... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Khazanah

Doa yang Mengguncang Langit Keempat

Foto: Ilustrasi

KIBLAT.NET – Diceritakan bahwa Abu Ma ‘liq adalah seorang pedagang yang berniaga dengan hartanya. Dia adalah seorang yang ahli ibadah dan wara‘. Suatu saat ia keluar berdagang kemudian bertemu seorang perampok bertopeng dan membawa senjata.

“Letakkan barang-barangmu, sebab aku akan membunuhmu!” perintah si perampok.

“Ambilah hartaku!,” jawabnya.

“Aku hanya menghendaki darahmu,” lanjut si perampok.

“Beri kesempatan aku untuk shalat,” pintanya.

Si perampok pun berkata, “Shalatlah seperlumu.”

Lalu ia pun berwudhu dan shalat.

Dalam sujud terakhir pada rekaat keempat, ia berdoa:

يَا وَدُوْدَ يَا ذَا الْعَرْشِ الْمَجِيْدُ يَا فَعَّالاَ لِّمَا يُرِيْدُ أَسْأَلُكَ بِعِزَّتِكَ الَّتِيْ لاَ تُرَامُ وَبِمُلْكِكَ الَّذِيْ لاَ يُضَامُ وَبِنُوْرِكَ الَّذِيْ مَلَأَ أَرْكَانَ عَرْشِكَ أَنْ تَكْفِيْنِيْ شَرَّ هَذَا اللِّصَّ ياَ مُغِيْثُ أَغِثْنِيْ

“Wahai Zat Yang dicintai, wahai Pemilik Arsy yang Maha Terpuji, wahai Yang Mahakuasa berbuat apa yang dikehendaki-Nya, aku memohon-Mu dengan kemuliaan-Mu yang tak tertandingi, dengan kekuasaan-Mu yang takkan dizalimi, dan dengan cahaya-Mu yang memenuhi  rukun-rukun Arsy-Mu, agar Engkau menyelamatkanku dari kejahatan perampok ini. Wahai Yang Maha Memberi pertolongan, tolonglah aku!”

Ia membacanya tiga kali.

Tiba-tiba muncul penunggang kuda dari sampingnya dengan membawa tombak pendek yang ditenteng di antara kedua telinga kuda, lalu ia menikam si perampok dan membunuhnya. Ia kemudian mendekati Abu Ma‘liq.

“Siapa engkau wahai orang yang Allah telah menolongku dengan perantaanmu?” tanya Abu Ma‘liq.

Orang itu menjawab, “Aku adalah salah satu malaikat dari malaikat-malaikat langit keempat. Ketika engkau berdoa dengan doa pertama, aku mendengar suara gemuruh pintu-pintu langit—yakni terbuka untuk menyambut doamu. Ketika engkau berdoa dengan doa kedua, aku mendengar suara gaduh penduduk langit—yakni mereka mengamini doamu. Ketika engkau berdoa dengan doa ketiga, ada yang berkata, ’Ini doa orang yang sedang dalam kesulitan.’ Lalu, aku pun memohon kepada Allah agar memberi kuasa kepadaku untuk membunuh si perampok’.”

Al-Hasan berkata, “Siapa yang berwudhu kemudian shalat empat rekaat dan berdoa dengan doa di atas, maka Allah akan mengabulkan doa tersebut, baik ia sedang dalam kesulitan maupun tidak dalam kesulitan.” (Al-Ishâbah (IV), Al-Jawâbul Kâfi)

Penulis : Dhani El_Ashim

Diambil dari  Ittaqi Da’watal Mazhlûmi karya Sa‘ad bin Sa‘id Al-Hajri

 

... shares
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

2 comments on “Doa yang Mengguncang Langit Keempat”

  1. Jiyan

    Mohon pencerahannya,sholat apa y dilakukan Abu Ma’liq dlm riwayat tsb,dan apakah itu dibolehkan oleh syariat yg dibawa Rasulullah?Jazakumullah.

  2. FannanAyyas

    Shalat Hajat mungkin.. Shalat yang boleh dilakukan kapan saja kecuali di waktu terlarang.

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Yaman

AQAP Amankan Dua Mata-mata Amerika Serikat

Organisasi Al-Qaidah Yaman (AQAP), Rabu (08/03), dilaporkan mengamankan dua mata-mata untuk kepentingan AS yang menyelinap di dalam gerakan. Agen-agen yang disusupkan ke dalam tubuh AQAP telah banyak merugian gerakan paling berbahaya bagi Washington itu.

Kamis, 09/03/2017 09:05 0

Asia

Pihak Berwenang India Kriminalisasi Dr Zakir Naik

Badan Investigasi India untuk masalah terorisme baru-baru ini melayangkan surat pemanggilan kepada Ahli Perbandingan Agama DR Zakir Abdul Karim Naik. Dai yang direncanakan akan tampil berdakwa di Indonesia bulan depan itu dipanggil terkait undang-undang terorisme.

Kamis, 09/03/2017 07:51 0

Turki

IHH Turki Kembali Kirim 25 Truk Bantuan Kemanusiaan ke Suriah

Yayasan Bantuan Kemanusiaan Turki (IHH) kembali mengirimkan sejumlah bantuan ke kota al-Bab, Suriah.

Kamis, 09/03/2017 07:00 0

Indonesia

Proses Etik Anggota Densus yang Hilangkan Nyawa Siyono Masih Ngambang

Koordinator Tim Pembela Kemanusiaan (TPK), Trisno Rahardjo mengatakan bahwa proses etik yang dijalani oleh dua orang anggota Densus terkait kasus Siyono masih mengambang. Sebab, tidak ada laporan lanjutan terhadap dua Densus tersebut.

Kamis, 09/03/2017 06:21 0

Indonesia

Kurdi Menjadi Proksi Negara-Negara Sekutunya, Turki Kecewa

Situasi di bagian utara Suriah menjadi kian rumit dalam beberapa tahun terakhir, terlebih seperti saat ini di mana pasukan militer AS, Turki, dan Suriah, termasuk juga pasukan milisi Kurdi dan oposisi FSA berada dalam satu area yang saling berdekatan di sekitar Manbij.

Kamis, 09/03/2017 05:32 0

Indonesia

Pengacara Desak Polisi Segera Tuntaskan Proses Kasus Siyono

"Kami mendesak pihak kepolisian untuk segera menuntaskan penyelidikan dan penyidikan perkara kematian Siyono dan membawa perkara tersebut ke pengadilan melalui kejaksaan sesegera mungkin,"

Rabu, 08/03/2017 21:01 1

Indonesia

Keluarga Siyono Tetap Menuntut Keadilan

Setahun berlalu, kasus kematian Siyono tak kunjung menemui titik terang. Koordinator Tim Pembela Kemanusiaan (TPK), Trisno Rahardjo mengungkapkan bahwa hingga saat ini keluarga Siyono masih menuntut keadilan.

Rabu, 08/03/2017 18:59 0

Indonesia

Komnas HAM Minta Negara Perhatikan Keluarga Siyono

Komnas HAM berikan dua rekomendasi kepada negara dalam memperlakukan keluarga Siyono

Rabu, 08/03/2017 18:34 0

Indonesia

Tak Ada Keluarga Menjemput, Mayat Pelaku Bom Panci Masih di RS Polri

Jika tak ada yang menjemput, mayat Yayat akan dimakamkan oleh petugas

Rabu, 08/03/2017 18:01 0

Indonesia

Bagaimana Kabar Uang 100 Juta Densus 88 untuk Keluarga Siyono?

Maret 2016 lalu, isteri Siyono mendatangi Kantor PP Muhammadiyah di Yogyakarta untuk mengadukan perihal kematian suaminya yang ia nilai tidak wajar. Selain meminta pendampingan hukum, ia menyerahkan uang damai dua gepok yang diterimanya dari Densus 88. Belakangan diketahui bahwa uang tersebut berjumlah 100 juta rupiah.

Rabu, 08/03/2017 17:00 0