... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Rusia Ungkap Pemberi Bocoran Lokasi ISIS dan “Jabhah Nusrah” di Suriah

Foto: Jet Rusia menjatuhkan bom/lustrasi

KIBLAT.NET, Astana – Kepala Delegasi Tim Perunding Rusia di Konferensi Astana III pada Selasa (14/03), Alexander Avrantiov, mengungkapkan pihak yang menginformasikan posisi Daulah Islamiyah (ISIS) dan “Jabhah Nusrah” di Suriah.

“Mitra kami dari Iran dan Yordania yang hadir di ibukota Kazakhstan ini yang membantu menentukan lokasi penyebaran organisasi ‘teroris’ di Suriah dengan akurat,” kata Avrantiov, seperti dilansir Arabi21.com, Selasa.

Dia menambahkan, menentukan titik-titik kontrol ISIS dan “Jabhah Nusrah” di Suriah merupakan hal penting dalam pembicaraan Astana saat ini. Pihak Iran dan Yordania sangat mendukung kami dalam hal ini.

Konferensi Astana ketiga merupakan rangkaian dari dua pertemuan sebelumnya. Pihak oposisi Suriah dilaporkan tidak hadir dalam pebicaraan ini.

Rusia berupaya mendikte pihak oposisi Suriah yang bersedia duduk dengannya di Astana. Delegasi oposisi ditekan untuk menerima permintaan Rusia dengan imbalan yang tidak banyak menguntungkan rakyat Suriah.

Permintaan utama Rusia ialah mendesak faksi oposisi Suriah menganggap ISIS dan “Jabhah Nusrah” dan ikut terlibat dalam memerangi dua kelompok itu.

Permintaan ini tentu sangat sulit bagi oposisi. Pasalnya, “Jabhah Nusrah” saat ini sudah dibubarkan. Kelompok jihadis pimpinan Abu Muhammad Al-Jaulani itu telah mengubah nama menjadi Jabhah Fath Al-Syam dan mengumumkan melepas bai’at kepada Al-Qaidah.

Situasi terbaru bahkan lebih sulit lagi. Pasalnya, Abu Muhammad Al-Jaulani memubarkan kelompoknya untuk melebur dengan empat faksi pejuang lainnya di bawah nama Hai’ah Tahrir Al-Syam. Seperti diketahui, persatuan baru pejuang Suriah ini tak hanya diikuti oleh pejuang Islamis, pejuang yang sebelumnya dianggap “moderat” oleh AS juga bergabung.
Reporter: Sulhi El-Izzi
Sumber: Arabi21.com

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Munaqosyah

Benarkah Sayyid Qutb Memiliki Paham Wihdatul Wujud?

Menghukumi manhaj seseorang, akidah dan pandangan keislamannya tidak bisa hanya dengan membaca 1 atau 2 kutipan yang parsial dan tidak utuh. Seharusnya, menghukumi akidah seseorang harus dilakukan dengan cara mengkaji tulisan-tulisannya berikut revisinya, mempelajari fase hidupnya sehingga kita memiliki pemahaman yang utuh dan komprhensif terhadap objek kajian.

Rabu, 15/03/2017 18:45 0

Indonesia

Keterangan Ahli Dinilai Tegaskan Ahok Berniat Nodai Al-Quran

"Keterangan Ahli Hukum Pidana ini semakin memperkuat unsur niat dalam tindak pidana penistaan agama," kata Nasrullah kepada Kiblat.net melalui rilisnya pada Rabu (15/03).

Rabu, 15/03/2017 16:45 0

Indonesia

Densus Didesak Akuntabel Ketika Terjadi Pelanggaran Dalam Penindakan Terorisme

"Gak bisa negara cara menyelesaikan masalah seperti memberi permen, korban diberikan uang silaturahim, dipergikan haji, itu ngak menyelesaikan masalah, tapi yang mendasar seperti dibuatnya sistem pengawasan yang jelas," ujar Koordinator KontraS, Yati Andriyani kepada Kiblat.net, di Jakarta, Selasa (14/3).

Rabu, 15/03/2017 15:54 0

Indonesia

DDII Bantah Keluarkan Fatwa Resmi Larangan Menyalati Mayit Pendukung Pemimpin Kafir

DDII tidak bertanggung jawab terhadap penyebaran itu. Itu hanya tulisan pribadi atau draft yang belum matang

Rabu, 15/03/2017 09:55 0

Video Kajian

Ust. Farid Okbah, MA.: Agar Selamat Jalanmu

KIBLAT.NET – Ust. Farid Okbah, MA.: Agar Selamat Jalanmu. Orang-orang mukmin adalah orang-orang yang disebut...

Rabu, 15/03/2017 09:25 0

Indonesia

Sistem Pengawasan Kinerja Densus Tak Ada, Kasus Siyono Berpotensi Terulang

kait masalah Terorisme, Yati mengatakan bahwa penanganan terorisme selama ini oleh aparat penegak hukum masihlah kurang tepat. Banyak terjadi pelanggaran-pelanggaran Hak Asasi Manusia dalam penindakkannya.

Rabu, 15/03/2017 01:00 0

Indonesia

Tim Andvokasi GNPF MUI Nilai Saksi yang Dihadirkan Ahok Nggak Nyambung

"Sebenarnya juga tidak ada relevansinya juga saksi dihadirkan kalau hanya sebatas membahas kejadian masa lampau yang sebelum penodaan agama di dakwakan. Jadi itu nggak ada hubungannya," katanya kepada Kiblat.net di Gedung Kementrian Pertanian Jakarta Selatan pada Selasa (14/03).

Rabu, 15/03/2017 00:30 0

Indonesia

Saksi dari Bangka Belitung Buktikan Niat Ahok Nodai Agama Sudah Sejak Lama

Koordinator pengawalan sidang Ahok dari Tim Advokasi GNPF-MUI, Nasrullah Nasution menilai bahwa niat Ahok untuk menodai Al-Quran sudah ada sejak lama.

Selasa, 14/03/2017 18:48 0

Indonesia

Pemerintah Disarankan Bermusyawarah, Bukannya Revisi UU Ormas

La Ode menyebut revisi UU Ormas itu penting terkait dengan proses pendaftaran ormas yang belum terintegrasi dengan baik. Ada pula potensi ormas-ormas yang menjadi wadah berkembangnya paham yang berlawanan dengan Pancasila.

Selasa, 14/03/2017 18:00 0

Suara Pembaca

Tutup Musyawarah Kerja Yayasan Amanatul Ummah, Ini Pesan Wakil Bupati Poso

Melalui kesempatan tersebut Wakil Bupati Poso juga berpesan kepada jajaran Yayasan Wakaf Amanatul Ummah agar tetap konsisten dengan tugas mulia yayasan.

Selasa, 14/03/2017 17:03 0

Close