... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Titian

Penguasa Sekuler, Ulil Amri yang Wajib Ditaati?

Foto: Ilustrasi

KIBLAT.NET – Seorang sahabat bernama Ali (Bukan nama sebenarnya) bercerita kepada penulis. Dia pernah silaturahmi ke sebuah lembaga dakwah yang dipimpin oleh Rozaq. Setelah berbincang-bincang cukup lama tentang perkembangan lembaga dakwah Rozaq, Ali tiba-tiba bertanya, “Bapak Rozaq, sejauh pengamatan saya, dahulu konten-konten dakwah yang diproduksi oleh lembaga bapak rajin mengupas Syiah. Sekarang kok sepertinya sudah tidak ada pak?”. Dengan santai Rozaq berkata, “Oh iya mas Ali, kita sudah tidak produksi lagi tema-tema Syiah, soalnya ‘ulil amri’ kita melarangnya.” Tak lama setelah itu Ali pamit dengan sejuta tanda tanya di kepala.

Ali heran dengan sikap Rozaq dan lembaganya. Padahal, dulu mereka kencang sekali meneriakkan kesesatan Syiah. Tapi jawaban Rozaq membuat Ali paham, pemerintah ini mereka anggap sebagai ulil amri yang setiap perintahnya harus ditaati oleh Rozaq dan teman-temanya meski bertentangan dengan nilai agama dan hati nurani.

Pantas saja Ali bingung, karena menurut Ali pemahaman Rozaq dan lembaganya bisa mengeliminasi banyak dari hal-hal fundametal di agama Islam. Sebut saja Nahi Munkar, Jihad Fi Sabilillah dan hal-hal pokok lainnya bisa saja ditinggalkan karena ulil amri tidak mengizinkan.

Apa yang terjadi pada Rozaq dan lembaganya disebabkan karena kekeliruan mengidentifkasi ulil amri. Mungkin bagi Rozaq dan lembaganya setiap yang menjadi pemerintah dianggap sebagai ulil amri sehingga wajib ditaati sebagaimana taatnya para salaf kepada para khalifah. Sebenarnya seperti apakah batasan ulil amri di dalam Islam? Apakah segampang itu seseorang menjadi ulil amri?

Memaknai ulil amri, Ibnu Taimiyah berkata :

وَأُولُو الْأَمْرِ أَصْحَابُ الْأَمْرِ وَذَوُوه ؛ وَهُمْ الَّذِينَ يَأْمُرُونَ النَّاسَ ؛ وَذَلِكَ يَشْتَرِكُ فِيهِ أَهْلُ الْيَدِ وَالْقُدْرَةِ وَأَهْلُ الْعِلْمِ وَالْكَلَامِ ؛ فَلِهَذَا كَانَ أُولُوا الْأَمْرِ صِنْفَيْنِ : الْعُلَمَاءُ ؛ وَالْأُمَرَاءُ . فَإِذَا صَلَحُوا صَلَحَ النَّاسُ وَإِذَا فَسَدُوا فَسَدَ النَّاسُ

BACA JUGA  PTUN Jabar Putus Pencabutan Asimilasi Habib Bahar Tidak Sah

Artinya, “Ulil Amri adalah mereka yang memiliki kekuasaan dan berhak atasnya. Mereka yang berhak memerintah manusia. Kondisi ini dimiliki oleh pemilik kekuatan dan kekuasaan dan ahlul ilmi. Oleh karena itu ulil amri terdiri dari dua komponen. Ulama dan umara. Jika kedunya baik maka rakyat akan baik, namun jika mereka rusak maka rakyatnya ikut rusak.” (Majmu Fatawa 28/170)

Al Mawardi berkata, “Imamah (sebutan lain untuk ulil amri) adalah pengganti tugas kenabian dalam menjaga agama (حفظ الدين) dan mengatur dunia dengan agama (سياسة الدنيا به) dan Imamah tersebut diberikan kepada orang yang melakukan tugas tersebut terhadap umat.” (Al Ahkam As Sulthoniyah, hal 3)

Ibnu Khaldun berkata, “Pada dasarnya Imamah itu adalah mandat dari pemilik syariat untuk menjaga agama dan mengurus urusan duniawi dengan agama.” (Al-Muqoddimah, hal 195. Dinukil dari Al-Imamah Al-Udzma inda Ahl As-Sunnah wa Al-Jamaah, hal. 29)

Imam Asy-Syaukani memberikan batasan sejauh mana seorang ulil amri harus ditaati, beliau berkata :

وأولي الأمر هم : الأئمة ، والسلاطين ، والقضاة ، وكل من كانت له ولاية شرعية لا ولاية طاغوتية

Artinya, “Ulil amri adalah para imam, penguasa, hakim dan setiap orang yang memiliki kekuasaan syar’i dan bukan kekuasaan yang bersifatkan thoghut.” (Fathul Qadir, Asy-Syaukani, 1/556)

Apakah yang dimaksud Imam Asy Syaukani dengan kekuasaan yang bersifat thoghut? Kata thoghut secara bahasa berarti melampaui batas. Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab mengatakan, :

BACA JUGA  Omnibus Law: Pesta Oligarki di Tengah Pandemi

والطاغوت : عام في كل ما عبد من دون الله، فكل ما عبد من دون الله، ورضي بالعبادة، من معبود، أو متبوع، أو مطاع في غير طاعة الله ورسوله، فهو طاغوت ؛ والطواغيت كثيرة، ورؤوسهم خمسة …………الثاني : الحاكم الجائر، المغير لأحكام الله تعالى، والدليل قوله تعالى : ( ألم تر إلى الذين يزعمون أنهم آمنوا بما أنزل إليك وما أنزل من قبلك يريدون أن يتحاكموا إلى الطاغوت وقد أمروا أن يكفروا به ويريد الشيطان أن يضلهم ضلالاً بعيداً) النساء 60

Artinya, “Thoghut adalah nama umum bagi setiap yang diibadahi selain Allah. Segala yang diibadahi selain Allah dan dia ridho, baik itu diibadahi, diikuti, ditaati dalam ketaatan selain Allah maka itu adalah thoghut. Thoghut itu banyak, pembesarnya ada 5…yang kedua adalah Penguasa zalim yang mengganti hukum-hukum Allah. Dalilnya firman Allah, ‘Apakah kalian tidak memperhatikan orang-orang yang mengaku beriman dengan apa yang diturunkan Allah kepadamu (Muhammad) dan apa yang diturunkan sebelum kamu? Mereka hendak berhukum kpada thoghut padahal mereka diperintah mengingkarinya. Dan setan bermaksud menyesatkan mereka (dengan) penyesetan sejauh-jauhnya.’ QS An Nisaa 60.” (Durar As Saniyah 1/150)

Penjelasan syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab tentang makna thoghut membuat perkataan Asy-Syaukani menjadi jelas. Maka, dapat dipahami bahwa ulil amri yang sah secara syar’i adalah bilamana kekuasaannya bersandarkan kepada syariat Allah. Dan menjadi tidak sah bila disandarkan kepada selain hukum Allah.


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Baca halaman selanjutnya: Sekularisme, Defenisi dan...

Halaman Selanjutnya 1 2 3 4
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suriah

Dua Komandan Pejuang Suriah Kembali Masuk Dalam Daftar Sanksi AS

Amerika Serikat kembali memasukkan dua komandan pejuang Suriah, yang disebut sebagai pejabat senior faksi Jabhah Fath Al-Syam yang saat ini telah melebur di bawah nama Ha'iah Tahrir Al-Syam, ke daftar sanksi.

Jum'at, 24/02/2017 16:00 0

Suriah

Militer Turki dan FSA Kontrol Kota Al-Bab

Pasukan Pembebasan Suriah (FSA) dan militer Turki, Kamis (23/02), akhirnya merebut kota Al-Bab di pedesaan Aleppo dari Daulah Islamiyah (ISIS). Kedua pasukan saat ini menyisir setiap sudut kota untuk mengukuhkan kontrol.

Jum'at, 24/02/2017 14:49 0

Irak

Militer Irak Tarik Pernyataan Rebut Bandara Mosul

Pertempuran sengit berlangsung antara militer Irak yang dibantu milisi-milisi pendukung dan pasukan Daulah Islamiyah (ISIS) di bandara Mosul pada Kamis (23/02). Militer Irak mengklaim berhasil menduduki bandara itu, namun klaim itu dibantah sendiri.

Jum'at, 24/02/2017 14:00 0

Eropa

Dalam 3 Hari, Italia Berhasil Selamatkan 2.500 Manusia Perahu

Penjaga Pantai Italia (Italia Coast Guart) dalam tiga hari terakhir berhasil menyelamatkan 2.500 manuasia perahu dari lepas pantai Italia. Melonjaknya jumlah manusia perahu, membuat jumlah pengungsi yang ditampung Italia untuk tahun ini melebihi kuota di tahun 2016.

Jum'at, 24/02/2017 13:46 0

Indonesia

DPR Inginkan Konsep Draft Revisi UU Terorisme Tidak Melanggar HAM

Anggota Pansus RUU Terorisme dari Fraksi PPP, Arsul Sani meminta kepada Polri untuk lebih aktif dalam memberi masukan terkait RUU Terorisme ini, karena ia menilai selama ini partisipasinya cenderung pasif.

Jum'at, 24/02/2017 13:10 0

Suriah

Oposisi Tekankan Transisi Politik di Perundingan Damai Jenewa

"Jika Staffan memang serius, ia harus tetap berpegang pada subjek pertama dalam agenda yaitu transisi politik yang diterima oleh rakyat Suriah," kata Nasr al-Hariri, seperti dikutip Reuters.

Jum'at, 24/02/2017 12:02 0

Suriah

Perundingan Jenewa, Oposisi Sebut Iran dan Rusia Sumber Gagalnya Perdamaian

Perserikatan Bangsa-Bangsa memimpin perundingan damai Suriah jilid IV di Jenewa. Dalam perundingan itu, negosiator dari oposisi Nashr Al- Hariri menekankan bahwa kegagalan upaya damai sebelumnya disebabkan oleh pelanggaran yang dilakukan oleh sekutuh Assad.

Jum'at, 24/02/2017 11:09 0

Eropa

Bakar dan Hina Al Quran, Pria Denmark Dikenai Hukum Penistaan Agama

Seorang pria Denmark yang membakar kitab suci Alquran diadili dengan tuntutan penistaan Agama . Kepala Jaksa Penuntut, Jan Reckendorf, mengatakan bahwa pria berusia 42 tahun itu membakar Alquran di halaman belakang rumahnya pada Desember 2015.

Jum'at, 24/02/2017 10:20 0

Indonesia

KH. Didin Hafidhuddin Merasa Aneh Tuduhan Pencucian Uang ke GNPF

Guru Besar Agama Islam Institut Pertanian Bogor, KH. Didin Hafidhuddin menyebut tuduhan TPPU ke Yayasan Keadilan Untuk Semua tidak bisa dibenarkan. Sebab, dana tersebut merupakan kesadaran masyarakat untuk berinfak.

Jum'at, 24/02/2017 09:40 0

Suriah

Milisi Syiah Rampok Konvoi Bantuan PBB untuk Lingkungan Al-Wa’ar di Homs

Sejumlah pria bersenjata merampok konvoi bantuan kemanusiaan internasional yang diperuntukkan untuk daerah terkepung yang dikontrol oposisi di Suriah. Milisi tersebut membawa hasil rampokan ke wilayah kontrol rezim, sebagaimana dilaporkan PBB Rabu kemarin (22/02).

Kamis, 23/02/2017 23:07 0

Close
CLOSE
CLOSE