... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Militer Rezim Serbu Front Pertahanan Jaisyul Islam di Pedesaan Damaskus

KIBLAT.NET, Damaskus – Militer Suriah dan milisi pendukungnya menyerbu front-front pertahanan faksi Jaisyul Islam di Ghautah Timur, Pedesaan Damaskus, pada Senin (30/01). Perkambangan ini terjadi setelah militer rezim berhasil mengeluarkan oposisi dari Wadi Barada setelah diblokade selama 40 hari.

Melalui halaman resmi, faksi yang hadir dalam Negosiasi Astana itu melaporkan militer rezim menyerbu empat front pertahanan di utara dan timur Ghautah. Pejuang penjaga perbatasan terlibat pertempuran sengit di Jalan Internasional Damaskus-Homs di sisi utara dan front Midaghani, Harmaza dan Al-Bahariyah di sisi timur.

Jaisyul Islam menduga, serangan serentak di empat front itu sebagai upaya untuk membuyakar konsentrasi pejuang penjaga perbatasan.

Aktivis Suriah, Ala’udin Al-Kurdy, melaporkan bahwa militer rezim menggunakan berbagai jenis mortir untuk membombardir front pertahanan Jaisyul Islam di daerah Harmaza. Akan tetapi, pergerakan darat pasukan rezim terhenti setelah sejumlah ranjau yang dipasang membuyarkan barisan mereka.

Sementara itu, portal enabbaladi.com melansir dari pernyataan Jaisyul Islam bahwa militer menembakkan gas beracun di front Midaghani. Namun faksi yang berbasis di Pedesaan Damaskus itu tidak memberi rincian lebih lanjut.

Jaisyul Islam mengumumkan, upaya militer menyusup dari dua front itu berhasil digagalkan. Di sisi lain, mereka membalas dua kegagalan itu dengan membombardir front pertahanan di Jalan Internasional Damaskus-Homs.

Militer rezim dan milisi pendukungnya berupaya membersihkan wilayah Ghautah yang merupakan daerah pertanian dari keberadaan pejuang oposisi. Bulan lalu, mereka berhasil merebut sejumlah kota dan bukit strategis di sekitar Ghautah Timur.

BACA JUGA  Bom Lukai Tiga Polisi Militer Rusia Saat Patroli di Kobani, Suriah

Sebelumnya, rezim Assad merebut kota sumber air Wadi Barada di Pedesaan Damaskus setelah pejuang oposisi dievakuasi. Rezim kembali mengulang strategi di Aleppo untuk merebut kota tersebut.

Dengan jatuhnya Wadi Barada, Ghautah menjadi satu-satunya wilayah yang dikontrol oposisi di sekitar ibukota Damaskus. Penyerbuan terakhir tersebut membuat sejumlah aktivis Ghautah khawatir rezim akan meningkatkan serangan dan mengulang strategi Aleppo untuk merebut wilayah pertanian itu.

Perlu dicatat, Jaisyul Islam merupakan faksi inti yang mewakili oposisi bersenjata dalam Negosiasi Astana. Sampai saat ini belum ada perubahan sikap dari Jaisyul Islam soal Kesepakatan Astana meksi militer Suriah melakukan pelanggaran gencatan.

Reporter: Sulhi El-Izzi
Sumber: enabbaladi.com, jaishalislam.org

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Habib Rizieq Dijadikan Tersangka, #UmatIslamSiaga1 Jadi Trending Topik

Polda Jabar menetapkan Habib Rizieq Shihab sebagai tersangka. Oleh penyidik, status saksi terlapor Imam Besar FPI itu dinaikkan setelah gelar perkara ketiga pada Senin (30/01).

Selasa, 31/01/2017 06:39 0

Indonesia

Dianggap Rebut Lahan Masyarakat, Begini Tanggapan Dirut PT PKU

PT Perkebunan Kaltim Utama 1 (PT PKU) membantah telah merebut lahan warga tiga kecamatan di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Selasa, 31/01/2017 05:17 0

Video Kajian

Syaikh Abdullah Azzam, Bapak Jihad Modern [Ust. Muhaimin Yahya]

KIBLAT.NET – Berbicara tentang jihad, pasti kita sudah tak asing lagi dengan nama Syekh Abdullah...

Senin, 30/01/2017 18:52 0

Indonesia

WALHI: Perkebunan Luhut di Kaltim Gunakan Sistem Pecah Belah

Fatilda Hasibuan, aktivis dari Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) mengatakan, dalam pendirian perkebunan PT Perkebunan Kaltim Utama (PT PKU) di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur menggunakan sistem pecah belah masyarakat.

Senin, 30/01/2017 17:16 0

Indonesia

Petani Kaltim: Perusahaan Milik Luhut Kuasai Lahan Penghidupan Petani Secara Sepihak

Perwakilan Petani Kalimantan Timur, Akmal Rabbany mengatakan, perusahaan sawit yang diduga milik Luhut Binsar Pandjaitan di Kalimantan Timur telah merampas lahan milik petani setempat.

Senin, 30/01/2017 16:42 0

Indonesia

Besok, Ketua MUI Akan Bersaksi dalam Persidangan Ahok

"Saksi fakta dari Kepulauan Seribu tiga orang, saksi pelapor satu, Ibnu Baskoro dan saksi ketua MUI, KH. Ma'ruf Amin," katanya saat dihubungi Kiblat.net pada Senin (30/01).

Senin, 30/01/2017 16:13 0

Konsultasi

Hukum Membaca Al-Quran dari Gadget Bagi Wanita Haid

Dari fatwa di atas, dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan hukum antara mushaf dan Al-Quran yang ada di gadget. Perbedaan tersebut menghasilkan perbedaan hukum. Membaca mushaf harus dengan thoharoh, sementara membaca Al-Quran di gadget tidak harus disyaratkan thoharoh. Wallahu a’lam bissowab

Senin, 30/01/2017 12:07 2

Indonesia

Ditantang Duel, Jagoan GMBI Pemakan Paku Minta Maaf kepada Jawara Bekasi

Muncul video jagoan GMBI pemakan paku minta maaf kepada jawara Bekasi pembela ulama, Damin Sada

Ahad, 29/01/2017 22:18 0

Profil

Jihad Media ETIM dan Kiprahnya di Bumi Syam

Menyoal jihad media, syaikh Abu Bashir Al-Wuhaisyi –rahimahullah- pernah memberikan nasehat kepada Samir Zafar Khan –rahimahullah-, salah seorang staf media Inspire Magz (majalah online berbahasa Inggris milik AQAP (Al-Qa’idah in Arabian Peninsula)) bahwa "Pekerjaan media adalah setengah dari jihad.”

Ahad, 29/01/2017 16:08 0

Indonesia

Putra Patrialis: Bapak Bukan Orang yang Mengambil Keuntungan dari Jabatannya

KIBLAT.NET, Jakarta- Anak kedua Patrialis Akbar, Adil Supatra Akbar menegaskan bahwa ayahnya tidak bersalah soal...

Ahad, 29/01/2017 11:08 0

Close