... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Ramai Isu Penyadapan, Pemerintah Didesak Buat UU Pengamanan Informasi

Foto: Pakar IT, Pratama Persadha

KIBLAT.NET, Jakarta – Berkaca dari isu dugaan penyadapan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan KH. Ma’ruf Amin, pemerintah diminta untuk segera membahas dan mengatur undang-undang terkait pengamanan informasi.

“Menurut saya harus segera diatur di negara kita undang-undang pengamanan informasi dan undang-undang masalah penyadapan, karena saat ini belum ada sama sekali,” ujar Pakar IT dan Kriptografi CissRec, Pratama Persadha dalam Talkshow Akhir Pekan Terhangat Radio Sindotrijaya Network POLEMIK ‘Ngeri-Ngeri Sadap’ di Warung Daun, Jakarta Pusat, Sabtu (04/02).

Terkait kasus dugaan penyadapan ini, lanjut Pratama, pihak pengacara Ahok sebaiknya memberikan bukti yang valid dari komunikasi tersebut.

“Kemudian untuk kasus ini mungkin ada baiknya jika terang benderang disampaikan saja sebenarnya yang disampaikan itu apa dan konten itu dari mana itu akan menjadi terang,” jelasnya.

Pratama menjelaskan jika polemik penyadapan dibiarkan berlarut-larut, maka informasi yang valid atau tidak akan semakin sulit dibuktikan kebenarannya.

Ia mengungkapkan bahwa alat penyadapan tergolong sangat mahal, dan penjualnya pun hanya membolehkan pemerintahan atau aparat penegak hukum yang boleh memilikinya.

“Karenanya, ia mengatakan bahwa saat ini yang bisa melakukan penyadapan adalah aparat penegak hukum,” pungkasnya.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: M. Rudy


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Irak

Iran Konfirmasi Jenderalnya Tewas di Irak, Kebohongan Haidar Abadi Terungkap

Pengumuman resmi pemerintah Iran pada Sabtu malam (04/02), yang mengonfirmasi kematian seorang perwiranya di Irak membuat kebohongan Perdana Menteri Irak Haidar Abadi dan para pemimpin politik di negara tersebut terungkap. Haidar Abadi dan bawahannya selalu mengatakan tidak ada kegiatan militer Iran di negaranya.

Senin, 06/02/2017 12:14 0

Tazkiyah

Malaikat pun Turun Ingin Mendengarkan Bacaan Al-Quran

“Itu adalah malaikat yang turun untuk mendengarkan bacaan Al-Qur’anmu, seandainya engkau terus membacanya, ia akan tetap mendengarkanmu sampai pagi, dan orang-orang dapat melihatnya, karena ia tidak dapat tersembunyi dari mereka." (HR Al-Bukhari)

Senin, 06/02/2017 11:39 0

Opini

Valentine Day, Budaya Rusak dan Merusak

Valentine Day adalah sebuah hari dimana orang-orang yang sedang dilanda cinta secara tradisional saling mengirimkan pesan cinta dan hadiah-hadiah.

Senin, 06/02/2017 11:11 0

Yordania

Serang ISIS di Suriah Selatan, Yordania Koordinasi dengan Assad

Militer Yordania, Jumat lalu (03/01), meluncurkan serangan udara menargetkan ISIS di Provinsi Suwaida, Suriah Utara, yang berbatasan dengan Yordania. Jet tempur militer Yordania melesatkan sejumlah misil ke lokasi-lokasi penting ISIS di wilayah tersebut.

Senin, 06/02/2017 10:30 0

Suriah

Berapa Jumlah Pasukan Ahrar Syam Saat Ini?

Kelompok harokah perlawanan Suriah, Ahrar Syam, dilaporkan mengungkap jumlah terbaru pasukannya. Dikutip dari Arabi21, Senin (06/02), Ahrar Syam mengatakan 25.000 pasukannya telah tersebar di berbagai wilayah Suriah.

Senin, 06/02/2017 10:00 0

Inggris

Warga Inggris di 13 Kota Turun ke Jalan Protes Kebijakan Donald Trump

Keputusan Donald Trump memberlakukan larangan masuk bagi pengungsi dan warga dari tujuh negara muslim memicu gelombang protes di 13 kota di Inggris.

Senin, 06/02/2017 09:30 0

Irak

AS Serang ISIS di Perbatasan Iraq-Suriah, Puluhan Sipil Tewas

Amerika Serikat baru-baru ini menargetkan militan ISIS di daerah gurun perbatasan Iraq-Suriah. Operasi ini telah mengakibatkan pembunuhan petani sipil dan nomaden.

Senin, 06/02/2017 09:02 0

Yaman

AQAP: Operasi Pasukan Khusus AS di Baidha Telah Gagal

Pemimpin Organisasi Al-Qaeda cabang Yaman atau dikenal Al-Qaeda in the Arabian Peninsula (AQAP), Qasim Ar-Rimi, menegaskan bahwa operasi penerjunan pasukan khusus AS di Provinsi Baidha pekan lalu telah gagal. Puluhan pasukannya tewas dan dua helikopternya berhasil dijatuhkan.

Senin, 06/02/2017 08:16 0

Amerika

Kepres Pelarangan Muslim Dibatalkan Hakim Federal, Donald Trump Meradang

Pembatalan Kepres pelarangan Muslim membuat Presiden Donald Trump meradang. Ia menyatakan bahwa dia tidak akan mau bertanggung jawab jika serangan teroris menimpa Amerika Serikat.

Senin, 06/02/2017 07:27 0

Yaman

UEA Konfirmasi Kematian Prajuritnya di Yaman

Beberapa tentara Uni Emirat Arab (UEA) yang tergabung dalam pasukan Koalisi Teluk dilaporkan tewas dalam operasi militer di Yaman.

Senin, 06/02/2017 07:20 0

Close