... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

AS Serang ISIS di Perbatasan Iraq-Suriah, Puluhan Sipil Tewas

Foto: AS kerahkan puluhan jet tempur untuk perangi ISIS dan kelompok yang dianggap teroris di Iraq dan Suriah/Ilustrasi

KIBLAT.NET, Mosul – Amerika Serikat baru-baru ini menargetkan militan ISIS di daerah gurun perbatasan Iraq-Suriah. Operasi ini telah mengakibatkan pembunuhan petani sipil dan nomaden.

Harian al-Araby al-Jadeed, Ahad (05/02), melaporkan pasukan koalisi internasional melakukan serangan udara lebih dari 50 kali selama delapan hari terakhir di daerah perbatasan padang pasir, di kota-kota dan daerah-daerah yang terletak di Sungai Efrat.

Sumber-sumber lokal dan medis mengatakan, lebih dari 40 warga sipil tewas dalam serangan di wilayah antara al-Qaim Iraq barat dan Abu Kamal Suriah timur tersebut. tersebut. Sebagian besar korban adalah perantau dan warga desa.

Pejabat keamanan Iraq mengklaim bahwa serangan menargetkan kamp-kamp pelatihan dan gudang senjata ISIS, dan telah mengakibatkan kerugian signifikan bagi kelompok. Namun, saksi lokal mengungkapkan bahwa korban mayoritas adalah kalangan warga sipil yang bekerja di gudang gandum dan jelay.

Perlu diketahui, militer Iraq yang bekerjasama dengan pasukan koalisi AS mulai mengintensifkan operasi di wilayah perbatasan Iraq-Suriah untuk menghapus posisi ISIS. Sejak 2014, ISIS diketahui menguasai sepertiga wilayah Iraq hingga wilayah perbatasan.

“Rencana baru Amerika adalah benar-benar mengisolasi wilayah barat Iraq dari negara tetangga Suriah,” kata media lokal. “Dimulai melalui pemboman intensif pada posisi-posisi (ISIS),” imbuhnya.

Rencananya, jelas media itu, adalah mengaktifkan pasukan keamanan Iraq dan suku untuk pindah dan menguasi daerah-daerah itu. Bersama dengan pasukan Iraq bergerak dari titik Hit-al-Baghdadi menuju Efrat kemudian ke perbatasan Suriah.

Akan tetapi, pasukan Iraq tidak memiliki rencana untuk menerjunkan pasukan darat ke wilayah tersebut. “Pada saat ini, daerah ISIS hanya dapat ditargetkan melalui serangan udara internasional karena bahaya yang mengancam pasukan darat jika mereka memasuki wilayah ini,” kata Komandan pasukan Iraq, Kolonel Jenderal Mohammed al-Wadi.

“Dengan demikian, kita dapat memperhitungkan operasi intensif kali ini, sebagai awal untuk membuat ISIS kehilangan stabilitas dan keamanan di wilayah,” katanya.

Reporter: Ibas Fuadi
Sumber: Al-Araby Al-Jadeed


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Pengamat: Sulit untuk Melihat Kebijakan Trump Bukan Karena Sentimen Anti Muslim

Peneliti Madani Center for Development & International Studies ini mengutarakan, Presiden Donald Trump dikelilingi orang-orang ultranasionalis seperti Steve Bannon yang membenarkan retorikanya. Selain Bannon, penasihat keamanan nasional AS, Michael Flynn pernah menyebut ketakutan terhadap Muslim itu rasional.

Senin, 06/02/2017 08:20 0

Indonesia

Ketum PBNU Bantah Hadir dalam Istigosah Kebangsaan Nahdiyin Bersama Ahok

Ketua Umum PBNU KH. Said Aqil Siroj, membantah hadir dalam acara Istighosah Kebangsaan Warga Nahdiyin DKI Jakarta yang digelar di rumah Djan Faridz. Apalagi, berita kedatangan Said Aqil dibenarkan Taufik Damas dan juga telah disiarkan media.

Senin, 06/02/2017 07:38 1

Indonesia

PWNU DKI Jakarta Akan Tindak Tegas Pengurus yang Aktif di Istigosah Bersama Ahok

Ketersinggungan PWNU DKI Jakarta terhadap Ahok pun tampaknya tidak main-main. Mahfudz pun menegaskan, pihaknya akan menindaktegas siapapun pengurus PWNU DKI Jakarta yang ikut terlibat aktif dalam acara Istighosah Kebangsaan yang mengatasnamakan warga Nahdiyin DKI Jakarta.

Senin, 06/02/2017 07:09 0

Indonesia

MUI: Kalau Memang Benar Ada Bukti Transkrip, Tunjukkan!

Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta kepada tim kuasa hukum Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok untuk membuka bukti pembicaraan Ketua Umum MUI KH Ma'ruf Amin dengan Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang dinilai hasil sadapan itu di pengadilan.

Senin, 06/02/2017 06:46 0

Video Kajian

Jadi Tahu : Bolehkah Membawa Anak ke Masjid ?

KIBLAT.NET – Jika ditanya apa yang menjadi gangguan sholat anda saat berjamaah di masjid ?...

Ahad, 05/02/2017 22:46 0

Indonesia

Didata Polisi, Ulama Jawa Timur: Kalau Ingin Sowan Lakukan dengan Cara Terhormat

Ulama Jawa Timur, KH. Habib Achmad Zein Alkaf merasa resah atas perlakuan Kapolda Jawa Timur yang melakukan pendataan para ulama dan tokoh setempat. Cara seperti ini, mengingatkannya dengan era masa lalu ketika PKI masih ada.

Ahad, 05/02/2017 20:24 0

Indonesia

GP Ansor: Tim Siber Ahok Masih Serang Kiai Ma’ruf Amin

Gerakan Pemuda (GP) Anshor Nahdatul Ulama mengecam tindakan Ahok beserta tim pengacaranya yang mengintimidasi Rais Aam PBNU, KH Ma’ruf Amin dalam persidangan penistaan agama ke-8 beberapa waktu lalu.

Ahad, 05/02/2017 19:04 1

Indonesia

Pendataan Ulama oleh Polisi, MUI Jawa Timur Tetap Berhusnudzon

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur, KH. Abdussomad Buchori menanggapi positif soal pendataan ulama oleh kepolisian. Ia berhusnudzon (berprasangka baik, red), kepolisian mendata sejumlah ulama hanya untuk bersilaturahim.

Ahad, 05/02/2017 18:20 0

Artikel

Pemuda, Pemimpin Perubahan

Perubahan ada di tangan kalian wahai para pemuda, tidak ada pilihan yang lebih baik bagi kita para pemuda kecuali kita meleburkan diri dalam perjuangan ini. bersama-sama mengkaji Islam dan bergerak merubah peradaban jahiliyah menuju peradaban mulia yakni Islam.

Ahad, 05/02/2017 18:00 1

Indonesia

MUI: Ahok dan Penasihat Hukumnya Brutal dan Liar

K.H Ikhsan Abdullah, Komisi Hukum Majelis Ulama Indonesia, mengatakan bahwa tindakan terdakwa kasus penistaaan agama, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan tim penasehat hukumnya, yang mencecar Ketua Umum MUI Ma'aruf Amin dalam persidangan kasus penodaan agama beberapa hari lalu adalah sikap yang brutal dan liar.

Ahad, 05/02/2017 17:00 0

Close