... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Di Aleppo, Jet Tempur Rusia Tewaskan Seorang Ibu dan Enam Anaknya

Foto: Anak yang tewas bersama ibunya di Aleppo

KIBLAT.NET, Aleppo – Jet-jet tempur Rusia melakukan serangan di pedesaan Aleppo barat pada Senin sore (30/01). Tujuh warga sipil dalam satu keluarga dilaporkan tewas dalam serangan itu.

“Bom vakum Rusia yang menargetkan kampung al-Muhandeseen di pedesaan Aleppo, menewaskan seorang ibu dan enam anak-anaknya,” kata laporan dari situs Orient News.

Orient mendapatkan foto-foto korban yang tewas dalam serangan Rusia tersebut. Namun tidak dibeberkan karena kondisi korban yang mengerikan. Serangan udara Rusia juga menargetkan lingkungan al-Rashedeen di pedesaan Aleppo barat.

Di tempat terpisah, jet-jet tempur Assad juga melakukan serangan udara di kota al-Rastan, pedesaan Homs utara. Bom vakum yang dijatuhkan menewaskan dua warga sipil dan melukai beberapa warga lainnya.

Dua serangan udara juga menghantam desa Deir Fool. Namun, tidak ada laporan korban. Serangan udara Rusia dan Assad ini dilakukan di saat gencatan senjata diberlakukan di Suriah yang dimulai pada Kamis 29 Desember 2016.

Reporter: Ibas Fuadi
Sumber: Orient News

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

TB Hasanudin: Kebijakan Pelarangan Muslim Langgar Konvensi Internasional

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin mengungkapkan kebijakan Donald Trump dalam pembatasan kedatangan pengungsi adalah tindakan yang melanggar konvensi internasional.

Selasa, 31/01/2017 15:41 0

Indonesia

MUI Membahas Ucapan Ahok, Bukan Tafsir Al-Maidah

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH. Ma'ruf Amin menjadi saksi fakta dalam persidangan kasus penodaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Selasa, 31/01/2017 14:20 0

Indonesia

API Jabar Sayangkan Penetapan Tersangka Habib Rizieq

Koordinator Aliansi Pergerakan Islam (API) Jabar, Ustadz Asep Syarifudin menyampaikan rasa kekecewaanya pada Polda Jabar atas penetapan tersangka yang ditetapkan kepada Imam Besar Habib Rizieq Shihab, pada aksi kawal sidang Ahok, Selasa (31/01) di depan Gedung Kementan.

Selasa, 31/01/2017 13:48 0

Indonesia

Ketua MUI: Al-Qur’an yang Begitu Terhormat Kok Disebut Alat Kebohongan

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH. Ma'ruf Amin menyampaikan bahwa perkataan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama yang menyinggung Surat Al-Maidah tidak bisa dibenarkan .

Selasa, 31/01/2017 13:30 1

Indonesia

Proses Hukum Munarman di Bali, Advokat: Itu Preseden Buruk

Anggota Tim Advokasi GNPF MUI, Nasrullah Nasution membenarkan bahwa Juru Bicara FPI, Munarman, diperiksa oleh Polda Bali.

Selasa, 31/01/2017 10:59 0

Indonesia

WALHI: Perusahaan Luhut Rampas Tanah Warga dan Cemari Lingkungan

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) menilai, dua perusahaan milik Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan, melakukan perampasan tanah warga dan pencemaran lingkungan.

Selasa, 31/01/2017 10:25 0

Indonesia

Habib Rizieq Dijadikan Tersangka, #UmatIslamSiaga1 Jadi Trending Topik

Polda Jabar menetapkan Habib Rizieq Shihab sebagai tersangka. Oleh penyidik, status saksi terlapor Imam Besar FPI itu dinaikkan setelah gelar perkara ketiga pada Senin (30/01).

Selasa, 31/01/2017 06:39 0

Indonesia

Dianggap Rebut Lahan Masyarakat, Begini Tanggapan Dirut PT PKU

PT Perkebunan Kaltim Utama 1 (PT PKU) membantah telah merebut lahan warga tiga kecamatan di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Selasa, 31/01/2017 05:17 0

Video Kajian

Syaikh Abdullah Azzam, Bapak Jihad Modern [Ust. Muhaimin Yahya]

KIBLAT.NET – Berbicara tentang jihad, pasti kita sudah tak asing lagi dengan nama Syekh Abdullah...

Senin, 30/01/2017 18:52 0

Indonesia

WALHI: Perkebunan Luhut di Kaltim Gunakan Sistem Pecah Belah

Fatilda Hasibuan, aktivis dari Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) mengatakan, dalam pendirian perkebunan PT Perkebunan Kaltim Utama (PT PKU) di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur menggunakan sistem pecah belah masyarakat.

Senin, 30/01/2017 17:16 0

Close