Militan Inggris Ini Pilih Bunuh Diri Ketimbang Ditawan ISIS

KIBLAT.NET, Raqqah – Ryan Locke yang bergabung dalam barisan milisi kurdi YPG dikabarkan memilih bunuh diri karena takut ditawan oleh ISIS.

“Militan asal Inggris itu mengakhiri hidupnya dengan menembakan pistol ke tubuhnya agar tidak menjadi tawanan ISIS,” menurut sumber Kurdi kepada BBC, yang dilansir Arabi21, Rabu (01/02).

Locke yang berusia 20 tahun berasal dari Distrik Chichester, Provinsi Sussex County, Inggris. Dia ditemukan tewas beberapa pekan lalu saat bertempur menghadapi pasukan ISIS di Raqqah. Dia adalah relawan untuk milisi Kurdi di Suriah.

Sumber tersebut menambahkan, jasad pemuda tersebut ditemukan dengan luka tembak di bawah dagu yang tembus ke ubun-ubun. Dengan adanya bekas luka tersebut, menunjukkan dia tewas karena bunuh diri.

Sementara itu, pertempuran untuk mengambil alih Raqqah yang ditempati kelompok ISIS masih terus berlangsung. Baru-baru ini, milisi Kurdi mendapat asupan alutsista baru dari Amerika Serikat.

Reporter: Usamah
Sumber: Arabi21

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat