... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Tolak Pengungsi Rohingya, Bangladesh Minta Internasional Atasi Pemerintah Myanmar

Foto: Rumah warga Rohingya dibakar

KIBLAT.NET, Dhaka – Menteri Luar Negeri Bangladesh, Senin (20/02), menyeru masyarakat internasional menindak pemerintah Myanmar atas perlakuannya terhadap minoritas etnis muslim Rohingya. Hal itu ditegaskan bukan karena Bangladesh simpati terhadap warga Rohingya, namun lebih untuk menjaga wilayahnya dari banjiran pengungsi.

Sampai saat ini, puluhan ribu warga Rohingya menyeberang ke Bangladesh untuk menghindari pembantaian. Mereka tertahan di daerah-daerah di sepanjang perbatasan.

Desakan tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri Bangladesh, Mahmud Ali, kepada Pelapor Khusus PBB untuk HAM, Yanghee Lee, di ibukota Dhaka. Lee berada di ibukota Bangladesh selama tiga hari.

“Kita harus mencari solusi damai,” tegas Ali kepada Lee, seperti dilansir Reuters.

Ali juga membicarakan upaya negaranya untuk menggelar dialog bilateral dengan pemerintah Myanmar melalui pembentukan kantor hubungan perbatasan dan melakukan pembicaraan-pembicaraan terkait kerja sama keamanan.

Dalam kunjungannya, Lee juga mendatangi daerah Cox Bazaar yang terletak berbatasan dengan Myanmar, yang menjadi tujuan pengungsi warga Rohingya. Menlu Bangladesh mengatakan, banjirnya pengungsi Rohingya itu menganggu warga dan mengancam keamanan.

Situasi keamanan di wilayah Arakan, Myanmar, yang dihuni minoritas muslim kembali memprihatinkan setelah pasukan militer dan keamanan menggulirkan operasi. Ratusan warga dilaporkan dibunuh sewenang-wenang, wanita-wanita muslimah diperkosa, rumah-rumah warga muslim dibakar dan diusir.

Kampanye militer itu diluncurkan setelah serangan di dekat perbatasan Bangladesh yang menewaskan tujuh polisi. Pemerintah menutup rapat dan menghalangi media lokal dan internasional meliput apa yang terjadi di wilayah minoritas itu.

Pekan lalu, PBB mengeluarkan laporan resmi mengukuhkan adanya pembantaian etnis terhadap Rohingya. Pemerintah Myanmar berupaya mementahkan laporan itu. Laporan PBB tersebut dibantah. Akan tetapi, pejabat Myanmar yang meraih nobel perdamaian mengatakan akan mempelajarinya.

 

Reporter: Sulhi El-Izzi
Sumber: Reuters Arabic


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Banjir DKI Jakarta di 54 Titik, BNPB: Ketinggian Air Capai 1,5 Meter

Ribuan rumah di DKI Jakarta masih terendam banjir hingga hari ini. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut ada 54 titik banjir.

Selasa, 21/02/2017 09:51 0

Video Kajian

Bedah Buku : Tarbiyah Jihadiyah [Ust. Dr. Anung Al Hamat, Lc. M.Pd.I] Bag 1

KIBLAT.NET – Jihad merupakan tonggak dan penyangga fondasi Islam, bahkan ia merupah puncak urusan Islam....

Selasa, 21/02/2017 09:46 0

Indonesia

Ketua Parmusi Minta DPR Ingatkan Jokowi pada Doanya Saat Umrah

Usamah Hisyam, Ketua DPP Parmusi, yang datang bersama rombongan forum umat Islam, dan GNPF MUI menyampaikan uneg-unegnya ke pimpinan DPR RI di gedung Nusantara III, Kompleks Parlamen, Senayan, Jakarta, Senin (20/2) siang.

Selasa, 21/02/2017 08:58 0

Indonesia

Kunjungi Muhammadiyah, Dubes Cina Singgung Tenaga Kerja Asing

Menurut Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nasir, Xie Feng menyinggung soal tenaga Cina. Xie Feng memberikan informasi bahwa di Indonesia, tenaga kerja Cina tidak lebih dari 20.000 orang.

Selasa, 21/02/2017 05:30 0

Indonesia

Ahok Tak Juga Dicopot, Parmusi Ajukan Gugatan ke PTUN 

Kedatangannya ke PTUN dalam rangka untuk mengajukan gugatan yang ditujukan kepada Presiden Joko Widodo terkait dengan aktifnya kembali terdakwa penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Selasa, 21/02/2017 05:12 0

Indonesia

DPR Tegaskan Aksi 21 Februari Dilindungi Konstitusi, Tak Boleh Dilarang

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Fadli Zon, dalam Audiensi dengan Forum Umat Islam (FUI), mengizinkan aksi 212 besok Selasa 21 Februari 2017, yang digelar di Depan Gedung DPR.

Senin, 20/02/2017 22:53 0

Indonesia

DPR Imbau Seluruh Elemen Masyarakat Hormati Aksi 212 Besok

Dalam aksi 212 atau 21 Februari 2017 di kawasan Gedung DPR Jakarta, besok, pimpinan DPR mengimbau, peserta aksi ormas Islam yang akan datang tertib. Aksi yang digagas oleh Forum Umat Islam (FUI) itu dimulai sejak pagi hari hingga petang.

Senin, 20/02/2017 19:30 0

Indonesia

Audiensi dengan DPR, FUI Desak Ahok Ditangkap dan Kriminalisasi Ulama Dihentikan

Forum Umat Islam (FUI), Senin (20/02),menyambangi Gedung DPR RI di Jl. Jenderal Gatot Subroto, Senayan, Kebayoran Baru, RT.1/RW.3, Gelora, Jakarta Selatan. Kedatangan rombongan FUI ini ingin beraudiensi dengan DPRI RI terkait situasi saat ini yang bersingungan dengan umat Islam.

Senin, 20/02/2017 19:06 0

Indonesia

Begini Jihad Paling Utama Kepada Kaum Munafik

"Jika jihad dengan kaum kafir kita menggunakan tangan, maka jika kita jihad dengan kaum munafik lebih utamanya menggunakan lisan,"

Senin, 20/02/2017 18:39 0

Indonesia

Pakar Hukum Peringatkan Tak Cari-cari Kesalahan Terkait Dana GNPF-MUI

Pakar Hukum Pidana Universitas Islam Indonesia Yogyakarta, Prof. Mudakir, turut berkomentar soal tuduhan pencucian uang rekening terkait GNPF-MUI. Menurutnya, tuduhan tersebut tidak dibenarkan.

Senin, 20/02/2017 17:16 0

Close