... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

[Editorial] Perang Suci Donald Trump

Foto: Donald trump membawa bibelnya dalam pertemuan bersama Partai Republik.

KIBLAT.NET – Untuk memenuhi janji yang diumbar saat kampanye, Donald Trump akhirnya menandatangani perintah pembatasan kunjungan dari negara-negara Muslim ke Amerika Serikat. Kebijakan ini ditandatangani pada Jumat (27/01) lalu. Sejak itu, tagar #MuslimBan atau ‘pelarangan Muslim’ mengemuka di seantero jagad maya.

Warga Afro-Amerika dan warga keturunan dari Timur Tengah yang sudah puluhan tahun menikmati hidup ala mimpi Amerika mulai tersentak. Sebagian besar mengutarakan kekhawatirannya atas masa depan mereka dan anak-anak mereka.

Donald Trump pun berargumen bahwa ini bukanlah pelarangan Muslim sebagaimana diberitakan media. Ia berkilah bahwa ini  terkait ancaman teror dan menjaga agar Amerika tetap aman.

Politisi boleh berkilah, tapi mari kita lihat pernyataan-pernyataan Donald Trump dan para pendukungnya sejak masa kampanye. Mereka menggelorakan kembali semangat perang suci terhadap Islam, karena memandang saat ini telah terjadi benturan peradaban antara Kristen Barat dan Islam.

Pada tahun 2014, dalam sebuah pertemuan dengan kalangan konservatif Katolik di Vatikan, Steve Bannon, kepala strategis Donald Trump yang kini menjadi anggota Dewan Keamanan Nasional, mendeklarasikan bahwa “Barat kini sedang dalam tahap awal perang global melawan fasisme Islam.”

Sikap yang sama diambil oleh Michael Flynn, penasihat keamanan nasional. Menurutnya, Amerika berada dalam sebuah perang dunia melawan gerakan massal mesianik dari orang-orang jahat, yang sebagian besar dari mereka terinpirasi oleh ideologi totalitarian, yaitu Islam radikal.

BACA JUGA  Belajar Tiran dari Fir'aun, Gunakan Media untuk Kokohkan Kekuasaan

Terinspirasi ide tersebut, para pendukung Trump menggunakan simbol-simbol Perang Salib dalam pesan-pesan kampanye mereka. Mereka mengutip khotbah Paus Urbanus II pada tahun 1095, saat ia menyerukan Perang Salib I untuk merebut kembali Tanah Suci dari tangan umat Islam.

Trump memimpin Gedung Putih dengan dukungan dari orang-orang yang gencar meneriakkan sebuah perang suci. Bagi Trump sendiri, perang melawan Islam radikal adalah perang suci.

Tindakan Trump memerangi Islam bukannya bebas tanpa hambatan. Secara umum, dunia khawatir terhadap sikap Trump. Bahkan protes berdatangan dari sejumlah diplomat Amerika sendiri.

Peneliti senior Middle East Institute, Charles Lister sejak lama mengkritisi kebijakan Donald Trump di kawasan Timur Tengah, utamanya di Suriah. Di akun twitternya, Lister menyebut pelarangan Muslim ini tidak akan meredupkan terorisme. Justru malah semakin menguatkan narasi perlawanan kelompok-kelompok jihad.

Deklarasi perang terhadap Islam secara terang-terangan seharusnya membuka mata kita tentang sikap Amerika. Kepres Donald Trump seharusnya mengingatkan kaum Muslimin, khususnya yang tinggal di Amerika bahwa lebih dari 1400 tahun lalu, Rasulullah SAW pernah bersabda, “Aku berlepas diri dari setiap Muslim yang tinggal diantara orang-orang musyrik.” [Hadits Riwayat Abu Daud].

Kebijakan Donald Trump memang terlihat diskriminatif dan zalim, tapi sejatinya ini merupakan peringatan dari Allah SWT. Hadits ini mengingatkan kembali kepada kaum Muslimin yang tinggal di Amerika, menikmati hidup ala “mimpi Amerika”, bahkan sampai jadi tentara AS, adalah hal tercela dalam timbangan sunnah.

BACA JUGA  Pelipur Lara Saat Tak Mampu Berjihad

Mudah-mudahan, kebijakan ugal-ugalan ala Donald Trump ini bisa memupuskan retorika-retorika palsu Amerika sekaligus menjadi momen bangkitnya kesadaran umat.

... shares
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Afrika

Pria dengan 86 Istri Ini Meninggal Dunia di Usia 93 Tahun

Seorang pria Nigeria yang memiliki 86 istri meninggal dunia pada usia 93 tahun. Kabar itu disampaikan salah satu rekan dekatnya, sebagaimana dikutip situs Arabi21, Selasa (31/01).

Selasa, 31/01/2017 16:15 0

Suriah

Di Aleppo, Jet Tempur Rusia Tewaskan Seorang Ibu dan Enam Anaknya

Jet-jet tempur Rusia melakukan serangan di pedesaan Aleppo barat pada Senin sore (30/01). Tujuh warga sipil dalam satu keluarga dilaporkan tewas dalam serangan itu.

Selasa, 31/01/2017 15:48 0

Indonesia

TB Hasanudin: Kebijakan Pelarangan Muslim Langgar Konvensi Internasional

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin mengungkapkan kebijakan Donald Trump dalam pembatasan kedatangan pengungsi adalah tindakan yang melanggar konvensi internasional.

Selasa, 31/01/2017 15:41 0

Amerika

Lembaga Pengungsi di AS: Kebijakan Trump Langgar Konvensi tentang Pengungsi

Sejumlah lembaga pengungsi di Amerika telah menyatakan keadaan darurat terjadi dalam beberapa hari terakhir. Mereka mengatakan kebijakan Donald Trump melanggar norma-norma internasional dan konvensi pengungsi.

Selasa, 31/01/2017 15:15 0

Indonesia

MUI Membahas Ucapan Ahok, Bukan Tafsir Al-Maidah

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH. Ma'ruf Amin menjadi saksi fakta dalam persidangan kasus penodaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Selasa, 31/01/2017 14:20 0

Indonesia

API Jabar Sayangkan Penetapan Tersangka Habib Rizieq

Koordinator Aliansi Pergerakan Islam (API) Jabar, Ustadz Asep Syarifudin menyampaikan rasa kekecewaanya pada Polda Jabar atas penetapan tersangka yang ditetapkan kepada Imam Besar Habib Rizieq Shihab, pada aksi kawal sidang Ahok, Selasa (31/01) di depan Gedung Kementan.

Selasa, 31/01/2017 13:48 0

Indonesia

Ketua MUI: Al-Qur’an yang Begitu Terhormat Kok Disebut Alat Kebohongan

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH. Ma'ruf Amin menyampaikan bahwa perkataan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama yang menyinggung Surat Al-Maidah tidak bisa dibenarkan .

Selasa, 31/01/2017 13:30 1

Amerika

PBB: Kebijakan Donald Trump Nyalakan Tanda Bahaya bagi Pengungsi

Grandi menambahkan, orang-orang dan keluarga yang dirujuk oleh UNHCR kepada pemerintah AS untuk difasilitasi adalah kelompok yang paling rentan - seperti mereka yang memerlukan bantuan medis mendesak, korban penyiksaan, dan perempuan dan anak perempuan berisiko. "Rumah-rumah baru yang disediakan oleh negara (AS, red) dapat menyelam

Selasa, 31/01/2017 13:16 0

Yaman

Pemberontak Syiah Hutsi Serang Kapal Perang Saudi, 2 Awak Tewas

Kapal perang Arab Saudi diserang saat tengah melakukan patroli di wilayah barat pelabuhan Hudaida, Yaman

Selasa, 31/01/2017 12:57 0

Amerika

Trump Telepon Raja Saudi Bahas IM

Presiden baru Amerika Serikat, Donald Trump, dan koleganya Raja Salman bin Abdul Aziz menggelar pembicaraan melalui sambungan telepon membahas beberapa permasalahan.

Selasa, 31/01/2017 11:00 0