelang Salat Maghrib. Keluarga sudah mempersiapkan kuburannya, jadi di salatkan di rumah," ujar istri Rusli, yang tak mau disebutkan namanya, pada Kiblat.net, di kediamannya, Selasa (13/3).

Kamis, 16/03/2017 08:10 0

Munaqosyah

Benarkah Sayyid Qutb Memiliki Paham Wihdatul Wujud?

Menghukumi manhaj seseorang, akidah dan pandangan keislamannya tidak bisa hanya dengan membaca 1 atau 2 kutipan yang parsial dan tidak utuh. Seharusnya, menghukumi akidah seseorang harus dilakukan dengan cara mengkaji tulisan-tulisannya berikut revisinya, mempelajari fase hidupnya sehingga kita memiliki pemahaman yang utuh dan komprhensif terhadap objek kajian.

Rabu, 15/03/2017 18:45 0

Indonesia

Keterangan Ahli Dinilai Tegaskan Ahok Berniat Nodai Al-Quran

"Keterangan Ahli Hukum Pidana ini semakin memperkuat unsur niat dalam tindak pidana penistaan agama," kata Nasrullah kepada Kiblat.net melalui rilisnya pada Rabu (15/03).

Rabu, 15/03/2017 16:45 0

Indonesia

Densus Didesak Akuntabel Ketika Terjadi Pelanggaran Dalam Penindakan Terorisme

"Gak bisa negara cara menyelesaikan masalah seperti memberi permen, korban diberikan uang silaturahim, dipergikan haji, itu ngak menyelesaikan masalah, tapi yang mendasar seperti dibuatnya sistem pengawasan yang jelas," ujar Koordinator KontraS, Yati Andriyani kepada Kiblat.net, di Jakarta, Selasa (14/3).

Rabu, 15/03/2017 15:54 0

Indonesia

DDII Bantah Keluarkan Fatwa Resmi Larangan Menyalati Mayit Pendukung Pemimpin Kafir

DDII tidak bertanggung jawab terhadap penyebaran itu. Itu hanya tulisan pribadi atau draft yang belum matang

Rabu, 15/03/2017 09:55 0

Video Kajian

Ust. Farid Okbah, MA.: Agar Selamat Jalanmu

KIBLAT.NET – Ust. Farid Okbah, MA.: Agar Selamat Jalanmu. Orang-orang mukmin adalah orang-orang yang disebut...

Rabu, 15/03/2017 09:25 0

Indonesia

Sistem Pengawasan Kinerja Densus Tak Ada, Kasus Siyono Berpotensi Terulang

kait masalah Terorisme, Yati mengatakan bahwa penanganan terorisme selama ini oleh aparat penegak hukum masihlah kurang tepat. Banyak terjadi pelanggaran-pelanggaran Hak Asasi Manusia dalam penindakkannya.

Rabu, 15/03/2017 01:00 0

Indonesia

Tim Andvokasi GNPF MUI Nilai Saksi yang Dihadirkan Ahok Nggak Nyambung

"Sebenarnya juga tidak ada relevansinya juga saksi dihadirkan kalau hanya sebatas membahas kejadian masa lampau yang sebelum penodaan agama di dakwakan. Jadi itu nggak ada hubungannya," katanya kepada Kiblat.net di Gedung Kementrian Pertanian Jakarta Selatan pada Selasa (14/03).

Rabu, 15/03/2017 00:30 0

Indonesia

Saksi dari Bangka Belitung Buktikan Niat Ahok Nodai Agama Sudah Sejak Lama

Koordinator pengawalan sidang Ahok dari Tim Advokasi GNPF-MUI, Nasrullah Nasution menilai bahwa niat Ahok untuk menodai Al-Quran sudah ada sejak lama.

Selasa, 14/03/2017 18:48 0

Indonesia

Pemerintah Disarankan Bermusyawarah, Bukannya Revisi UU Ormas

La Ode menyebut revisi UU Ormas itu penting terkait dengan proses pendaftaran ormas yang belum terintegrasi dengan baik. Ada pula potensi ormas-ormas yang menjadi wadah berkembangnya paham yang berlawanan dengan Pancasila.

Selasa, 14/03/2017 18:00 0

Close