... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Bentrok Bersenjata Antar Milisi Meletus di Ibukota Libya, Tripoli

Foto: Ilustrasi

KIBLAT.NET, Tripoli – Bentrokan meletus antara kelompok bersenjata di ibukota Libya, Tripoli. Baku tembak terjadi di tengah kota sehingga menyebabkan situasi mencekam.

Dilansir dari harian online, Al-Araby Al-Jadid, Selasa (14/03), bentrokan bersenjata meletus sejak Senin malam. Tewasnya dua warga sipil di tangan salah satu kelompok bersenjata menyebabkan ibukota memanas.

Saksi mata mengatakan, jalan menuju kawasan Al-Andalus, Gargaresh dan Ghot Asy-Sya’ah di barat Tripoli diblokade. Suara baku tembak sengit masih terdengar di kawasan tersebut.

Menurut keterangan warga, kekerasan ini terjadi setelah dua warga dari lingkungan Gargaresh dan Al-Andalus tewas di tangan kelompok bersenjata. Diketahui, milisi itu menduduki gedung-gedung publik sebagai markas. Kejadian itu pun memicu warga turun ke jalan untuk menggelar protes.

Situasi memanas ketika keluarga korban yang tidak terima menyerang markas milisi. Akibatnya, satu anggota milisi tewas. Ketegangan terus meningkat hingga berujung baku tembak.

Masih menurut warga, kelompok bersenjata dari Pemerintahan Rekonsiliasi Nasional berada di barisan keluarga korban untuk memerangi kelompok lain yang diyakini berafiliasi dengan kelompok Pemerintahan Penyelamat Nasional.

Untuk diketahui, Pemerintahan Rekonsoliasi Nasional merupakan pemerintahan yang dibentuk pada awal 2016 lalu setelah meletusnya perang Libya jilid II. Kelompok ini diakui oleh PBB sebagai pemerintah sah di Libya, meski ditolak oleh kelompok lain yang Islamis ataupun sekuler.

Sementara Pemerintahan Penyelamat Nasional lebih dahulu dibentuk, tepatnya tahun 2014, sebelum perang Libya jilid II meletus. Pemerintahan ini dikendalikan oleh kelompok-kelompok Islamis (di antaranya Ikhwanul Muslimin) yang pro demokrasi. Meski sempat disepakati sebagai pemerintahan resmi Libya, namun internasional tidak mengakuinya.

BACA JUGA  Lagi, AS Luncurkan Serangan Udara di Libya

Terkai tewasnya dua warga tersebut, masih belum ada informasi yang menjelaskan kronoliginya.

Perlu dicatat, di Tripoli terdapat puluhan kelompok bersenjata yang sebagian pro Pemerintahan Rekonsiliasi, sebagian lain pro Pemerintahan Penyelamat dan sisanya tidak diketahui afiliasi mereka. Akibatnya, gesekan antara kelompok bersenjata kerap terjadi.

Reporter: Sulhi El-Izzi
Sumber: Al-Araby Al-Jadid

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Saksi dari Bangka Belitung Buktikan Niat Ahok Nodai Agama Sudah Sejak Lama

Koordinator pengawalan sidang Ahok dari Tim Advokasi GNPF-MUI, Nasrullah Nasution menilai bahwa niat Ahok untuk menodai Al-Quran sudah ada sejak lama.

Selasa, 14/03/2017 18:48 0

Indonesia

Pemerintah Disarankan Bermusyawarah, Bukannya Revisi UU Ormas

La Ode menyebut revisi UU Ormas itu penting terkait dengan proses pendaftaran ormas yang belum terintegrasi dengan baik. Ada pula potensi ormas-ormas yang menjadi wadah berkembangnya paham yang berlawanan dengan Pancasila.

Selasa, 14/03/2017 18:00 0

Suara Pembaca

Tutup Musyawarah Kerja Yayasan Amanatul Ummah, Ini Pesan Wakil Bupati Poso

Melalui kesempatan tersebut Wakil Bupati Poso juga berpesan kepada jajaran Yayasan Wakaf Amanatul Ummah agar tetap konsisten dengan tugas mulia yayasan.

Selasa, 14/03/2017 17:03 0

Info Event

Asah Kemampuan Jurnalistik dan Kepenulisan, FPM STAI Denpasar Gelar Seminar

Kegiatan Seminar Jurnalistik dan Kepenulisan ini didukung penuh oleh Kampus STAI Denpasar dan Kominfo DEMA STAI Denpasar. Diakhir acara para peserta yang beruntung mendapatkan merchandise buku dari Muhammad Taufik Maulana.

Selasa, 14/03/2017 16:23 0

Indonesia

Saksi Ahok Ungkit Kekalahan di Pilkada Babel dalam Sidang Penistaan Agama

Nasrullah juga menegaskan bahwa jika Ahok dan tim penasehat hukumnya membawa permasalahan Pilkada di Bangka Belitung dalam sidang penodaan agama tidaklah relevan.

Selasa, 14/03/2017 15:43 0

Indonesia

Sekjen Al-Khairaat Poso: Sabar, Fokus dan Kerja Keras Jadi Kunci Muslim Sukses

Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Jendral Al-Khairaat Poso, DR. H. Lukman S. Tahrir, MA dalam materi ceramah ilmiahnya

Selasa, 14/03/2017 14:29 0

Indonesia

Polri: Ormas yang Melanggar Hukum Akan Disanksi

Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar mengatakan akan menjalankan mekanisme penjatuhan sanksi kepada organisasi masyarakat (ormas) yang melanggar hukum.

Selasa, 14/03/2017 14:05 0

Indonesia

Saling Salip, Anggota Brimob Polda Jatim Tembak Mati Mahasiswa Muhammadiyah

Hingga kini penyelidikan kasus penembakan oleh Briptu Bismy Mahesa Bagus (BM) terhadap Dedi, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jember, masih terus dilakukan. Anggota Brimob Polda Jawa Timur itu masih menjalani pemeriksaan Div. Propam Polda Jatim.

Selasa, 14/03/2017 13:42 2

Indonesia

Kadiv Humas: Ormas yang Melanggar Hukum Akan Dijatuhi Sanksi

Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar mengatakan akan menjalankan mekanisme penjatuhan sanksi kepada Organisasi Masyarakat (Ormas) yang melanggar hukum.

Selasa, 14/03/2017 13:18 0

Tazkiyah

Siasat Cerdas Amru bin Ash

Amru pun berdiri lalu pergi kepada pasukannya. Barulah Artabon menyadari bahwa utusan yang telah datang kepadanya tersebut adalah Amru bin Ash. Ia berkata, “Orang itu telah memperdayaku. Orang itu, demi Allah, adalah orang Arab yang paling cerdik (sedangkan di dalam riwayat AthThabari, ‘Makhluk yang paling cerdik’).” Ketika berita itu sampai kepada Umar, ia berkata, “Amru bin Ash memang hebat.”

Selasa, 14/03/2017 12:34 0

Close