... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Ini Bentuk Kecurangan Pilkada DKI Jakarta Menurut Forum Komunikasi Rakyat

Foto: Ketua Forum Komunikasi Rakyat Jakarta, Abdul Malik (kedua dari kanan).

KIBLAT.NET, Jakarta – Ketua Forum Komunikasi Rakyat Jakarta, Abdul Malik mengatakan, dalam Pilkada serentak ini sudah tercium aroma kecurangan dari terdakwa penistaan agama, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

“Dalam talkshow kami beberapa waktu lalu berjudul “Selamatkan Jakarta Dari Kecurangan Pilkada”, memang tanda-tanda kecurangan itu sudah jelas sekali, dan sangat sistematis,” ujarnya dalam konferensi pers bersama Forum Umat Islam, di Sofyan Hotel, Jakarta, Selasa (14/02).

Ia menyebut, bahwa contoh nyata adalah masuknya KTP Palsu yang menurutnya lebih dari 500 ribu. Ia menyebut, data itu ia peroleh dari bea cukai. Mendagri pun disebutnya sudah mengakui hal itu.

“Mendagri mengaku KTP itu untuk kepentingan bisnis, ini kan aneh sekali, padahal kalau di Indonesia, jika seseorang sudah memiliki KTP itu bisa melakukan apapun, karena sudah tercatat sebagai warga negara Indonesia” terangnya.

Malik menjelaskan, seharusnya untuk menjadi warga negara Indonesia, minimal harus berdiam diri di Indonesia selama 5 tahun.

“Kecurangan tersebut terbilang sistematis karena Gubernur Ahok bilang, untuk membuat KTP tidak harus ada pengantar dari pengurus RT-RW, cukup langsung ke Kelurahan, tapi ini tidak ditindak lanjuti oleh penegak hukum, kami nilai kecurangan sudah dimulai,” tegasnya.

Bahkan, menurutnya, ketika Ahok menjadi gubernur lagi, sedangkan UU mengharuskannya diberhentikan sementara, adalah langkah kecurangan sistematis lainnya.

“Dengan Ahok menjadi gubernur lagi, di sini ada dugaan keras terjadinya kecurangan, karena dia bisa mengkonsolidasi pemerintahan mulai dari provinsi sampai kelurahan. TPS yang tersebar, dan kotak suara yang masuk kan dibawa ke kecamatan, dan seluruh petugasnya dari kecamatan, siapa yang menjamin tidak adanya kecurangan, dan akan aman, saya mencurigai disitu terjadi kecurangan,” tegasnya.

BACA JUGA  PBNU: Siapapun Yang Menolak Pancasila Silahkan Hengkang dari NKRI

Selanjutnya, ia menilai bahwa himbauan Kapolda Metro Jaya agar masyarakat tidak melakukan monitoring terhadap TPS kurang tepat.

“Ada yang kurang etis disampaikan oleh kapolda, bahwa masyarakat nggak boleh mengawasi hal itu, ini aneh, bahkan mestinya masyarakat mengawasi, jika nantinya ada yang ganjal dalam pemilihan kepala daerah ini,” tutupnya.

 

Reporter: Muhammad Jundi
Editor: Fajar Shadiq

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

One comment on “Ini Bentuk Kecurangan Pilkada DKI Jakarta Menurut Forum Komunikasi Rakyat”

  1. Astaghfirullah …. mengapa harus berbuat curang?

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Rusia

Foto Aksi Mevlut Altintas Dapat Penghargaan, Rusia Meradang

Kedutaan Rusia di Ankara meradang melihat foto penembakan duta besar Rusia meraih ajang penghargaan "World Press Photo".

Rabu, 15/02/2017 08:15 0

Suriah

Pertempuran Dara’a: Ahrar dan Jaisyul Islam Bekerja Sama dengan Tahrir Al-Syam

Oposisi Suriah mulai menyerang pasukan Rezim Bashar Assad di Dara'a sejak tanggal 12 Februari lalu. Dalam hal ini, faksi oposisi dari Ahrar Syam dan Jaisyul Islam dilaporkan saling berkoordinasi untuk melakukan serangan bersama Haiah Tahrir Al-Syam (HTS).

Rabu, 15/02/2017 06:45 0

Palestina

Tawaran Konyol Israel kepada Pasien Palestina: Pilih Jadi Mata-mata Kami atau Mati?

Ahmed, yang masih berusia tujuh belas tahun lahir dengan cacat jantung bawaan dan telah menjalani sejumlah operasi. Dia secara teratur bolak balik dari Jalur Gaza ke Tepi Barat untuk berobat dan menjalani 18 operasi di rumah sakit Israel.

Rabu, 15/02/2017 06:05 0

Eropa

Ditolak Bekerja karena Hijab, Gugatan Muslimah Korban Diskriminasi Dikabulkan

Pengadilan Jerman memenangkan seorang guru wanita Muslimah korban diskriminasi. Muslimah tersebut ditolak bekerja di sebuah sekolah umum hanya karena dia mengenakan jilbab.

Selasa, 14/02/2017 22:45 0

Suriah

Bukti Rezim Suriah Gunakan Senjata Terlarang Kembali Ditemukan

Pasukan rezim Suriah menggunakan senjata kimia dalam pertempuran Aleppo. Temuan ini dilaporkan oleh lembaga HAM dalam sebuah laporan khusus.

Selasa, 14/02/2017 22:30 0

Amerika

Puluhan Ribu Massa Lancarkan Aksi Protes Anti-Trump di Meksiko

Puluhan ribu massa turun ke jalan melancarkan aksi anti-Trump di lebih 20 kota di Meksiko. Aksi ini merupakan bentuk protes atas kebijakan Trump yang membangun tembok pembatas sepanjang perbatasan AS-Meksiko.

Selasa, 14/02/2017 22:15 0

Suriah

Serangan Udara Assad dan Rusia Targetkan Rumah Sakit Dara’a

Sebelas orang tewas dan lainnya luka-luka akibat serangan udara Rusia dan rezim Assad. Serangan udara juga menyasar ke lokasi vital seperti rumah sakit di Dara'a.

Selasa, 14/02/2017 21:50 0

Artikel

Kriminalisasi Ulama, Upaya Redam Kebangkitan Umat

Hingga Allah SWT membalikkan semuanya melalui kasus Al-Maidah ini. Melalui kasus ini, optimisme umat bangkit. Shubuh berjamaah semakin marak, pengajian-pengajian banyak diisi orasi yang membakar semangat. Muncul optimisme untuk menjadi pemegang panji Islam akhir zaman

Selasa, 14/02/2017 21:42 0

Malaysia

CEO Sinergi Foundation Jadi Pembicara Konferensi Internasional Filantropi Islam

Sebagai salah satu lembaga yang memiliki kiprah panjang dalam menggiatkan wakaf, Sinergi Foundation (SF) diminta menjadi salah satu pembicara dalam konferensi. CEO SF, Ima Rachmalia berkesempatan menjelaskan terkait salah satu program SF, Firdaus Memorial Park, dan mengupas masalah di balik pemakaman di Indonesia.

Selasa, 14/02/2017 19:59 0

Palestina

Larang Adzan, Otoritas Palestina dan Hamas Kecam Israel

Otoritas Palestina dan Harakat al-Muqawwamatul Islamiyyah (Hamas) mengecam RUU Israel tentang larangan Adzan mengunakan pengeras suara. RUU tersebut dianggap rasis dan melanggar hak kebebasan beragama.

Selasa, 14/02/2017 19:59 0

Close