... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

DPR Tanyakan Pengusutan Dana Teman Ahok, Kapolri Berkelit

Foto: Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian. (Foto: Taufik Ishaq.)

KIBLAT.NET, Jakarta –Komisi III DPR mempertanyakan perbedaan perlakuan proses hukum terhadap Yayasan Kedilan Untuk Semua, dibandingkan dengan Teman Ahok dan sumbangan Alfamart.

Komisi III DPR RI mengadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Kapolri Jendral Pol. Tito Karnavian beserta jajarannya, Rabu (22/02). Dalam kesempatan itu, anggota DPR RI mempertanyakan kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang yang dituduhkan kepada Yayasan Keadilan Untuk Semua (KUS) asuhan Ustad Adnin Armas.

Sejumlah anggota dewan menilai, kasus yang menyeret Yayasan KUS diproses oleh polisi dengan sangat cepat. Sebaliknya, kasus dana publik lainnya seperti Teman Ahok dan Sumbangan Alfamart tidak diproses dengan serius.

“Berdasar pada perkataan saudara Junimart (anggota Komisi III) pada rapat sebelumnya, bahwa ada aliran dana ke Teman Ahok, lalu bagaimana prosesnya? Karena cepat sekali pemrosesan kepada Al Mukarrom Al Hajj Al Ustadz Bachtiar Nasir,” ujar anggota Komisi III Muhammad Syafii kepada Kapolri dalam RDP di Gedung Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (23/2).

Menurut pria yang akrab disapa Romo itu, kasus dana Teman Ahok yang sempat ramai diperbincangkan beberapa waktu lalu seperti tidak ada kabarnya. Dia berharap agar proses terhadap  yayasan pendukung Basuki Tjahaja Purnama itu juga diproses secepat penyelidikan terhadap Ustadz Bachtiar.

Senada dengan Romo Syafii, anggota Fraksi PPP Arsul Sani meminta Polri tegas dalam menindak segala dugaan bentuk pelangggaran pidana. Di sisi lain juga diperlukan rasa bijak dalam melakukan proses-proses penindakan hukum.

BACA JUGA  Fraksi Gerindra Usulkan Angket Ahok Gate

Arsul menjelaskan yang dimaksud bijak adalah adanya persamaan dalam penegakan hukum atau equality before the law. “Terkait dana umat yang masuk ke dalam Yayasan KUS, kenapa hanya dana publik yang masuk kepada Yayasan KUS saja yang diproses, sedangkan dana publik yang dikumpulkan oleh Teman Ahok, apakah di lidik atau disidik juga?” tanya Asrul.

Dia juga menyebut kasus pengumpulan dana sumbangan oleh Alfamart dari kembalian dari belanja customer dibawah 500 rupiah yang dipertanyakan oleh pelanggannya. Meski pihk Alfamart telah menjelaskan penyalurannya, belakangan hal itu juga menimbulkan perselisihan.

“Ada Konsumen yang  merasa menyumbang, dan menanyakan kemana saja uang-uang itu, dan menemukan keganjilan karena sumbangan pembeli itu diaku-aku menjadi dana Perusahaan atau CSR yang kemudian disalurkan kepada yayasan tertentu, sedangkan nilanya sampai puluhan milryar” ujarnya.

Saat tiba giliran menjawab, Kapolri berkelit dengan dalih kasus dana teman Ahok sudah dilaporkan kepada Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Sementara dia tak memberikan penjelasan perihal sumbangan Alfamart.

“Kenapa kasus yang lain seperti teman Ahok atau Alfamart belum ditangani serius, kalau Teman Ahok sudah jelas, laporan dana Teman Ahok itu ke KPK, ” ungkapnya singkat.

Kasus aliran dana ke Teman Ahok sempat menjadi sorotan beberapa waktu lalu. Dana sebesar Rp 30 miliar disebut masuk ke yayasan pendukung Basuki Tjahaja Purnama, berasal dari pengembang reklamasi.

BACA JUGA  Pro Kontra Menyolatkan Jenazah Pemilih Pemimpin Kafir

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Imam S.

... shares
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

4 comments on “DPR Tanyakan Pengusutan Dana Teman Ahok, Kapolri Berkelit”

  1. malka

    Jadi aneh hukum dinegri ini ?????????

  2. Anton

    Semoga Allah melindungi para ulama kita dan menghancurkan musuh2 Islam

  3. nice_dreamer

    Oknum aparat sudah seperti dibeli sm oknum pejabat.
    Aksinya mirip2 sedadu penjajah. Yg melawan penjajah itu yg disikat habis, bukan lagi penegakkan hukum.

  4. anonymous

    Kita umat Islam dari seluruh Indonesia menunggu fatwa MUI, jika MUI perintahkan umat Islam untuk berjihad, maka kami akan sami’na wa atho’na.

    وَقَٰتِلُوا۟ فِى سَبِيلِ ٱللَّهِ ٱلَّذِينَ يُقَٰتِلُونَكُمْ وَلَا تَعْتَدُوٓا۟ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ لَا يُحِبُّ ٱلْمُعْتَدِينَ
    Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas (QS. Al-Baqarah 2:190)

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video News

[Video] Editorial : GNPF dan Operasi Shock and Awe

KIBLAT.NET – Satu per satu, petinggi GNPF (Gerakan Nasional Pengawal Fatwa) MUI, perlahan digiring ke...

Kamis, 23/02/2017 12:10 0

Video Kajian

Tabligh : Ulama dan Pemimpin Dzalim [Ust. Dr. Ahmad Zain An Najah, MA.]

KIBLAT.NET – Baru-baru ini  sedang booming berita tentang kriminalisasi ulama di negara kita. Para ulama...

Kamis, 23/02/2017 09:47 0

Malaysia

Malaysia: Pembunuh Kim Jong-Nam Terlatih

Kepala Kepolisian Malaysia menyatakan bahwa tersangka dalam pembunuhan Kim Jong-Nam, saudara tiri presiden Korea Utara sebelumnya telah dilatih untuk melakukan pembunuhan. Pasalnya, para pelaku langsung menghilangkan racun di wajah Jong-Nam serta mencuci tangan mereka setelah melakukan aksi pembunuhan.

Kamis, 23/02/2017 08:24 0

Palestina

Lagi, Israel Tembaki dan Tangkap Sejumlah Nelayan Palestina

Angkatan Laut Isreal pada Selasa (21/02), menahan lima nelayan Palestina saat mereka berlayar di lepas pantai utama Jalur Gaza. Kelima nelayan itu dilaporkan berasal dari satu keluarga.

Kamis, 23/02/2017 07:51 0

Suriah

Inovatif, Pejuang Suriah Ini Temukan Alat Pemantau Serangan Udara

Menghadapi persenjataan serba modern dan canggih dari Rusia di Suriah, pasukan oposisi di Idlib ternyata hanya mengandalkan alat sederhana untuk mengetahui munculnya serangan udara. Seorang pria yang tergabung dalam pasukan oposisi Suriah menemukan alat sederhana tersebut.

Kamis, 23/02/2017 06:51 0

Suriah

Dampak Berkepanjangan Serangan Koalisi AS di Suriah

Masyarakat Suriah diprediksi akan menghadapi bencana kesehatan selama puluhan tahun karena gas beracun, polusi kebakaran minyak dan penggunaan uranium akibat serangan Koalisi AS.

Kamis, 23/02/2017 06:18 0

Suriah

Langkah Jihadis Paksa AS Bekukan Dukungan Terhadap Oposisi “Moderat” Suriah

Sumber-sumber oposisi Suriah baru-baru ini melaporkan bahwa dukungan militer yang dikoordinasi oleh Badan Intelijen Pusat AS (CIA) untuk kelompok oposisi “moderat” di barat laut Suriah dibekukan. Penghentian bantuan ini menyusul serangan besar yang diluncurkan kelompok jihadis Suriah terhadap kelompok oposisi pro Barat bulan lalu.

Rabu, 22/02/2017 20:00 0

Irak

Analis Militer Yordania: Terdesak di Iraq, Prioritas ISIS Beralih ke Suriah

Pasukan ISIS dilaporkan telah membanjiri Suriah selatan dan menuju Damaskus. Dari Mosul, Iraq utara mereka membawa perlengkapan militer lengkap sejak Desember tahun lalu.

Rabu, 22/02/2017 13:53 0

Iran

Iran Siap Jual Minyak 100.000 Barel per Hari ke Rusia

Pemerintah Iran menyatakan bahwa pihaknya akan menjual hingga 100.000 barel minyak ke Rusia per hari.

Rabu, 22/02/2017 12:22 0

Arab Saudi

Gabung Koalisi AS, Negara Teluk Siap Terjunkan Pasukan Darat ke Suriah

Pemerintah Arab Saudi melaporkan bahwa negara-negara Teluk telah menyatakan kesiapannya untuk mengirim pasukan darat ke Suriah untuk melawan pasukan ISIS.

Rabu, 22/02/2017 11:50 0