... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Iran Konfirmasi Jenderalnya Tewas di Irak, Kebohongan Haidar Abadi Terungkap

Foto: Ilustrasi

KIBLAT.NET, Mosul – Pengumuman resmi pemerintah Iran pada Sabtu malam (04/02), yang mengonfirmasi kematian seorang jenderalnya di Irak membuat kebohongan Perdana Menteri Irak Haidar Abadi dan para pemimpin politik di negara tersebut terungkap. Haidar Abadi dan bawahannya selalu mengatakan tidak ada kegiatan militer Iran di negaranya.

Situs resmi Pasukan Tab’ah Garda Revolusi Iran mengonfirmasi kematian penasihat militer pasukan Iran Al-Basij di Irak, Khairullah Ahmadi Far, akibat ledakan di Mosul. Di sisi lain, media-media Irak berupaya menutupi kabar besar ini karena perintah rezim.

Menurut sumber politikus Irak kepada Al-Araby Al-Jadid, kematian Ahmadi menambah daftar perwira dan jenderal Iran yang tewas di Suriah. Sampai saat ini, total komandan tinggi Iran yang tewas di Irak 71 perwira. Jumlah itu belum termasuk korban prajurit tempur.

Terkait tugas Ahmadi di Irak, seorang sumber perwira militer Irak menjelaskan bahwa dia menjabat penasihat urusan logistik Garda Revolusi Iran di Irak. Ahmadi dikenal dekat dengan panglima militer Iran untuk operasi luar negeri, Qasim Sulaimani.

Sumber itu melanjutkan, Ahmad tewas bersama sembilan anggota milisi Syiah Al-Hasd Al-Syakbi. Seorang tentara Iran lainya juga terluka akibat ledakan yang terjadi di dekat bandara Tal Afar.

Masih menurut keterangan sumber, ledakan itu terjadi akibat serangan ISIS terhadap konvoi milisi Syiah Al-Hasd Al-Syakbi. Pasukan ISIS menggunakan rudal TAO dan ranjau dalam operasi penyergapan itu.

BACA JUGA  Jenderal AS: ISIS Takkan Bangkit Lagi, Pasukan Bisa Dikurangi

Ahmadi tewas saat berupaya meninggalkan kendaraan militer yang ditumpanginya. Mobilnya terbakar setelah dihantam roket.

Ahmadi disebut-sebut komandan militer Iran berpangkat paling tinggi yang tewas di Irak.

Pemerintah Tutupi Korban Tentara Iran

Berdasarkan informasi yang dihimpun Al-Araby Al-Jadid, banyak tentara dan militan asal Iran tewas di Irak. Akan tetapi, pemerintah Baghdad melarang mempublikasikan berita tersebut, atau mempublikasikannya dengan menyebutkan tentara dan militan itu tewas di Suriah.

Anggota Dewan Kota Tal Afar, Hasad Dawud, membenarkan informasi tersebut. Dia menjelaskan bahwa hal itu dilakukan pemerintah untuk menutupi pernyataannya yang diulang-ulang bahwa tidak ada milisi selain dari Irak di negaranya.

Tidak hanya dari Iran, kata Dawud, milisi-milisi itu juga berasal dari AS, Prancis dan negara lain. Kendati pemerintah menutupi kematian mereka di Irak, namun berita kematian milisi asing di Irak terus membanjiri media sosial.

Terkait hal ini, seorang pemimpin Gerakan Sipil Irak Ali Salman mendesak PM Haidar Abadi berhenti menipu rakyat. “Konfirmasi Iran terkait kematian perwiranya di Irak membantah perkataan PM, tidak ada pasukan Iran satupun di Irak hari ini,” pungkasnya.

Reporter: Sulhi El-Izzi
Sumber: Al-Araby Al-Jadid


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Tazkiyah

Malaikat pun Turun Ingin Mendengarkan Bacaan Al-Quran

“Itu adalah malaikat yang turun untuk mendengarkan bacaan Al-Qur’anmu, seandainya engkau terus membacanya, ia akan tetap mendengarkanmu sampai pagi, dan orang-orang dapat melihatnya, karena ia tidak dapat tersembunyi dari mereka." (HR Al-Bukhari)

Senin, 06/02/2017 11:39 0

Opini

Valentine Day, Budaya Rusak dan Merusak

Valentine Day adalah sebuah hari dimana orang-orang yang sedang dilanda cinta secara tradisional saling mengirimkan pesan cinta dan hadiah-hadiah.

Senin, 06/02/2017 11:11 0

Indonesia

Mantan Sekjen PKS Taufik Ridho Meninggal Dunia

"Keluarga besar PKS berduka atas wafatnya Ust. M. Taufik Ridho (Sekjen DPP PKS 2013-2015 dan 2015). Semoga almarhum husnul khatimah," cuit akun @PKSejahtera, Senin (6/2/2017).

Senin, 06/02/2017 10:17 0

Indonesia

Pengamat: Sulit untuk Melihat Kebijakan Trump Bukan Karena Sentimen Anti Muslim

Peneliti Madani Center for Development & International Studies ini mengutarakan, Presiden Donald Trump dikelilingi orang-orang ultranasionalis seperti Steve Bannon yang membenarkan retorikanya. Selain Bannon, penasihat keamanan nasional AS, Michael Flynn pernah menyebut ketakutan terhadap Muslim itu rasional.

Senin, 06/02/2017 08:20 0

Indonesia

Ketum PBNU Bantah Hadir dalam Istigosah Kebangsaan Nahdiyin Bersama Ahok

Ketua Umum PBNU KH. Said Aqil Siroj, membantah hadir dalam acara Istighosah Kebangsaan Warga Nahdiyin DKI Jakarta yang digelar di rumah Djan Faridz. Apalagi, berita kedatangan Said Aqil dibenarkan Taufik Damas dan juga telah disiarkan media.

Senin, 06/02/2017 07:38 1

Indonesia

PWNU DKI Jakarta Akan Tindak Tegas Pengurus yang Aktif di Istigosah Bersama Ahok

Ketersinggungan PWNU DKI Jakarta terhadap Ahok pun tampaknya tidak main-main. Mahfudz pun menegaskan, pihaknya akan menindaktegas siapapun pengurus PWNU DKI Jakarta yang ikut terlibat aktif dalam acara Istighosah Kebangsaan yang mengatasnamakan warga Nahdiyin DKI Jakarta.

Senin, 06/02/2017 07:09 0

Indonesia

MUI: Kalau Memang Benar Ada Bukti Transkrip, Tunjukkan!

Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta kepada tim kuasa hukum Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok untuk membuka bukti pembicaraan Ketua Umum MUI KH Ma'ruf Amin dengan Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang dinilai hasil sadapan itu di pengadilan.

Senin, 06/02/2017 06:46 0

Video Kajian

Jadi Tahu : Bolehkah Membawa Anak ke Masjid ?

KIBLAT.NET – Jika ditanya apa yang menjadi gangguan sholat anda saat berjamaah di masjid ?...

Ahad, 05/02/2017 22:46 0

Indonesia

Didata Polisi, Ulama Jawa Timur: Kalau Ingin Sowan Lakukan dengan Cara Terhormat

Ulama Jawa Timur, KH. Habib Achmad Zein Alkaf merasa resah atas perlakuan Kapolda Jawa Timur yang melakukan pendataan para ulama dan tokoh setempat. Cara seperti ini, mengingatkannya dengan era masa lalu ketika PKI masih ada.

Ahad, 05/02/2017 20:24 0

Indonesia

GP Ansor: Tim Siber Ahok Masih Serang Kiai Ma’ruf Amin

Gerakan Pemuda (GP) Anshor Nahdatul Ulama mengecam tindakan Ahok beserta tim pengacaranya yang mengintimidasi Rais Aam PBNU, KH Ma’ruf Amin dalam persidangan penistaan agama ke-8 beberapa waktu lalu.

Ahad, 05/02/2017 19:04 1

Close