... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Dalam Kampanye, Politisi Belanda Ini Kembali Hina Muslim

Foto: Politisi Belanda anti-Islam, Greet Wilders.

KIBLAT.NET, London – Organisasi Muslim di Belanda mengecam komentar Geert Wilders yang menghina warga negara Maroko. Ini merupakan penghinaan kesekian kalinya yang dilakukan oleh politisi anti-Islam tersebut.

Wilders berkampanye pada Sabtu (18/02), untuk pemilihan parlemen Belanda pada 15 Maret nanti. Dalam kampanye itu Wilders mengkritik orang Maroko yang ada di Belanda, dengan mengatakan bahwa orang Maroko membuat Belanda tidak aman.

“Jika orang Belanda mengemudi mobil lima mil terlalu cepat, ia akan didenda dalam setiap menitnya, sedangkan orang Maroko sampah bagi Belanda. Tidak semuanya sampah, tapi ada banyak sampah Maroko di Belanda yang membuat jalanan tidak aman. Kebanyakan dari mereka para pemuda yang tidak serius,” ucap Wilders pada kampanye pertamanya itu di kota Spijkenisse seperti dikutip Daily Sabah.

Untuk diketahui, Maroko adalah negara berpenduduk mayoritas Muslim dan mengakui Islam dan Bahasa Arab sebagai agama resmi. Maroko adalah salah satu anggota dari Liga Arab dan memiliki tingkat ekonomi terbesar nomor enam di Afrika.

Direktur organisasi Muslim, Ebubekir Ozture, menyebut ucapan Wilders adalah ucapan yang tercela. Dia juga menambahkan bahwa Maroko dan Muslim sudah terbiasa dengan hinaan Wilders, yang berasal dari partai yang menjunjung tinggi kebebasan.

“Ini bukan pertama kalinya dan mungkin tidak akan menjadi yang terakhir kalinya, bahwa Wilders mengucapkan kata-kata seperti itu,” ucap Ozture dalam sebuah wawancara telepon. “Dia telah mengucapkan hal-hal buruk tentang orang Maroko dan Muslim,” tambahnya.

Sebelumnya, akhir tahun lalu Wilders dihukum atas kasus diskriminasi dan penghinaan terhadap kelompok Muslim Maroko, sebelum dan sesudah pemilu lokal pada tahun 2014. Dia berkeyakinan bahwa yang dilakukannya adalah sebuah upaya politik.

Widers cukup menarik perhatian, dengan komentarnya pada sebuah pertemuan di sebuah kafe Den Haag, yang mana dia bertanya pada pendukungnya, “Apakah kalian ingin lebih banyak atau lebih sedikit orang Maroko di Belanda?” “Sedikit! Sedikit! Sedikit!” jawab para pendukungnya. “Oke, kami akan mengurusnya,” lanjut Wilders.

Wilders memiliki sejarah panjang dalam mengkritik Islam dan Maroko. Menurutnya mereka harus bertanggung jawab atas kasus kejahatan jalanan di Belanda yang jumlahnya sangat banyak. Bahkan dalam sebuah pernyataanya, Wilders menyatakan pada publik bahwa dirinya anti-Islam, dan bersumpah untuk melarang Al-Qur’an, menutup masjid negara, dan menghentikan imigrasi dari negara-negara Muslim.

Reporter: Mufti
Sumber: Daily Sabah


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Analisis

Manifesto Zuckerberg, Sebuah Cetak Biru untuk Menghancurkan Jurnalisme

Pada hari Kamis (16/02), sebuah manifesto baru secara panjang lebar dirilis dan dipublikasikan Zuckerberg melalui Facebook.

Selasa, 21/02/2017 14:35 0

Indonesia

Pembunuhan Kim Jong-Nam: Foto Ini Menunjukkan Sesaat Sebelum Dirinya Tewas

Sebuah surat kabar Malaysia menampilkan foto Kim Jong-Nam sebelum tewas kerena dugaan diracun sepekan lalu. Foto yang dirilis oleh New Straits Times itu menunjukkan saudara tiri Presiden Korea utara, Kim Jong-Un dalam posisi merosot di kursi di Bandara Internasional Kuala Lumpur 2 (KLIA 2).

Selasa, 21/02/2017 14:00 0

Indonesia

Usai Ditemui Pimpinan Komisi III DPR RI, Massa 212 Bubarkan Diri dengan Tertib

Tuntutan dan aspirasi peserta aksi 212 (21 Februari 2017) yang digelar di depan Gedung DPR RI sudah diterima oleh Komisi III DPR RI.

Selasa, 21/02/2017 13:57 0

Indonesia

Saksi Ahli NU Tegaskan Ahok Sesatkan Umat Islam

Wakil Rois Aam PBNU, KH. Miftahul Akhyar menegaskan bahwa ucapan Ahok yang menyinggung Al-Maidah 51 merupakan bentuk penistaan.

Selasa, 21/02/2017 13:45 0

Indonesia

Wakil Rois Aam PBNU: Ahok “Loncat Pagar” Dua Kali Saat Singgung Al-Maidah 51

Sidang kasus penodaan agama Islam sudah memasuki sidang kesebelas. Pada sesi ini, agenda persidangan masih pemeriksaan saksi ahli. Hadir sebagai saksi ahli di antaranya Wakil Rois Aam PBNU, KH. Miftahul Akhyar.

Selasa, 21/02/2017 13:27 0

Indonesia

Habib Rizieq Akhirnya Hadir di Aksi 212 Jilid II

Habib Rizieq Shihab akhirnya hadir dalam aksi 21 Feburari atau dikenal Aksi 212 Jilid II yang bertempat di depan Gedung DPR/MPR RI. Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) itu sesaat setelah Adzan Dzuhur berkumandang.

Selasa, 21/02/2017 13:08 0

Indonesia

Tak Rela Agamanya Dinistakan, Kumpulan Pelajar Ini Ikuti Aksi 212 Jilid II

Aksi 21 Februari di depan Gedung DPR RI untuk menuntut terdakwa penista agama, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) diberhentikan dari jabatan gubernur DKI dan segera ditahan pada Selasa (21/02) juga menyedot perhatian pelajar. Mereka yang menamakan diri Pelajar Pembala Agama (PPA) itu memanfaatkan libur sekolah akibat banjir untuk ikut aksi.

Selasa, 21/02/2017 12:35 1

Indonesia

Perwakilan Massa 212 Diterima DPR, Ini Empat Tuntutan yang Dibawa

Aksi 212 Jilid 2 atau Aksi 21 Februari dengan tuntutan utama pemberhentian terdakwa penista agama, Basuki Tjahaja Purnama, dari jabatan Gubernur DKI Jakarta, sudah berlangsung sejak pukul 5.30 WIB. Tepat pukul 09.00 WIB, perwakilan massa dibolehkan masuk ke DPR dan diterima Komisi III.

Selasa, 21/02/2017 11:30 0

Indonesia

Atraksi Jawara Turut Warnai Aksi 212 Jilid II

Atraksi silat dari Jawara berbagai tempat turut mewarnai aksi 21 Februari atau 212 Jilid 2 di depan Gedung DPR RI pada Selasa (21/2). Hujan yang mengguyur kota Jakarta pagi ini tak menyurutkan massa.

Selasa, 21/02/2017 10:21 0

Indonesia

Banjir DKI Jakarta di 54 Titik, BNPB: Ketinggian Air Capai 1,5 Meter

Ribuan rumah di DKI Jakarta masih terendam banjir hingga hari ini. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut ada 54 titik banjir.

Selasa, 21/02/2017 09:51 0

Close