Kapolda Sulteng: Ini Rahasia Pabrik!

KIBLAT.NET, Poso – Kapolda Sulteng Brigjen (Pol) Rudi Sufahriadi menyebutkan 9 orang terduga teroris yang ditangkap di Tolitoli dan Parigi Moutong, Sulawesi Tengah merupakan jaringan baru di luar kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Santoso.

Seperti diberitakan Kiblatnet sebelumnya, sebanyak 6 orang terduga teroris yang ditangkap di Kota Tolitoli pada Jumat, 10 Maret 2017 dan 3 orang lainnya di Parigi pada hari sebelumnya yaitu Kamis, 09 Maret 2017.

Pria yang akrab disapa Rudi Gajah ini menyebutkan kelompok ini adalah target Operasi Tinombala. Menurutnya, keenam orang di Tolitoli ditambah di Parigi Moutong adalah jaringan Ustadz Basri yang ada di Makassar. (Baca juga: 6 Orang Ditangkap Densus 88 di Tolitoli, Kok Perekrutnya Masih Aman?)

“Sampai saat ini hasil penyelidikan dan hasil pemeriksaan sementara tidak ada kaitannya kelompok ini dengan kelompok MIT. Ini kelompok baru berbaiat kepada Ustadz BSR, ISIS yang ada di Makassar,” terang Rudi Sufahriadi kepada wartawan di Mapolres Poso pada Ahad, (12/03).

Selanjutnya, saat ditanya tentang sosok dan peran Ustadz Basri, Rudi Gajah menanggapi dengan nada humor. Sambil melempar senyumnya yang khas ia mengatakan bahwa ini adalah rahasia ‘pabrik’ dan belum bisa diekspos.

“Nah ini kan… rahasianya pabrik. Ini bagian dari penyidikan. Nanti saya akan sampaikan di forum tertutup dan forum terbuka. Karena ini menyangkut masih ada pemeriksaan-pemeriksaan di tempat yang lain,” ungkap orang kepercayaan Kapolri ini.

BACA JUGA  Harun Yahya Divonis Penjara 1.075 Tahun

Sementara itu, menurut penjelasan pihak Densus 88, kesembilan orang terduga teroris itu disebut-sebut akan melakukan penyerangan terhadap markas-markas polisi yang ada di Parigi Moutong dan di Kota Tolitoli.

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat