... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

In Depth

Manifesto Zuckerberg, Sebuah Cetak Biru untuk Menghancurkan Jurnalisme

Foto: Mark Zuckerberg, Founder Facebook

KIBLAT.NET – Ketika pertama kali menemukan Facebook 13 tahun yang lalu, pada mulanya Mark Zuckerberg tidak berniat untuk membongkar bisnis di bidang pemberitaan. Namun beberapa tahun kemudian, organisasi-organisasi berita barangkali merupakan korban terbesar dari dunia yang telah dan sedang dibangun oleh Zuckerberg. Ada alasan untuk meyakini bahwa hal itu akan semakin buruk.

Pada hari Kamis (16/02), sebuah manifesto baru secara panjang lebar dirilis dan dipublikasikan Zuckerberg melalui Facebook. Pernyataan sikap bos Facebook itu seharusnya bisa menjadi tanda peringatan atau alarm bagi para jurnalis, serta bisa meningkatkan kesadaran organisasi-organisasi berita mengenai seberapa urgen eksistensi dan industri mereka bisa bertahan di sebuah dunia yang didominasi oleh Facebook.

Ancaman yang muncul dari Facebook terhadap jurnalisme betul-betul nyata dan serius. Ancaman tersebut bahkan berada pada bagian inti, yaitu terkait soal aliran atau pemasukan uang/dolar hasil periklanan yang selama ini menjadi andalansebagai sumber income organisasi-organisasi berita. Dalam hal ini pula, peran Facebook merupakan sebuah kelanjutan dari apa yang telah dimulai sejak 1995 ketika situs iklan baris Craigslist ditemukan. Penemunya, Craig Newmark, tidak secara aktif ingin mematikan media koran, tetapi situs Craigslist masih terus menggerus aliran pemasukan dari dunia mesin cetak ketika orang tidak lagi membeli iklan baris di koran.

Craigslist adalah sinyal pertama, sekaligus contoh prototipikal paling awal dari sebuah layanan berita online non-bundling yang secara masif akan melemahkan kekuatan dan jangkauan berita secara kultural, dan membuat industri pemberitaan semakin sulit menghasilkan produk-produk berita yang menguntungkan.

BACA JUGA  Ghazwatul Hindi: Nusantara, Front Utama Melawan Cina (Bag. 3)

Memo Zuckerberg menguraikan sebuah rencana bagi fase berikutnya terkait soal bisnis unbundling, yang menganut prinsip bahwa suatu produk/marketing itu terpisah-pisah. Memo tersebut mencerminkan sebuah ancaman yang ekspansif dari Facebook terhadap industri berita.

Saat ini Facebook telah memiliki uangnya. Perusahaan ini secara absolut menguasai dunia periklanan digital. Facebook menyapu bersih pendapatan sebesar US$ 8,8 miliar selama triwulan terakhir, lebih tinggi di atas US$ 7 miliar yang berasal dari penjualan layanan iklan dari telepon seluler. Tahun 2016 lalu, seorang analis mengatakan kepada The New York Times bahwa 85 persen dari seluruh pendapatan iklan online dikuasai oleh Facebook dan Google. Sementara sisanya yang hanya 15 persen saling diperebutkan oleh berbagai organisasi-organisasi pemberitaan.

Sekarang, Zuckerberg semakin memperjelas bahwa ia ingin Facebook mengambil alih banyak hal, bukan hanya pemasukan dolar dari iklan, tetapi juga fungsi-fungsi aktual lainnya yang selama ini dimainkan oleh organisasi-organisasi pemberitaan tradisional.

Dalam memonya, Zuckerberg menggunakan bahasa-bahasa yang abstrak. Ia menginginkan Facebook mengembangkan “infrastruktur sosial untuk masyarakat”sebagaimana yang ia tulis, namun sebenarnya apa yang sedang ia diskripsikan adalah membangun sebuah perusahaan media yang memiliki tujuan-tujuan sebagaimana tujuan jurnalistik klasik. Facebook di masa depan, seperti yang ia tulis, “Akan berfungsi untuk membuat kita aman, memberi kita informasi, sarana keikutsertaan warga, dan partisipasi bagi semua.”

BACA JUGA  Ghazwatul Hindi: Nusantara, Front Utama Melawan Cina (Bag. 3)

Reporter: Yasin Muslim
Sumber: The Atlantic


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Pembunuhan Kim Jong-Nam: Foto Ini Menunjukkan Sesaat Sebelum Dirinya Tewas

Sebuah surat kabar Malaysia menampilkan foto Kim Jong-Nam sebelum tewas kerena dugaan diracun sepekan lalu. Foto yang dirilis oleh New Straits Times itu menunjukkan saudara tiri Presiden Korea utara, Kim Jong-Un dalam posisi merosot di kursi di Bandara Internasional Kuala Lumpur 2 (KLIA 2).

Selasa, 21/02/2017 14:00 0

Indonesia

Usai Ditemui Pimpinan Komisi III DPR RI, Massa 212 Bubarkan Diri dengan Tertib

Tuntutan dan aspirasi peserta aksi 212 (21 Februari 2017) yang digelar di depan Gedung DPR RI sudah diterima oleh Komisi III DPR RI.

Selasa, 21/02/2017 13:57 0

Indonesia

Saksi Ahli NU Tegaskan Ahok Sesatkan Umat Islam

Wakil Rois Aam PBNU, KH. Miftahul Akhyar menegaskan bahwa ucapan Ahok yang menyinggung Al-Maidah 51 merupakan bentuk penistaan.

Selasa, 21/02/2017 13:45 0

Indonesia

Wakil Rois Aam PBNU: Ahok “Loncat Pagar” Dua Kali Saat Singgung Al-Maidah 51

Sidang kasus penodaan agama Islam sudah memasuki sidang kesebelas. Pada sesi ini, agenda persidangan masih pemeriksaan saksi ahli. Hadir sebagai saksi ahli di antaranya Wakil Rois Aam PBNU, KH. Miftahul Akhyar.

Selasa, 21/02/2017 13:27 0

Indonesia

Habib Rizieq Akhirnya Hadir di Aksi 212 Jilid II

Habib Rizieq Shihab akhirnya hadir dalam aksi 21 Feburari atau dikenal Aksi 212 Jilid II yang bertempat di depan Gedung DPR/MPR RI. Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) itu sesaat setelah Adzan Dzuhur berkumandang.

Selasa, 21/02/2017 13:08 0

Indonesia

Tak Rela Agamanya Dinistakan, Kumpulan Pelajar Ini Ikuti Aksi 212 Jilid II

Aksi 21 Februari di depan Gedung DPR RI untuk menuntut terdakwa penista agama, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) diberhentikan dari jabatan gubernur DKI dan segera ditahan pada Selasa (21/02) juga menyedot perhatian pelajar. Mereka yang menamakan diri Pelajar Pembala Agama (PPA) itu memanfaatkan libur sekolah akibat banjir untuk ikut aksi.

Selasa, 21/02/2017 12:35 1

Indonesia

Perwakilan Massa 212 Diterima DPR, Ini Empat Tuntutan yang Dibawa

Aksi 212 Jilid 2 atau Aksi 21 Februari dengan tuntutan utama pemberhentian terdakwa penista agama, Basuki Tjahaja Purnama, dari jabatan Gubernur DKI Jakarta, sudah berlangsung sejak pukul 5.30 WIB. Tepat pukul 09.00 WIB, perwakilan massa dibolehkan masuk ke DPR dan diterima Komisi III.

Selasa, 21/02/2017 11:30 0

Amerika

Dubes Rusia untuk PBB Mati Mendadak di New York

Duta Besar Rusia untuk PBB, Vitaly Churkin, mati mendadak di ruang kerjanya di New York, Amerika Serikat, pada Senin (20/02). Churkin mewakili Rusia di PBB sejak 2006 silam dan ditetapkan duta besar Rusia permanen.

Selasa, 21/02/2017 11:07 0

Indonesia

Atraksi Jawara Turut Warnai Aksi 212 Jilid II

Atraksi silat dari Jawara berbagai tempat turut mewarnai aksi 21 Februari atau 212 Jilid 2 di depan Gedung DPR RI pada Selasa (21/2). Hujan yang mengguyur kota Jakarta pagi ini tak menyurutkan massa.

Selasa, 21/02/2017 10:21 0

Myanmar

Tolak Pengungsi Rohingya, Bangladesh Minta Internasional Atasi Pemerintah Myanmar

Menteri Luar Negeri Bangladesh, Senin (20/02), menyeru masyarakat internasional menindak pemerintah Myanmar atas perlakuannya terhadap minoritas etnis muslim Rohingnya. Hal itu ditegaskan bukan karena Bangladesh simpati terhadap warga Rohingnya, namun lebih untuk menjaga wilayahnya dari banjiran pengungsi.

Selasa, 21/02/2017 10:02 0

Close