... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Pemimpin Hutsi Seru Pengikutnya untuk Bertempur Sampai Mati

Foto: Abdul Malik Al-Hutsi, pemimpin pemberontak Syiah Hutsi di Yaman.

KIBLAT.NET, Sanaa – Pemimpin kelompok pemberontak Syiah Hutsi, Abdul Malik Badrudin Al-Hutsi menuding Arab Saudi sebagai dalang ekskalasi militer di Yaman, untuk mencari muka di hadapan presiden baru AS, Donald Trump. Untuk itu, ia menyeru kepada pengikutnya untuk bertempur sampai titik darah penghabisan.

“Ada sebuah tahapan serius yang dibawa Trump di Amerika ke dunia internasional dengan orientasi tertentu. Oleh karena itu, para rezim Saudi berusaha untuk mengharapkan kepuasan lelaki itu (Trump) dan menghindari kegagalan di Yaman,” katanya dalam sebuah video yang dirilis channel resmi Hutsi.

Dia menjelaskan bahwa pasukan koalisi pimpinan Saudi, tengah fokus ke wilayah pantai dan beberapa wilayah di timur Sanaa. Ia pun menyerukan kepada para pengikutnya untuk tabah dan membulatkan tekad yang lebih besar, lebih dari sebelumnya untuk bergerak.

Dikutip dari Arabi21, Jum’at (27/01), Abdul Malik mengingatkan pengikutnya agar tidak mudah puas dan menghindari kemalasan saat ini. “Tidak ada penderitaan, ketidakadilan, penindasan dan penghinaan kecuali pasti ada nilainya,” ujarnya.

Di satu sesi video, Abdul Malik menyeru kepada pengikutnya untuk melakukan perlawanan sampai mati. “Hal itu lebih baik daripada hidup di bawah kendali musuh,” imbuhnya, sembari mengklaim akan membawa rakyat Yaman pada kebebesan, kemerdekaan dan keselamatan.

Pemberontak Syiah Hutsi mengambil ibukota Sanaa dan beberapa kota di Yaman pada September 2014 silam. Pertempuran terus meletus setelah pasukan pemerintah mencoba mengambil kembali wilayah-wilayah yang dikuasai Hutsi dengan dukungan milisi lokal dan koalisi Saudi. Dengan dukungan Iran, pemberontak berusaha mempertahankan wilayahnya.

BACA JUGA  Pemberontak Syiah Hutsi Umumkan Penunjukkan Dubes untuk Iran

Reporter: Ibas Fuadi
Sumber: Arabi21

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Ada ‘Organisasi Tanpa Bentuk’ Hendak Memecah-belah Indonesia

Anggota Komisi III DPR RI, Nasir Djamil menyebutkan bahwa saat ini ada oknum tertentu yang ingin memecah-belah Indonesia. Ia menyebut hal ini dilakukan oleh 'organisasi tanpa bentuk'.

Jum'at, 27/01/2017 17:48 0

Video Kajian

Khutbah Jum’at: Belajar dari Haditsul Ifki

KIBLAT.NET – Hoax baru-baru kian merajalela. Hoax begitu mudah kita temukan di beranda media sosial...

Jum'at, 27/01/2017 13:54 0

Indonesia

Fakta Tak Terbantahkan, Pemuda Muhammadiyah Yakin Ahok Bersalah

Sekretaris Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Pedri Kasman mengatakan bahwa usai melihat jalannya sidang ketujuh Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Ia yakin calon petahana Gubernur DKI itu bersalah.

Jum'at, 27/01/2017 13:31 0

Indonesia

Gesekan Antar-Ormas Marak, Ini Saran Komisi III DPR RI

Anggota Komisi III DPR RI, Nasir Djamil menilai adanya konflik antar-ormas akhir-akhir ini karena adanya kesalahfahaman antara dua pihak.

Jum'at, 27/01/2017 07:29 0

Indonesia

Tak Timbulkan Ancaman, Anggota DPR Minta Kasus Nurul Fahmi Dihentikan

"Tidak ada yang dirugikan dengan bendera itu, juga tidak menimbulkan ancaman yang nyata,"

Kamis, 26/01/2017 20:57 0

Indonesia

Iklan Rokok Dinilai Manipulatif

Ruang publik seharusnya digunakan untuk promosi yang memberikan dampak positif bagi masyarakat, dan tidak diisi dengan hal negatif seperti iklan rokok

Kamis, 26/01/2017 19:58 0

Indonesia

GIN: Nurul Fahmi Muliakan Bendera Merah Putih dengan Kalimat Tauhid

“Bagi umat Islam, kalimat yang paling mulia adalah kalimat tauhid"

Kamis, 26/01/2017 18:25 0

Artikel

Marahnya Rasulullah Ketika Nahi Mungkar Ditinggalkan

Setiap amal memiliki karakter dan konsekuensi yang berbeda. Tergantung pada amal yang dikerjakan. Ada yang harus mengorbankan waktu, harta, tenaga atau bahkan jiwa sekalipun. Adanya konsekuensi bukan berarti amal itu boleh ditinggalkan. Karena, salah satu tuntutan dalam beramal adalah siap untuk berkorban.

Kamis, 26/01/2017 16:30 0

Indonesia

Saksi Pelapor ke Pengacara Ahok: Bapak Mau Dinikahkan?

Ada yang menarik dari jalannya persidangan perkara penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok hari Selasa lalu.

Kamis, 26/01/2017 16:10 0

Rohah

Kejujuran Berujung Kesyahidan

Sang Arab Badui berkata,"Aku mengikutimu bukan untuk memperoleh seperti ini, tetapi agar aku terkena anak panah di sini -sambil mengisyaratkan ke lehernya- sehingga aku menemui ajalku dan masuk Jannah."

Kamis, 26/01/2017 15:30 0

Close