... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Pertempuran di Mosul Timur Kembali Memanas, 5200 Warga Mengungsi

Foto: Pengungsi Mosul

KIBLAT.NET, Mosul – Ribuan warga sipil Irak melarikan diri dari bagian timur Mosul ke sejumlah wilayah yang telah dibebaskan.

Iyad Rafiq petugas Bulan Sabit Merah (IRC) menyatakan pada Jum’at (27/01) bahwa sebanyak 5.200 warga yang melarikan dari Mosul timur karena pertempuran di wilayah tersebut.

“Sekitar 5.200 orang telah berangkat dari daerah Al-Khazir dan Kamp Hassan Shamp (timur dari Mosul) ke sejumlah kota yang sudah dibebaskan,” katanya.

Kembalinya pengungsi ke Mosul timur, kata dia, datang sebelum putaran baru operasi militer yang ditujukan untuk merebut Mosul barat dari kelompok Daulah.

Menanggapi hal ini, pihak IRC kabarnya telah meningkatkan upaya kemanusian dengan membagikan ratusan paket makanan ke wilayah tersebut.

“Tim IRC telah mendistribusikan lebih dari 800 paket makanan kepada penduduk distrik Al-Mithaq, timur Mosul,” ungkap Zaki Yakoub, direktur cabang IRC di provinsi Nineveh.

Sementara itu, Menteri imigrasi Irak Jassim al-Jaff memperkirakan bahwa akan ada 200.000 sampai 250.000 warga yang akan mengungsi dari Mosul Barat karena adanya pertempuran.

Mosul sendiri merrupakan kota yang bermuara di sungai Tigris, yang terletak 396 km dari utara ibukota Baghdad.

Pada tahun 2002 kota ini memiliki jumlah penduduk sebanyak 1.739.800 jiwa dan merupakan kota terbesar ketiga di Irak setelah Baghdad dan Basra.

Reporter: Dio Alifullah
Sumber: Anadolu Agency


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Ada ‘Organisasi Tanpa Bentuk’ Hendak Memecah-belah Indonesia

Anggota Komisi III DPR RI, Nasir Djamil menyebutkan bahwa saat ini ada oknum tertentu yang ingin memecah-belah Indonesia. Ia menyebut hal ini dilakukan oleh 'organisasi tanpa bentuk'.

Jum'at, 27/01/2017 17:48 0

Video Kajian

Khutbah Jum’at: Belajar dari Haditsul Ifki

KIBLAT.NET – Hoax baru-baru kian merajalela. Hoax begitu mudah kita temukan di beranda media sosial...

Jum'at, 27/01/2017 13:54 0

Indonesia

Fakta Tak Terbantahkan, Pemuda Muhammadiyah Yakin Ahok Bersalah

Sekretaris Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Pedri Kasman mengatakan bahwa usai melihat jalannya sidang ketujuh Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Ia yakin calon petahana Gubernur DKI itu bersalah.

Jum'at, 27/01/2017 13:31 0

Indonesia

Gesekan Antar-Ormas Marak, Ini Saran Komisi III DPR RI

Anggota Komisi III DPR RI, Nasir Djamil menilai adanya konflik antar-ormas akhir-akhir ini karena adanya kesalahfahaman antara dua pihak.

Jum'at, 27/01/2017 07:29 0

Indonesia

Tak Timbulkan Ancaman, Anggota DPR Minta Kasus Nurul Fahmi Dihentikan

"Tidak ada yang dirugikan dengan bendera itu, juga tidak menimbulkan ancaman yang nyata,"

Kamis, 26/01/2017 20:57 0

Indonesia

Iklan Rokok Dinilai Manipulatif

Ruang publik seharusnya digunakan untuk promosi yang memberikan dampak positif bagi masyarakat, dan tidak diisi dengan hal negatif seperti iklan rokok

Kamis, 26/01/2017 19:58 0

Indonesia

GIN: Nurul Fahmi Muliakan Bendera Merah Putih dengan Kalimat Tauhid

“Bagi umat Islam, kalimat yang paling mulia adalah kalimat tauhid"

Kamis, 26/01/2017 18:25 0

Artikel

Marahnya Rasulullah Ketika Nahi Mungkar Ditinggalkan

Setiap amal memiliki karakter dan konsekuensi yang berbeda. Tergantung pada amal yang dikerjakan. Ada yang harus mengorbankan waktu, harta, tenaga atau bahkan jiwa sekalipun. Adanya konsekuensi bukan berarti amal itu boleh ditinggalkan. Karena, salah satu tuntutan dalam beramal adalah siap untuk berkorban.

Kamis, 26/01/2017 16:30 0

Indonesia

Saksi Pelapor ke Pengacara Ahok: Bapak Mau Dinikahkan?

Ada yang menarik dari jalannya persidangan perkara penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok hari Selasa lalu.

Kamis, 26/01/2017 16:10 0

Rohah

Kejujuran Berujung Kesyahidan

Sang Arab Badui berkata,"Aku mengikutimu bukan untuk memperoleh seperti ini, tetapi agar aku terkena anak panah di sini -sambil mengisyaratkan ke lehernya- sehingga aku menemui ajalku dan masuk Jannah."

Kamis, 26/01/2017 15:30 0

Close