... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Beredar Video Milisi Peshmerga Irak Tembaki Pengungsi Etnis Arab

KIBLAT.NET, Mosul – Pengguna media sosial beberapa saat lalu saling membagi video kekejaman etnis yang dilakukan milisi Kurdi Peshmerga terhadap pengungsi etnis Arab Irak. Jika video ini benar, menguatkan laporan sejumlah organisasi kemanusiaan bahwa milisi Peshmerga melakukan pembantaian etnis.

Seperti dilansir dari Al-Jazeera, Selasa (21/02), seorang anggota milisi Kurdi itu memberondong pengungsi suku Al-Jabur dengan senjata. Suku Al-Jabur merupakan warga keturunan Arab yang tinggal di Irak utara.

Terdengar teriakan histeris dari para pengungsi. Para militan Kurdi juga mengeluarkan kata-kata dengan dialek Kurdi yang tidak dapat dipahami.

Video tersebut nampaknya diambil oleh seorang militan Kurdi dari hanphonenya.

Beberapa hari sebelumnya, Komite HAM di Parlemen Irak memerintahkan membentuk komite khusus menyelidiki video yang memperlihatkan milisi Peshmerga menyerang para pengungsi Arab, yang lari dari wilayah-wilayah ISIS di Irak utara.

Video yang viral di dunia maya itu melihatkan sejumlah anggota Pehsmerga memukil para pengungsi Arab dari distrik Huwaijah di Mosul. Para pengungsi itu dipaksa kembali ke kampung mereka yang menyaksikan pertempuran.

Sementara itu, Organisasi Amnesty International dan HRW juga telah melaporkan bahwa milisi Peshmerga melakukan kampanye kejahatan terhadap warga Arab Sunni di provinsi Kirkuk dan Ninaveh. Kedua organisasi internasional itu menganggap pelanggaran itu kejahatan perang.

Reporter: Sulhi El-Izzi
Sumber: Al-Jazeera

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Bacaan Al-Qur’an Bocah Yatim Ini Bikin Haru Peserta Aksi 212

Zahri (10 th), santri Pondok Tahfidz Yatim Dhuafa Tasikmalaya, turut hadir dalam Aksi 212 jilid II yang digelar di depan Gedung DPR RI, Selasa (21/02) kemarin.

Rabu, 22/02/2017 09:08 0

Indonesia

Fadli Zon: Gara-gara Ahok, Hukum di Indonesia Sakaratul Maut

Ia menilai penyebabnya adalah tidak adilnya aparat dalam menegakkan hukum, terutama dalam penanganan kasus Gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama yang menjadi terdakwa penistaan agama.

Rabu, 22/02/2017 08:38 0

Indonesia

Kesalahan Dalam BAP Tak Masalah, yang Penting Ada Pelanggaran Hukum

Pakar Hukum Pidana, Prof. Mudzakir mengatakan bahwa dalam melakukan pelaporan suatu kasus, masyarakat tidak perlu mengetahui soal pasal yang bersangkutan dengan tindak pidana.

Rabu, 22/02/2017 06:48 0

Indonesia

Ketika Habib Rizieq Tenangkan Massa 212 yang Soraki Wakil Ketua Komisi III

Komisi III DPR RI akhirnya menemui massa Aksi 212 Jilid II di depan gedung DPR RI, Selasa (21/02). Di antara yang hadir adalah Ketua Komisi III, Bambang Soesatyo, Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Mulfachri Harahap, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Trimedya Pandjaitan, Anggota Komisi III DPR RI Arsul Sani dan Fahira Idris.

Rabu, 22/02/2017 06:15 0

Indonesia

Saksi Ahli Hukum Pidana Tekankan Ahok Singgung Al-Maidah 51 Sengaja

Pakar Hukum Pidana Universitas Islam Indoensia (UII) Yoogyakarta, Prof. Mudzakir mengungkapkan bahwa Ahok telah berulang kali menyinggung Al-Maidah 51.

Rabu, 22/02/2017 06:00 0

Indonesia

KAMMI Tegaskan Ahok Tak Layak Pimpin Jakarta, Ini Alasannya

Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), menegaskan masyarakat DKI Jakarta untuk memilih calon gubernur yang muslim dan amanah. Pesan itu disampaikanya dalam orasi saat meramaikan Aksi 212 Jilid II untuk menuntut pemberhentian terdakwa penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan stop kriminalisasi ulama pada Selasa, (21/2), di depan Gedung DPR RI.

Rabu, 22/02/2017 05:44 0

Indonesia

Muhammadiyah: Al-Maidah 51 Bukan Alat Pemecah Belah

Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof. Yunahar Ilyas, menegaskan bahwa surat Al-Maidah 51 bukan alat pemecah belah bangsa. Menurutnya, memilih pemimpin karena agama tidak menyalahi konstitusi.

Rabu, 22/02/2017 05:29 0

Indonesia

Syarat Formil Terpenuhi, Ombudsman Tegaskan Presiden Wajib Copot Ahok

Syarat formil yang dimaksud Laode adalah Ahok telah didakwa dalam kasus dengan ancaman pidana lima tahun. Selain itu, Basuki Tjahaja Purnama sudah berstatus terdakwa dalam perkara penistaan agama.

Selasa, 21/02/2017 19:08 0

Indonesia

Tuduhan TPPU Dana GNPF Dilaporkan ke Ombudsman

Pernyataan Kamil itu bukan tanpa alasan. Menurutnya, selama ini tak ada laporan dari para donatur terkait tindak pidana TPPU.

Selasa, 21/02/2017 18:11 0

Indonesia

Jadi Saksi Ahli, Prof. Yunahar Tegaskan Ahok Lakukan Penistaan

Menurut Prof. Yunahar, jika kalimatnya 'dibohongi pakai Al-Maidah 51' berarti Al-Maidah digunakan sebagai alat kebohongan.

Selasa, 21/02/2017 17:36 0

Close