... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

PBB: Rezim Suriah Hadang Bantuan ke Wilayah Oposisi yang Terkepung

Foto: Sekretaris Jenderal PBB untuk Urusan Kemanusiaan, Stephen O'Brien,

KIBLAT.NET, Washington – Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) melaporkan bahwa rezim Assad menghalangi bantuan kemanusian ke wilayah-wilayah oposisi yang terkepung meski kesepakatan gencatan senjata tengah berlangsung.

“Rezim Suriah masih menghadang bantuan kemanusiaan ke wilayah-wilayah terkepung dan wilayah yang sulit di jangkau,” lapor Sekretaris Jenderal PBB untuk Urusan Kemanusiaan, Stephen O’Brien, Jumat (27/01).

Dalam rapat di Dewan Keamanan PBB, dia menunjukkan bahwa pelanggaran yang dilakukan rezim tersebut menyebabkan hanya 1% bantuan yang berhasil didistribusikan selama bulan kemarin.

O’Brien menyeru seluruh pejabat anggota Dewan Keamanan untuk menekan rezim Assad membuka akses ke wilayah-wilayah yang terkepung. Dia juga menyeru untuk menyalurkan lebih banyak bantuan untuk warga Suriah.

Sebelumnya, O’Brien mengatakan bahwa penderitaan yang dialami warga di dalam wilayah Suriah belum ada perkembangan. Kita harus mempercepat menyalurkan bantuan terhadap anak-anak dan wanita warga Suriah serta melindungi mereka.

PBB memperkirakan, kebutuhan dana bantuan kemanusiaan tahun ini mencapai 3,4 miliar dollar untuk membantu 13,5 juta pengungsi Suriah. Mayoritas mereka berada di kota-kota yang terkepung.

Gencatan senjata saat ini masih berlaku di Suriah meski rezim kerap melakukan pelanggaran. Turki, Rusia dan Iran menjadi penjamin gencatan tersebut. Oposisi sendiri menerima gencatan itu kendati operasi militer yang dilakukan rezim di Wadi Barada, Pedesaan Damaskus, berlanjut.

Reporter: Sulhi El-Izzi
Sumber: Al-Jazeera

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Ada ‘Organisasi Tanpa Bentuk’ Hendak Memecah-belah Indonesia

Anggota Komisi III DPR RI, Nasir Djamil menyebutkan bahwa saat ini ada oknum tertentu yang ingin memecah-belah Indonesia. Ia menyebut hal ini dilakukan oleh 'organisasi tanpa bentuk'.

Jum'at, 27/01/2017 17:48 0

Video Kajian

Khutbah Jum’at: Belajar dari Haditsul Ifki

KIBLAT.NET – Hoax baru-baru kian merajalela. Hoax begitu mudah kita temukan di beranda media sosial...

Jum'at, 27/01/2017 13:54 0

Indonesia

Fakta Tak Terbantahkan, Pemuda Muhammadiyah Yakin Ahok Bersalah

Sekretaris Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Pedri Kasman mengatakan bahwa usai melihat jalannya sidang ketujuh Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Ia yakin calon petahana Gubernur DKI itu bersalah.

Jum'at, 27/01/2017 13:31 0

Indonesia

Gesekan Antar-Ormas Marak, Ini Saran Komisi III DPR RI

Anggota Komisi III DPR RI, Nasir Djamil menilai adanya konflik antar-ormas akhir-akhir ini karena adanya kesalahfahaman antara dua pihak.

Jum'at, 27/01/2017 07:29 0

Indonesia

Tak Timbulkan Ancaman, Anggota DPR Minta Kasus Nurul Fahmi Dihentikan

"Tidak ada yang dirugikan dengan bendera itu, juga tidak menimbulkan ancaman yang nyata,"

Kamis, 26/01/2017 20:57 0

Indonesia

Iklan Rokok Dinilai Manipulatif

Ruang publik seharusnya digunakan untuk promosi yang memberikan dampak positif bagi masyarakat, dan tidak diisi dengan hal negatif seperti iklan rokok

Kamis, 26/01/2017 19:58 0

Indonesia

GIN: Nurul Fahmi Muliakan Bendera Merah Putih dengan Kalimat Tauhid

“Bagi umat Islam, kalimat yang paling mulia adalah kalimat tauhid"

Kamis, 26/01/2017 18:25 0

Artikel

Marahnya Rasulullah Ketika Nahi Mungkar Ditinggalkan

Setiap amal memiliki karakter dan konsekuensi yang berbeda. Tergantung pada amal yang dikerjakan. Ada yang harus mengorbankan waktu, harta, tenaga atau bahkan jiwa sekalipun. Adanya konsekuensi bukan berarti amal itu boleh ditinggalkan. Karena, salah satu tuntutan dalam beramal adalah siap untuk berkorban.

Kamis, 26/01/2017 16:30 0

Indonesia

Saksi Pelapor ke Pengacara Ahok: Bapak Mau Dinikahkan?

Ada yang menarik dari jalannya persidangan perkara penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok hari Selasa lalu.

Kamis, 26/01/2017 16:10 0

Rohah

Kejujuran Berujung Kesyahidan

Sang Arab Badui berkata,"Aku mengikutimu bukan untuk memperoleh seperti ini, tetapi agar aku terkena anak panah di sini -sambil mengisyaratkan ke lehernya- sehingga aku menemui ajalku dan masuk Jannah."

Kamis, 26/01/2017 15:30 0

Close