... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

AQAP Konfirmasi Gugurnya Abdulraouf al-Dhahab di Al-Bayda

Foto: Kerusakan yang ditimbulkan operasi pasukan khusus AS di Provinsi Baidha, akhir Januari lalu

KIBLAT.NET, Sanaa – Gerakan Al-Qaidah di Yaman (AQAP) mengonfirmasi gugurnya Abdulraouf al-Dhahab bersama dengan beberapa pejuang lainnya di distrik Yakla, provinsi al-Bayda.

Melalui akun Telegram resminya, AQAP mengatakan kejadian itu berlangsung saat fajar, dimana baku tembak terjadi antara pasukan AS dengan pejuang.

Terkait penyerangan ini, seorang warga yang berbicara dengan syarat anonim membeberkan bahwa pesawat tak berawak AS sebelumnya membombardir rumah al-Dhahab.

“Operasi dimulai saat fajar, ketika sebuah pesawat tanpa awak mengebom rumah Abdulraouf al-Dhahab,” ungkapnya pada Ahad (29/01).

Pasca pemboman tersebut, sebuah helikopter mulai mendatangi lokasi dan menurunkan pasukan AS dan dilanjutkan dengan operasi penyergapan.

“Kemudian sebuah helikopter terbang dan menurunkan pasukan terjun payung di rumahnya dan membunuh semua orang yang ada di dalamnya,” jelasnya.

“Selanjutnya, para pejuang AQAP mulai melepaskan tembakan ke arah tentara AS yang meninggalkan lokasi, namun sebuah helikopter mulai membombardir mereka dan sejumlah rumah sehingga menyebabkan banyaknya korban,” tambahnya.

Mengenai hal ini, seorang petugas keamanan Yaman melaporkan bahwa masih ada beberapa jasad yang berada di bawah puing bangunan, selain masjid yang rusak akibat serangan. Tiga komandan AS juga mengalami luka-luka akibat pendaratan keras dalam operasi tersebut.

Perlu diketahui, AQAP dibentuk pada bulan Januari tahun 2009, yang merupakan peleburan antara al-Qaidah di Yaman dan Arab Saudi. Oleh Amerika, kelompok ini dituding sebagai cabang Al-Qaidah paling berbahaya di dunia.

BACA JUGA  Pemberontak Syiah Hutsi Umumkan Penunjukkan Dubes untuk Iran

Reporter: Dio Alifullah
Sumber: Middle East Eye

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Konsultasi

Hukum Membaca Al-Quran dari Gadget Bagi Wanita Haid

Dari fatwa di atas, dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan hukum antara mushaf dan Al-Quran yang ada di gadget. Perbedaan tersebut menghasilkan perbedaan hukum. Membaca mushaf harus dengan thoharoh, sementara membaca Al-Quran di gadget tidak harus disyaratkan thoharoh. Wallahu a’lam bissowab

Senin, 30/01/2017 12:07 2

Indonesia

Ditantang Duel, Jagoan GMBI Pemakan Paku Minta Maaf kepada Jawara Bekasi

Muncul video jagoan GMBI pemakan paku minta maaf kepada jawara Bekasi pembela ulama, Damin Sada

Ahad, 29/01/2017 22:18 0

Profil

Jihad Media ETIM dan Kiprahnya di Bumi Syam

Menyoal jihad media, syaikh Abu Bashir Al-Wuhaisyi –rahimahullah- pernah memberikan nasehat kepada Samir Zafar Khan –rahimahullah-, salah seorang staf media Inspire Magz (majalah online berbahasa Inggris milik AQAP (Al-Qa’idah in Arabian Peninsula)) bahwa "Pekerjaan media adalah setengah dari jihad.”

Ahad, 29/01/2017 16:08 0

Indonesia

Putra Patrialis: Bapak Bukan Orang yang Mengambil Keuntungan dari Jabatannya

KIBLAT.NET, Jakarta- Anak kedua Patrialis Akbar, Adil Supatra Akbar menegaskan bahwa ayahnya tidak bersalah soal...

Ahad, 29/01/2017 11:08 0

Indonesia

Supir Pribadi Patrialis: Bapak Mempunyai Akhlakul Karimah

KIBLAT.NET, Jakarta- Supir pribadi Patrialis Akbar, Slamet mengungkapkan bahwa majikannya memiliki sifat yang terpuji. Salah...

Ahad, 29/01/2017 10:55 0

Analisis

Enam Mitos Tentang Intelijen Keamanan Nasional Amerika

Koreksi atau sikap yang benar terhadap mitos-mitos tersebut penting dilakukan karena publik sudah terlanjur menaruh harapan yang tidak realistis terhadap produk-produk dan analisa intelijen. Harapan yang salah ini bisa merusak kredibilitas komunitas intelijen itu sendiri, dan akan mempengaruhi kemampuan mereka dalam menyelesaikan setiap misi.

Sabtu, 28/01/2017 14:34 0

Indonesia

Ada ‘Organisasi Tanpa Bentuk’ Hendak Memecah-belah Indonesia

Anggota Komisi III DPR RI, Nasir Djamil menyebutkan bahwa saat ini ada oknum tertentu yang ingin memecah-belah Indonesia. Ia menyebut hal ini dilakukan oleh 'organisasi tanpa bentuk'.

Jum'at, 27/01/2017 17:48 0

Video Kajian

Khutbah Jum’at: Belajar dari Haditsul Ifki

KIBLAT.NET – Hoax baru-baru kian merajalela. Hoax begitu mudah kita temukan di beranda media sosial...

Jum'at, 27/01/2017 13:54 0

Indonesia

Fakta Tak Terbantahkan, Pemuda Muhammadiyah Yakin Ahok Bersalah

Sekretaris Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Pedri Kasman mengatakan bahwa usai melihat jalannya sidang ketujuh Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Ia yakin calon petahana Gubernur DKI itu bersalah.

Jum'at, 27/01/2017 13:31 0

Indonesia

Gesekan Antar-Ormas Marak, Ini Saran Komisi III DPR RI

Anggota Komisi III DPR RI, Nasir Djamil menilai adanya konflik antar-ormas akhir-akhir ini karena adanya kesalahfahaman antara dua pihak.

Jum'at, 27/01/2017 07:29 0

Close