... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

MUI: Kalau Memang Benar Ada Bukti Transkrip, Tunjukkan!

Foto: kata Anggota Komisi Hukum MUI, Ikhsan Abdullah (tengah)

KIBLAT.NET, Jakarta – Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta kepada tim kuasa hukum Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok untuk membuka bukti pembicaraan Ketua Umum MUI KH Ma’ruf Amin dengan Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang dinilai hasil sadapan itu di pengadilan.

“Seharusnya, kalau memang itu benar dan ada bukti, langsung disampaikan dalam pengadilan agar ada aspek fairness, dan tidak ada gunjang ganjing yang beredar,” kata Anggota Komisi Hukum MUI, Ikhsan Abdullah, dalam diskusi bertema ‘Ngeri-ngeri Sadap’ di Warung Daun, Jalan Raya Cikini nomor 26, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (4/2).

Ikhsan mengatakan, seharusnya tim pengacara Ahok tidak hanya sekedar mengajukan pertanyaan ke Ma’ruf. Menurutnya, tim pengacara Ahok seharusnya menunjukan transkrip pembicaraan Ma’ruf dengan SBY.

Selain itu, dia juga mempertanyakan tentang sumber sadapan itu. “Kalau kemarin saya bilang itu ilegal karena tidak menyebutkan sumber. Lalu juga soal kesaksian yang tidak tahu, tapi terus dikejar,” ujar Ikhsan.

“Pengadilan juga zalim. Kalau hanya membiarkan KH Ma’ruf Amin dicecar juga zalim, kan? Harusnya hakim juga menyuruh menyampaikan keterbukaan. Jaksa juga harusnya mendorong dibukanya,” imbuhnya.

Meski demikian, Ikhsan mengatakan, sikap yang ditunjukkan Rais Aam PBNU itu sangat luar biasa. Sikap Kyai Ma’ruf yang tetap sabar dan menerima permohonan maaf Ahok adalah contoh ulama yang luar biasa.

BACA JUGA  PKS: Satu Tahun Jokowi Masih Jauh dari Capaian Keberhasilan

Ikhsan mengingatkan Ahok dan tim pengacaranya untuk mengetahui budaya yang ada dalam pandangan Islam. Menurutnya, sosok Ma’ruf di Indonesia sangat dihormati.

Menurutnya, sebagai Ketum MUI, Kyai Ma’ruf memimpin lembaga yang terdiri dari 79 ormas Islam dan majelis taklim. Selain itu, Ikhsan mengatakan Ma’ruf sebagai Rais Aam PBNU adalah pemimpin tertinggi dari ormas yang kadernya ada sekitar 80 juta orang.

“Tolong pahami culture seperti ini yang ada di NU (Nahdlatul Ulama). Jangankan tatap muka, untuk bertemu saja kita harus membungkuk, tak berani tatap muka,” pungkasnya.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Hunef Ibrahim


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video Kajian

Jadi Tahu : Bolehkah Membawa Anak ke Masjid ?

KIBLAT.NET – Jika ditanya apa yang menjadi gangguan sholat anda saat berjamaah di masjid ?...

Ahad, 05/02/2017 22:46 0

Artikel

Pemuda, Pemimpin Perubahan

Perubahan ada di tangan kalian wahai para pemuda, tidak ada pilihan yang lebih baik bagi kita para pemuda kecuali kita meleburkan diri dalam perjuangan ini. bersama-sama mengkaji Islam dan bergerak merubah peradaban jahiliyah menuju peradaban mulia yakni Islam.

Ahad, 05/02/2017 18:00 1

Suriah

Jet Tempur Turki Serang Al-Bab, 51 Militan ISIS Terbunuh

Serangan udara Turki kembali menargetkan para militan ISIS di kota Al-Bab, Suriah utara, Sabtu (04/02). Puluhan militan dilaporkan terbunuh dan beberapa lainnya terluka.

Ahad, 05/02/2017 17:35 0

Suriah

Amunisi yang Diangkut Meledak, Lima Tentara Rusia Tewas

Sedikitnya lima tentara Rusia dilaporkan tewas dan sejumlah lainnya luka-luka setelah kendaran militer yang mereka tumpangi meledak pada Sabtu malam (04/02) di wilayah Lattakia, yang merupakan basis pendukung Bashar Assad

Ahad, 05/02/2017 16:45 0

Prancis

Paris Kembali Digegerkan Serangan “Teror”

Para pengunjung Museum Louvre dikagetkan dengan pengumuman lewat pengeras suara akan adanya percobaan serangan "teror"mpada Jum'at (03/02). Tidak ada kepanikan dalam percobaan aksi ini, meskipun beberapa anak terlihat menangis. Sebagian penjaga terlihat mengarahkan para pengunjung untuk duduk berdekatan dan menjauhi jendela.

Ahad, 05/02/2017 15:44 0

Suriah

Militan Inggris Ini Pilih Bunuh Diri Ketimbang Ditawan ISIS

Ryan Locke yang bergabung dalam barisan milisi kurdi YPG dikabarkan memilih bunuh diri karena takut ditawan oleh ISIS.

Ahad, 05/02/2017 15:11 0

Amerika

PBB Hapus Gulbuddin Hekmatyar dari Daftar Teroris

Dalam sebuah pernyataan pada Sabtu (04/01), PBB menyatakan bahwa komite Dewan Keamanan telah menghapus nama Gulbuddin Hekmatyar dari daftar sanksi.

Ahad, 05/02/2017 10:11 0

Suara Pembaca

Jalan Rusak Teror Nyawa Rakyat

Hal semacam ini sudah pernah tercatat dalam sejarah, yakni khalifah Umar bin Al-Khaththab tatkala beliau menjadi kepala Negara, beliau pernah berujar : “Seandainya, ada seekor keledai terperosok di Kota Bagdad karena jalan rusak, aku khawatir Allah SWT akan meminta pertanggungjawaban diriku di Akhirat nanti”.

Sabtu, 04/02/2017 19:38 0

Myanmar

Laporan Eksklusif: Gelora Api Jihad di Arakan

Ahad, 9 Oktober 2016. Ketika itu jarum jam menunjukkan pukul 9 malam. Berbekal 2 pucuk Kalashnikov dan senjata tajam seperti pedang, pisau, dan ketapel, gabungan warga dan mujahidin menyerang sejumlah pos militer di distrik Maungdaw dan Rathedaung, negara bagian Rakhine (nama lain Arakan).

Sabtu, 04/02/2017 18:29 1

Artikel

Kriminalisasi Para Saksi Perkara Penistaan Agama

Hampir tidak pernah terjadi dalam persidangan di pengadilan, penasehat hukum terdakwa lebih fokus menggali latar belakang (personality), masa lalu, riwayat pekerjaan para saksi dari pada mengeksplorasi substansi pokok perkara guna menemukan kebenaran materil suatu tindak pidana.

Sabtu, 04/02/2017 18:04 0

Close
CLOSE
CLOSE