Pejuang Oposisi Suriah Tinggalkan Wadi Barada

KIBLAT.NET, Damaskus – Pejuang oposisi Suriah dilaporkan menarik diri dari Wadi Barada, Pedesaan Damaskus, setelah mencapai kesepakatan dengan rezim Assad.

Menanggapi berita ini, jubir gabungan dari organisasi sipil di Wadi Barada, Fuad Abu Khatab, mengatakan bahwa pihak yang masih ingin bertahan tidak akan beranjak pergi dari wilayah itu.

“Para anggota oposisi yang terluka dan warga sipil yang tidak setuju dengan kesepakatan itu akan dikirim ke Idlib besok,” katanya pada Sabtu (28/01).

“Mereka yang tidak ingin keluar dari Wadi Barada akan memilih untuk tetap tinggal setelah berbicara dengan rezim Assad,” tambahnya.

Menurut Abu Khatab, 1.500 warga akan meninggalkan daerah itu. Selain warga, pihak oposisi juga tengah mengerahkan pasukannya di sekitar lembah dan akan meninggalkan daerah itu dalam waktu 48 jam.

Sebelumnya, pasukan rezim Assad telah melancarkan serangan secara intensif ke lembah Wadi Barada.

Bahkan, rezim Assad yang didukung milisi Syiah Hizbullah telah memblokade lembah tersebut pada Juli 2016 guna mengambil alih kendali pasokan air di wilayah tersebut.

Wadi Barada sendiri hanya berjarak 16 kilometer dari Damaskus dan 12 kilometer dari Lebanon. Lembah ini juga mencakup Ain al-Fijah, pasokan air utama Damaskus.

Reporter: Dio Alifullah
Sumber: Anadolu Agency

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat