... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Besok, Ketua MUI Akan Bersaksi dalam Persidangan Ahok

Foto: Ketua MUI, KH Ma'ruf Amin

KIBLAT.NET, Jakarta – Koordinator Tim Advokat GNPF MUI, Nasrullah Nasution mengungkapkan pada sidang kedelapan Ahok yang digelar Selasa besok (31/01), akan diperiksa lima orang saksi. Salah satu saksi yang akan diperiksa adalah Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH. Ma’ruf Amin.

“Saksi fakta dari Kepulauan Seribu tiga orang, saksi pelapor satu, Ibnu Baskoro dan saksi ketua MUI, KH. Ma’ruf Amin,” katanya saat dihubungi Kiblat.net pada Senin (30/01).

Nasrullah juga mengatakan bahwa dalam sidang kali ini, Kyai Ma’ruf akan dimintai keterangan soal sikap keagamaan terkait penodaan agama yang dilakukan Ahok di Pulau Seribu.

“Ketua MUI yang mengeluarkan pandangan keagamaan,” jelasnya.

Lebih lanjut ia optimis, bahwa saksi-saksi yang diperiksa, terlebih saksi fakta, akan mampu menguatkan dakwaan adanya penodaan agama oleh calon petahana Gubernur DKI itu.

Reporter: Taufiq Ishak
Editor: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Amerika

Serangan Teror di Masjid Quebec Kanada, 6 Orang Tewas

Sedikitnya enam orang tewas dalam penembakan brutal di sebuah masjid di Kota Quebec. Orang-orang bersenjata menembaki sekitar 40 jamaah yang melaksanakan ibadah shalat Isya' di dalam Pusat Kebudayaan Islam Kota Quebec, hari Ahad pukul 8 waktu setempat (01:00 GMT).

Senin, 30/01/2017 15:09 0

Yaman

AQAP Konfirmasi Gugurnya Abdulraouf al-Dhahab di Al-Bayda

Gerakan Al-Qaidah di Yaman (AQAP) mengonfirmasi gugurnya Abdulraouf al-Dhahab bersama dengan beberapa pejuang lainnya di distrik Yakla, provinsi al-Bayda.

Senin, 30/01/2017 14:15 0

Amerika

Ini yang Harus Anda Ketahui Tentang Kebijakan Pelarangan Muslim di AS

Pada 27 Januari 2016, Presiden AS Donald Trump memenuhi janjinya untuk menandatangani perintah ekskutif (executive order) tentang pelarangan Muslim. Ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui terkait kebijakan pelarangan Muslim. Kiblatnet meringkas tulisan ini laman The Telegraph.

Senin, 30/01/2017 14:11 0

Amerika

Saat Ini, Amerika Posisikan Islam Seperti Katolik 100 Tahun Lalu

Sekitar satu abad lalu, jutaan orang Amerika khawatir anggota kelompok keagamaan ikut menumpuk senjata untuk sebuah agenda rahasia, yaitu rencana pengambilalihan negaranya.

Senin, 30/01/2017 13:40 0

Yaman

Putri Syaikh Anwar Al-Awlaki Terbunuh oleh Operasi Pasukan Khusus AS

Putri ideolog al-Qaidah Anwar al-Awlaki terbunuh oleh operasi pasukan khusus AS di kampungnya pada Ahad (29/01).

Senin, 30/01/2017 12:59 0

Konsultasi

Hukum Membaca Al-Quran dari Gadget Bagi Wanita Haid

Dari fatwa di atas, dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan hukum antara mushaf dan Al-Quran yang ada di gadget. Perbedaan tersebut menghasilkan perbedaan hukum. Membaca mushaf harus dengan thoharoh, sementara membaca Al-Quran di gadget tidak harus disyaratkan thoharoh. Wallahu a’lam bissowab

Senin, 30/01/2017 12:07 2

Afrika

Al-Syabab Hukum Mati Tiga Agen Intelijen Lokal dan Asing

Sehari setelah melancarkan serangan mematikan ke sebuah hotel terkenal di ibukota Somalia Mogadishu, organisasi jihadis al-Syabaab mengumumkan, Ahad (29/01), bahwa Mahkamah Syariah mereka telah mengeksekusi tiga orang agen mata-mata musuh.

Senin, 30/01/2017 11:45 0

Wilayah Lain

Menlu Swiss Kritik Kebijakan Trump Soal Larangan Pergi ke Negara Muslim

Menlu Swiss menyatakan, perintah eksekutif Donald Trump terkait larangan perjalanan ke tujuh negara mayoritas Muslim merupakan bentuk diskriminatif yang melanggar hukum internasional.

Senin, 30/01/2017 11:33 0

Suriah

Sejumlah Petinggi Ahrar Melebur dengan Hai’ah Tahrir Al-Syam

Beberapa petinggi Gerakan Ahrar Al-Syam bergabung dengan persatuan kekuatan faksi pejuang Suriah Hai'at Tahrir Al-Syam (HTS), yang dideklarasikan pada 28 Januari lalu

Senin, 30/01/2017 10:41 0

Amerika

Trump Akan Bangun Kekuatan Militer Besar-Besaran

Selama kunjungan pertamanya ke markas Departemen Pertahanan di Pentagon pasca pelantikan menjadi presiden AS, Jumat (27/01), Donald Trump menandatangani sebuah perintah eksekutif dalam rangka mewujudkan yang ia gambarkan sebagai permulaan pembangunan kembali secara besar-besaran angkatan bersenjata

Senin, 30/01/2017 10:00 0

Close