... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Di DPR, Kapolri Bilang Ustadz Adnin Armas Ditetapkan Jadi Tersangka

Foto: Kapolri (Jend) Tito Karnavian di gedung DPR RI, pada Rabu (22/02).

KIBLAT.NET, Jakarta – Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi III mengatakan, bahwa Ustad Adnin Armas selaku ketua Yayasan Keadilan Untuk Semua (KUS) menjadi tersangka dalam kasus dugaan pidana penyalahgunaan yayasan.

“Untuk itu, saudara Adnin dan Bachtiar Nasir kami (telah) dengar keterangannya sebagai saksi, dan Adnin sebagai tersangka kasus undang-undang yayasan ini,” ujar Tito di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (22/2).

Lebih lanjut, Tito menjelaskan bahwa Ustadz Adnin Armas selaku ketua yayasan dikenakan Pasal 5 Undang-undang Nomor 28 Tahun 2004 tentang Yayasan sebagaimana perubahan atas UU Nomor 16 Tahun 2001 tentang Yayasan.

“Dia terancam pidana 5 tahun penjara sebagaimana diatur dalam Pasal 70 undang-undang tersebut” ungkapnya.

Tito mengaku alasan dari ditetapkannya Ust Adnin sebagai tersangka adalah karena selaku ketua atau pengurus yayasan telah mengalihkan atau menguasakan pencairan dana Yayasan KUS kepada pihak lain yang bukan pengurus yayasan, Ketua GNPF-MUI KH Ustadz Bachtiar Nasir (UBN) dan pegawai Bank BNI Syariah Islahudin Akbar.

“Penguasaan itu tanpa persetujuan pengurus Yayasan KUS lainnya, dan sesuai undang-undang Yayasan, Undang-undang Nomor 28 Tahun 2004 sebagaimana perubahan atas Undang-undang Nomor 16 Tahun 2004 tentang yayasan disampaikan bahwa, dana yayasan tidak dapat digunakan oleh pihak ketiga,” kata Tito.

Diketahui, Pasal 5 ayat 1 UU Nomor 24 Tahun 2004 tentang Yayasan berbunyi, “Kekayaan Yayasan baik berupa uang, barang, maupun kekayaan lain yang diperoleh Yayasan berdasarkan Undang-undang ini, dilarang dialihkan atau dibagikan secara langsung atau tidak langsung, baik dalam bentuk gaji, upah, maupun honorarium, atau bentuk lain yang dapat dinilai dengan uang kepada Pembina, Pengurus dan Pengawas”.

BACA JUGA  Ledakkan Bom Terbesar di Dunia, AS Hendak Menakuti Korea Utara?

Oleh karena itu, anggota PAN, Daeng Muhammad mengatakan dalam RDP, bahwa donasi yang dikenakan pidana dalam Yayasan KUS, adalah notabenenya infaq untuk GNPF-MUI, namun kenapa malah dipermasalahkan.

“Biasanya dalam yayasan itu memang ada infaq atau sodaqoh, dan kenapa malah dipersoalkan, maka seharusnya seluruh yayasan dilakukan audit, jangan hanya ini saja” ungkapnya.

Rapat dengar pendapat antara anggota DPR dan Kapolri masih berlangsung saat berita ini diturunkan.

 

 

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Fajar Shadiq

... shares
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Irak

Analis Militer Yordania: Terdesak di Iraq, Prioritas ISIS Beralih ke Suriah

Pasukan ISIS dilaporkan telah membanjiri Suriah selatan dan menuju Damaskus. Dari Mosul, Iraq utara mereka membawa perlengkapan militer lengkap sejak Desember tahun lalu.

Rabu, 22/02/2017 13:53 0

Iran

Iran Siap Jual Minyak 100.000 Barel per Hari ke Rusia

Pemerintah Iran menyatakan bahwa pihaknya akan menjual hingga 100.000 barel minyak ke Rusia per hari.

Rabu, 22/02/2017 12:22 0

Arab Saudi

Gabung Koalisi AS, Negara Teluk Siap Terjunkan Pasukan Darat ke Suriah

Pemerintah Arab Saudi melaporkan bahwa negara-negara Teluk telah menyatakan kesiapannya untuk mengirim pasukan darat ke Suriah untuk melawan pasukan ISIS.

Rabu, 22/02/2017 11:50 0

Afghanistan

Al-Qaidah Rilis Pernyataan terkait Meninggalnya Dr. Umar Abdurrahman

Meninggalnya Dr. Umar Abdurrahman di penjara AS langsung direspon oleh organisasi jihad Al-Qaidah. Dalam pernyataan yang dipublish media As-Sahab, Al-Qaidah mengingatkan wasiat dari ideolog para jihadis di dunia tersebut.

Rabu, 22/02/2017 11:17 0

Opini

‘Emak-emak’ dalam Panggung Sejarah Indonesia

Dalam perjuangan bangsa ini, wanita tak pernah luput dalam sinergi memperjuangkan kemerdekaan negeri. Selama ratusan tahun penjajahan atas bangsa ini, kita mengenal banyak sosok wanita baja dalam panggung sejarah perjuangan Indonesia.

Rabu, 22/02/2017 10:44 0

Artikel

Amar Makruf Nahi Mungkar Menurut Syekh Abdul Qadir Jailani

Abdul Qadir berpandangan bahwa amar makruf nahi munkar adalah asas terpenting untuk memelihara masyarakat dan mengatur kebaikan di dalamnya, meskipun masih banyak kerusakan-kerusakan yang tertinggal di sana.

Rabu, 22/02/2017 10:17 0

Irak

Beredar Video Milisi Peshmerga Irak Tembaki Pengungsi Etnis Arab

Pengguna media sosial beberapa saat lalu saling membagi video kekejaman etnis yang dilakukan milisi Kurdi Peshmerga terhadap pengungsi etnis Arab Irak. Jika video ini benar, menguatkan laporan sejumlah organisasi kemanusiaan bahwa milisi Peshmerga melakukan pembantaian etnis.

Rabu, 22/02/2017 09:40 0

Wilayah Lain

Pusat Kebudayaan Islam di Swedia Dibakar Orang Tak Dikenal

Penyerangan terhadap fasilitas warga minoritas muslim kembali terjadi di Eropa. Kali ini, sebuah Gedung Pusat Kebudayaan Islam di kota Gothenburg, Swedia barat, menjadi sasaran.

Rabu, 22/02/2017 08:02 0

News

Prof. Mudzakir: Salah Satu Ancaman Kebhinekaan Adalah Penghinaan Agama

Salah satu ancaman persatuan dan kesatuan Indonesia adalah penghinaan agama. Hal itu diungkapkan oleh Pakar Hukum Pidana Universitas Islam Indoensia Yogyakarta, Prof. Mudzakir.

Rabu, 22/02/2017 06:37 0

Suriah

Laporan Aleppo: Oposisi Usir dan Tewaskan Puluhan Pasukan Assad di Mansoura

Tiga puluh pasukan Assad tewas dan puluhan lainnya mengalami luka parah di pedesaan Aleppo barat pada Senin (20/02). Pasukan oposisi mengatakan bahwa serangan udara Rusia dan tembakan meriam tidak menghalangi mereka untuk melakukan serangan.

Selasa, 21/02/2017 19:40 0