... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Titian

Seimbang antara Ilmu dan Jihad, Ciri Mujahid Sejati

Foto: Mujahid

KIBLAT.NET – Perjuangan mengembalikan kejayaan Islam bukanlah hal yang mudah. Tidak hanya bermodal semangat membara dan menyala-nyala. Melainkan juga membutuhkan generasi yang siap dan mumpuni untuk memanggul beban perjuangan di pundak mereka.

Rasulullah telah berhasil membangun tatanan masyarakat Islam hingga menguasai Jazirah Arab dan akhirnya mendunia saat ini. Hal itu bermula dari keberhasilan Rasulullah menempa para sahabat menjadi Qaidah Shalabah(Barisan inti) . Berlanjut generasi-generasi setelahnya dan Islam mengalami pasang surut kejayaan.

Islam pernah mencapai puncak keemasan pada zamannya. Namun, saat ini kaum muslimin kehilangan kedigdayaan karena nihilnya generasi dan pemimpin yang mampu mengangkat kembali kejayaan Islam. Kita mengenal tokoh-tokoh yang mampu membuat Islam kembali berjaya misalnya Sulthan Yusuf bin Ayyub bin Syadiy At-Tikritiy AL-Kurdiy atau yang lebih dikenal dengan Shalahuddin Al-Ayyubi. Beliau terlahir bukan dari ruang kosong dan muncul secara tiba-tiba. Shalahuddin muncul karena memang dipersiapkan untuk perjuangan pada saat itu.

Seorang pemimpin yang muncul di tengah umat tidak dapat dipisahkan dari dinamika di tengah umat itu sendiri. Kemunculan Shalahuddin tidak mungkin tanpa didahului oleh suatu proses di tengah umat yang menciptakan tuntutan adanya pemimpin yang sesuai dengan keadaan riil yang diperlukan umat.

Belajar dari lahirnya tokoh Shalahuddin Al-Ayyubi

Dr Abdullah Nashih Ulwan dalam karyanya “Shalah Ad-Din Al-Ayyubi;Bathal Hiththin wa Muharrir Al-Quds Min Ash-Shalibiyyin (532-589 H) menuliskan dengan apik tentang perjuangan sang sultan membebaskan Al-Quds. Juga tentang pendidikan Shalahuddin sebelum menjelma menjadi pemimpin yang tangguh dan ditakuti musuh-musuh Allah.

BACA JUGA  HNW Ungkap Keanehan Saat UU Ciptaker Dibahas

Sejak kecil Shalahuddin hidup dalam lingkungan keilmuan. Ia selalu mendatangi tempat kajian belajar, menulis dan menghafal Al-Quran. Selain itu, ia juga belajar kaidah bahasa dan dasar-dasar ilmu Nahwu. Memang saat itu Damaskus menjadi pusat ilmu karena reformasi pendidikan yang dilakukan oleh Nuruddin Mahmud Zanki.

Nuruddin membuka lebar-lebar masuknya para ulama dan menyediakan madrasah-madrasah bagi para pewaris Nabi ini. Sehingga bibit-bibit muda memang hidup dalam nuansa keilmuan yang kental. Tak lupa, Nuruddin melanjutkan apa yang dilakukan ayahnya, yaitu melengkapi akademi militer dengan mata kuliah Nidhom Al-Askariyah Al-Islamiyah. Jadi, akademi militer tak hanya mengajarkan strategi peperangan semata, melainkan juga mendidik mujahid dengan pengerahan irodah yang benar dalam melaksanakan tugas dan mendisiplinkan dalam penertiban ibadah. Secara tidak langsung, anak-anak muda Islam ditempa dengan kemiliteran dan perbaikan ruhani.

Buah dari kerja keras ini pun bisa kita lihat sendiri. Kembalinya Al-Quds ke pangkuan kaum muslimin dan supremasi muslim benar-benar nyata saat itu.


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Baca halaman selanjutnya: Bagaimana dengan Saat Ini? ...

Halaman Selanjutnya 1 2
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Yaman

Jet Tempur Yordania Jatuh di Perbatasan Saudi-Yaman

Situs almasirah.net, yang pro-Hutsi menyebut kelompok itu telah menjatuhkan pesawat. Namun, media Saudi, mengatakan bahwa pesawat yang jatuh di provinsi Najran itu disebabkan kesalahan teknis.

Sabtu, 25/02/2017 11:50 0

Palestina

Peringatan Pembantaian di Masjid Ibrahimi, Palestina Protes Dukungan Trump ke Israel

Memperingati 23 tahun pembantaian di Masjid Ibrahimi, puluhan warga Palestina melancarkan unjuk rasa. Massa juga memprotes sikap Presiden Donalt Trump yang memberikan dukungan besar kepada Israel.

Sabtu, 25/02/2017 11:19 0

Artikel

Membaca itu Menyehatkan, Mulailah dan Rasakan Manfaatnya!

Apakah Anda suka membaca buku-buku sejarah, buku-buku tentang pemimpin besar atau ilmu pengetahuan, atapun bacaan lainnya yang bermanfaat? Jika iya, maka perlu diketahui, membaca adalah kebiasaan yang menyehatkan.

Sabtu, 25/02/2017 10:40 0

Indonesia

Klarifikasi Isu Miring, Pengurus Masjid Al-Waqfiyah : Jemaah Selalu Berdoa Jakarta Dipimpin Muslim

Pihak Masjid Al-Waqfiyah membantah bahwa ia mengeluarkan pernyataan untuk tidak menshalati jenazah warga yang memilih Ahok jadi Gubernur.

Sabtu, 25/02/2017 09:57 0

Indonesia

Pengurus Masjid Al-Waqfiyah : Kedatangan Djarot Tak Diinginkan

"Sebenarnya di masjid ini tidak menginginkan untuk dikunjungi. Saya sama pengurus juga nggak menginginkan," katanya kepada Kiblat.net di Masjid Al-Waqfiyah pada Jumat (24/03).

Sabtu, 25/02/2017 09:42 0

Indonesia

Datang Pukul 9 Pagi, Djarot Jumatan di Masjid yang Diisukan Tolak Solati Pendukung Ahok

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat mendatangi Masjid Al Waqfiyah, Salemba sejak pukul 09.00 pagi.

Sabtu, 25/02/2017 09:16 0

Suriah

Kepada PBB, Para Wanita Suriah Menuntut Kerabat Mereka Dibebaskan

Para wanita Suriah pada Kamis (23/02), menuntut kejelasan nasib kerabat mereka yang ditahan dan hilang di tangan Rezim Suriah kepada PBB. Mereka berharap agar para tawanan dibebaskan.

Sabtu, 25/02/2017 08:36 0

Iran

Iran Manfaatkan Konflik Suriah untuk Uji Alutsista

"Iran telah menguji banyak peralatan militer baru di Suriah, dan telah mengujinya dalam skala besar," katanya seperti dikutip dari Voa News, Rabu (22/02).

Jum'at, 24/02/2017 22:36 0

Asia

Sejarah Upaya Pembunuhan oleh Agen Intelijen Korea Utara

Namun, ada juga pihak yang berspekulasi bahwa wanita asal Banten itu merupakan korban yang dimanfaat agen mata-mata Korea Utara.

Jum'at, 24/02/2017 22:06 0

Suriah

Ini Jumlah Militer AS di Suriah Menurut Jubir Koalisi

Juru bicara koalisi internasional, Kolonel John Dorian, mengungkapkan jumlah militer Amerika Serikat yang berada di Suriah. Kehadiran mereka di Suriah dalam rangka memberikan dukungan kepada militer Turki dan melakukan tugas-tugas khusus.

Jum'at, 24/02/2017 21:46 0

Close
CLOSE
CLOSE