... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Tahrir Al-Syam Ungkap Ketidakpercayaan Rakyat Suriah terhadap Amerika

Foto: Rakyat Suriah demonstrasi meminta Bashar Assad turun dari pemerintahan/Ilustrasi

KIBLAT.NET, Idlib – Pernyataan terbaru Amerika Serikat yang memasukkan Hai’ah Tahrir Al-Syam (HTS) ke daftar kelompok teroris ditanggapi santun. Dalam rilisan menjawab pernyataan itu, HTS hanya menitikberatkan perjuangan lokal untuk menjaga revolusi Suriah. Tidak ada kecaman terhadap AS kendati telah membunuh sejumlah komandan pejuang Suriah.

Dalam pernyataan yang dirilis 12 Maret 2017, secara runut HTS menjelaskan kronologi pembentukan dirinya. Desakan warga Suriah supaya pejuang bersatu di bawah satu pemimpin termasuk alasan mendasar gerakan ini dideklarasikan.

Gerakan dari peleburan lima faksi pejuang Suriah itu menjelaskan bahwa rakyat Suriah, setelah berkorban selama enam tahun memperjuangkan revolusi, mulai faham siapa lawan dan kawan. Mereka mulai mengetahui siapa pihak yang benar-benar membela dan melindungi rakyat dan siap pihak yang memanfaatkan rakyat untuk kepentingan pribadi.

Menjawab tuduhan AS, HTS menegaskan bahwa negara Barat itu tidak mampu menentukan posisi yang jelas sejak awal revolusi. Bahkan, sikapnya kontradiksi antara slogan membela kebebasan dan HAM, dan di lain sisi mendukung tiran dan kezaliman. Hal itu pun membuat putusan dan arahan yang dikeluarkan berdasarkan keuntungan pribadi, bukan kepentingan rakyat Suriah.

Sikap itulah, tegas HTS, justeru menampakkan AS ingin memadamkan revolusi. Hal itu terihat dari empat poin:

Pertama: Menguatkan rezim Assad dan menghalanginya lengser, menutupi kejahatannya bahkan menguatkannya, yang paling utama kejahatan penggunaan senjata kimia pada 2013
Kedua: Membolehkan Iran dan milisinya menduduki wilayah Suriah, dan membiarkannya serta diam atas kejahatan-kejahatan mereka.
Ketiga: Mendukung milisi Kurdi PKK dan kebijakan rasisnya terhadap warga lokal di daerah-daerah yang mereka kuasai.
Keempat: Memberi lampu hijau bagi Rusia membombardir warga sipil dan membakar kota dan lingkungan sipil.

BACA JUGA  HTS dan Ahrar Sepakat Dialog Selesaikan Insiden di Hama Barat

“Inilah yang membuat warga Suriah kembali mengkaji sikap AS untuk kesekian kali sehingga dapat melihat dengan mata sendiri. Mereka pun bertanya ‘Apa yang diberikan AS untuk revolusi Suriah? Dan persahabatan apa yang dimaksud Michael Ratney?” tegas HTS.

Pernyataan itu melanjutkan, jika AS menyebut rakyat Suriah sahabat, mana mungkin sahabat mendukung musuh.

Seperti diberitakan sebelumnya, Utusan Khusus AS ke Suriah Michael Ratney menyebut rakyat Suriah sahabat. Hal itu dia ungkapkan untuk mempengaruhi warga dan pejuang Suriah memerangi HTS karena dia tuduh dikendalikan oleh Al-Qaidah.

Bahkan Ratney mengatakan, setiap orang atau kelompok yang bergabung HTS maka dia bagian dari Al-Qaidah. Sementara organisasi jihadis itu musuh utama AS. Kami, kata Ratney, akan memperlakukan Al-Qaidah sebagaimana ISIS.

Reporter: Sulhi El-Izzi
Editor: Hunef Ibrahim

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Saksi dari Bangka Belitung Buktikan Niat Ahok Nodai Agama Sudah Sejak Lama

Koordinator pengawalan sidang Ahok dari Tim Advokasi GNPF-MUI, Nasrullah Nasution menilai bahwa niat Ahok untuk menodai Al-Quran sudah ada sejak lama.

Selasa, 14/03/2017 18:48 0

Indonesia

Pemerintah Disarankan Bermusyawarah, Bukannya Revisi UU Ormas

La Ode menyebut revisi UU Ormas itu penting terkait dengan proses pendaftaran ormas yang belum terintegrasi dengan baik. Ada pula potensi ormas-ormas yang menjadi wadah berkembangnya paham yang berlawanan dengan Pancasila.

Selasa, 14/03/2017 18:00 0

Suara Pembaca

Tutup Musyawarah Kerja Yayasan Amanatul Ummah, Ini Pesan Wakil Bupati Poso

Melalui kesempatan tersebut Wakil Bupati Poso juga berpesan kepada jajaran Yayasan Wakaf Amanatul Ummah agar tetap konsisten dengan tugas mulia yayasan.

Selasa, 14/03/2017 17:03 0

Info Event

Asah Kemampuan Jurnalistik dan Kepenulisan, FPM STAI Denpasar Gelar Seminar

Kegiatan Seminar Jurnalistik dan Kepenulisan ini didukung penuh oleh Kampus STAI Denpasar dan Kominfo DEMA STAI Denpasar. Diakhir acara para peserta yang beruntung mendapatkan merchandise buku dari Muhammad Taufik Maulana.

Selasa, 14/03/2017 16:23 0

Indonesia

Saksi Ahok Ungkit Kekalahan di Pilkada Babel dalam Sidang Penistaan Agama

Nasrullah juga menegaskan bahwa jika Ahok dan tim penasehat hukumnya membawa permasalahan Pilkada di Bangka Belitung dalam sidang penodaan agama tidaklah relevan.

Selasa, 14/03/2017 15:43 0

Indonesia

Sekjen Al-Khairaat Poso: Sabar, Fokus dan Kerja Keras Jadi Kunci Muslim Sukses

Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Jendral Al-Khairaat Poso, DR. H. Lukman S. Tahrir, MA dalam materi ceramah ilmiahnya

Selasa, 14/03/2017 14:29 0

Indonesia

Polri: Ormas yang Melanggar Hukum Akan Disanksi

Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar mengatakan akan menjalankan mekanisme penjatuhan sanksi kepada organisasi masyarakat (ormas) yang melanggar hukum.

Selasa, 14/03/2017 14:05 0

Indonesia

Saling Salip, Anggota Brimob Polda Jatim Tembak Mati Mahasiswa Muhammadiyah

Hingga kini penyelidikan kasus penembakan oleh Briptu Bismy Mahesa Bagus (BM) terhadap Dedi, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jember, masih terus dilakukan. Anggota Brimob Polda Jawa Timur itu masih menjalani pemeriksaan Div. Propam Polda Jatim.

Selasa, 14/03/2017 13:42 2

Indonesia

Kadiv Humas: Ormas yang Melanggar Hukum Akan Dijatuhi Sanksi

Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar mengatakan akan menjalankan mekanisme penjatuhan sanksi kepada Organisasi Masyarakat (Ormas) yang melanggar hukum.

Selasa, 14/03/2017 13:18 0

Tazkiyah

Siasat Cerdas Amru bin Ash

Amru pun berdiri lalu pergi kepada pasukannya. Barulah Artabon menyadari bahwa utusan yang telah datang kepadanya tersebut adalah Amru bin Ash. Ia berkata, “Orang itu telah memperdayaku. Orang itu, demi Allah, adalah orang Arab yang paling cerdik (sedangkan di dalam riwayat AthThabari, ‘Makhluk yang paling cerdik’).” Ketika berita itu sampai kepada Umar, ia berkata, “Amru bin Ash memang hebat.”

Selasa, 14/03/2017 12:34 0

Close