... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

In Depth

Ketika Facebook Mengubur Jurnalisme

Foto: Facebook

Kita tahu bahwa Zuckerberg tidak ingin Facebook membunuh jurnalisme. Dan memang, ia betul-betul tidak menginginkan hal itu terjadi. Tetapi tidak berarti bahwa Zuckerberg tidak akan melakukannya.

KIBLAT.NET – Dalam beberapa dekade sebelumnya, kisah gulung tikarnya media-media arus utama terbukti membawa dampak yang merugikan bagi prospek keselamatan masyarakat. Termasuk mengancam tata kehidupan mereka yang sudah terakses dengan baik terhadap informasi, serta menurunkan tingkat keterlibatan masyarakat dalam bernegara.

Sebuah artikel tahun 2014 mencatat adanya penurunan dalam hal tingkat partisipasi dan keterlibatan warga di Seattle dan Denver dihitung dari tahun 2008-2009. Penurunan itu terjadi setelah masyarakat di kedua kota tersebut melihat adanya sejumlah koran harian yang berhenti terbit alias bangkrut.

Di Seattle, koran Post-Intelligencer tidak lagi memproduksi edisi cetak, namun masih merilis berita secara online; sementara di Denver, koran The Rocky Mountain berhenti terbit sama sekali.

Seorang asisten professor bidang komunikasi di Universitas Portland State sekaligus penulis berbagai kajian di tahun 2014, Lee Shaker, menemukan bahwa pola penurunan tingkat keterlibatan masyarakat tersebut tidak secara konsisten berulang dalam periode yang sama di kota-kota besar lainnya di Amerika yang tidak ditemukan kasus penutupan koran.

Asumsinya bahwa penurunan tingkat partisipasi masyarakat kemungkinan besar disebabkan karena hilangnya sumber-sumber informasi berita lokal. Untuk kasus di Denver secara khusus diumumkan karena 20 persen penduduknya berlangganan koran Rocky Mountain News yang sudah tutup.

BACA JUGA  Kemerdekaan Menurut H.O.S. Tjokroaminoto

Kantor-kantor media menyediakan landasan bagi peran serta masyarakat dengan cara membangun dan memperkuat hubungan sosial. “Jadi, apabila institusi-institusi media lokal kuat dan mampu mengikat secara bersama-sama antar individu dan kelompok-kelompok yang lain,” kata Shaker.

Maka, partisipasi warga masyarakat akan meningkat dan berskala lebih luas. Mereka juga akan lebih sering berurusan dengan pemerintah, dan lebih banyak berkontribusi dengan mengeluarkan petisi-petisi karena semakin tingginya kesadaran mereka terhadap peluang, masalah, dan kepentingan bersama,” tambah Shaker lagi.

Masyarakat informasi ala Zuckerberg
Zuckerberg sangat memahami substansi ini. “Riset menunjukkan bahwa membaca berita lokal berhubungan langsung dengan tingkat keterlibatan warga setempat,” tulis Zuckerberg dalam manifestonya. Ini menunjukkan bagaimana usaha membangun komunitas yang memiliki akses informasi, yang saling mendukung, dan yang terlibat dalam kegiatan sosial politik, kesemuanya itu saling terkait.

Sejumlah pihak saat ini menengarai bahwa Zuckerberg sejatinya sedang membangun dan mengembangkan sebuah organisasi pemberitaan dengan konsep tanpa melibatkan peran para jurnalis.

Masalahnya adalah, bahwa Zuckerberg berusaha mewujudkan ide-ide tersebut secara konkrit tentang bagaimana membangun komunitas di Facebook, bagaimana mendorong partisipasi dan keterlibatan warga, dan bagaimana meningkatkan kualitas dan inklusifitas diskursus.

Tetapi, di waktu yang sama ia berasumsi bahwa berita, yang selalunya disubsidi dari hasil pemasukan iklan dimana Facebook merajainya saat ini, akan terus mengisi dan masuk ke dalam sistem Facebook baik dengan biaya kecil maupun tanpa biaya sama sekali.

BACA JUGA  Papua di Mata Kita

Facebook telah membayar organisasi-organisasi berita dalam kerangka hubungan kemitraan terbatas, seperti ketika Facebook meluncurkan platform penyiaran langsung.

Sebagian besar organisasi berita menggambarkan diri mereka sendiri seperti cara Zuckerberg mendeskripsikan Facebook. Bahwa mereka “bukan sekedar teknologi atau media, tetapi merupakan sebuah komunitas masyarakat,” dan didedikasikan untuk membantu masyarakat bisa “tetap terlibat dalam isu-isu yang menyangkut persoalan mereka sehari-hari.”

Baca halaman selanjutnya: Facebook: Kantor berita tanpa...

Halaman Selanjutnya 1 2 3
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Buku ‘Ancaman dan Strategi Penanggulangan Terorisme’ Dibedah di UI

Kelompok Ahli Badan Nasional Pencegahan Terorisme (BNPT) Sri Yunanto Ph.D menyatakan ada banyak jenis terorisme yang terjadi di dunia. Salah satunya terkait erat dengan dunia militer.

Selasa, 07/03/2017 11:21 0

Yaman

Lagi, Drone AS Gugurkan Dua Pejuang AQAP di Yaman

Pesawat tak berawak (drone) milik Amerika Serikat dilaporkan kembali mengincar para pejuang Al-Qaidah di Yaman (AQAP) dengan beberapa serangan.

Selasa, 07/03/2017 10:46 0

Indonesia

Kenapa Pemuda Muhammadiyah Buka Posko Donasi Panci? Ini Jawabannya

Diketahui, gerakan sosial donasi panci PP Pemuda Muhammadiyah ini sudah berlangsung sejak 2 Maret 2017, dan akan terus digulirkan hingga akhir bulan mendatang.

Selasa, 07/03/2017 10:34 0

Afghanistan

Amerika Serikat Ajak Rekonsiliasi, Begini Jawaban Tegas Taliban

Menyusul kematian “gubernur” Taliban untuk propinsi Kunduz, Mullah Abdul Salam, komandan pasukan AS di Afghanistan, Jenderal John Nicholson, secara sepihak mengatakan, “Kematian Salam merupakan satu peluang bagi perubahan. Rakyat Afghanistan ingin perdamaian dan pemerintah Afghan berkomitmen mewujudkan perdamaian melalui rekonsiliasi. Taliban tahu satu-satunya jalan ke depan adalah rekonsiliasi.”

Selasa, 07/03/2017 08:07 0

Indonesia

Komedian Ernest Prakasa Fitnah Zakir Naik, Tagar #BoikotTolakAngin Jadi Trending Topic

Cuitan komika Ernest Prakasa tentang pertemuan Dr. Zakir Naik dengan Wapres Jusuf Kalla berbuntut pada kampanye tagar #BaikotTolakAngin di Twitter.

Senin, 06/03/2017 22:05 0

Indonesia

Ini 3 Saksi yang Diajukan Kuasa Hukum untuk Meringankan Ahok

Nasrullah Nasution mengungkapkan bahwa kubu Ahok akan mengajukan tiga orang sebagai saksi untuk meringankan.

Senin, 06/03/2017 21:56 0

Suriah

Kena Peluru Pejuang Ahrar, Jet Suriah Jatuh di Turki

Sebuah jet militer Suriah yang dalam perjalanan misi untuk membombardir Idlib jatuh di wilayah Turki. Pejuang Suriah berhasil menargetkan jet jenis MIG 23 itu sebelum akhirnya menghujam tanah.

Senin, 06/03/2017 21:45 0

Indonesia

Usai Kedatangan Raja Salman, Revisi UU Terorisme Didorong Beri Pemerintah Kewenangan Luas

Ketua Komisi III DPR Bambang Soesatyo menilai penandatangan nota kesepahaman antara Arab Saudi dan Indonesia mendorong revisi UU Terorisme beri akses lebih luas kepada pemerintah.

Senin, 06/03/2017 21:18 0

Indonesia

Posko Donasi Panci Pemuda Muhammadiyah Terima Sumbangan dari Berbagai Daerah

Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah melakukan 'Gerakan Donasi Panci untuk Mustad’afin dan Korban Bencana Alam' di seluruh Indonesia.

Senin, 06/03/2017 21:05 0

Indonesia

Bela Ulama, Netizen Seru Boikot Uus dan Ernest di Aceh

Netizen Indonesia kembali menggulirkan kampanye membela ulama. Kali ini, masyarakat dunia maya mengajak memboikot acara yang menghadirkan dua pelaku hiburan, yang dinilai melecehkan ulam

Senin, 06/03/2017 20:55 0

Close