... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Ini Usulan Rusia di Astana untuk Masa Depan Suriah

Foto: Perundingan Suriah di Astana, Kazakhstan.

KIBLAT.NET, Qatar – Kantor berita Al-Jazeera berhasil mendapat salinan draft Rusia untuk proyek konstitusi Suriah baru. Moskow mengatakan bahwa draft ini telah dibagikan kepada delegasi oposisi dalam negosiasi Astana pekan lalu.

Dalam draft tersebut, seperti ditulis Al-Jazeera, Kamis (26/01), Rusia mengusulkan parlemen Suriah memiliki kekuasaan lebih tinggi daripada kekuasaan presiden, sehingga tidak boleh dibubarkan. Parlemen memiliki wewenang memutuskan isu-isu yang berkaitan dengan kepentingan negara lebih tinggi serta mengubah batas-batas negara Suriah.

Wartawan Al-Jazeera, Ra’id Faqih, menjelaskan bahwa draft tersebut terdiri dari 85 poin, yang mencakup seluruh permasalahan antara oposisi dan rezim Suriah termasuk hubungan daerah-daerah dengan pusat pemerintahan (Damaskus).

Dia menjelaskan, pada poin keenam membicarakan pengakuan keragaman ideologis. Tidak boleh membeda-bedakan antara satu ideologi dengan lainnya. Seluruh kelompok dan partai sama di mata hukum.

Dalam draft itu juga disinggung tentang peran pasukan bersenjata. Pasukan militer dibutuhkan untuk mengawasi masyarat dan menjaga kesatuan Suriah. Tidak dibolehkan menggunakannya untuk mengusir warga dan mereka tidak boleh masuk ke politik.

Bahasa Arab dan Kurdi bernilai sama di depan pemerintahan. Seluruh hal yang memicu perbedaan RAS dan suku harus dihilangkan.

Menurut Faqih, Rusia telah menyerahkan draft ini kepada delegasi-delegasi di Astana akan tetapi oposisi menolak membahas hal itu kecuali gencatan senjata benar-benar teralisasi dan tidak ada lagi pelanggaran.

BACA JUGA  Korea Utara Dilanda Topan, Lima Orang Dilaporkan Tewas

Dia menjelaskan bahwa draft usulan Rusia itu banyak mengandung poin-poin yang berupaya menenangkan pihak oposisi Suriah untuk bersedia mendiskusikannya.

Reporter: Sulhi El-Izzi
Sumber: Al-Jazeera

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Gesekan Antar-Ormas Marak, Ini Saran Komisi III DPR RI

Anggota Komisi III DPR RI, Nasir Djamil menilai adanya konflik antar-ormas akhir-akhir ini karena adanya kesalahfahaman antara dua pihak.

Jum'at, 27/01/2017 07:29 0

Indonesia

Tak Timbulkan Ancaman, Anggota DPR Minta Kasus Nurul Fahmi Dihentikan

"Tidak ada yang dirugikan dengan bendera itu, juga tidak menimbulkan ancaman yang nyata,"

Kamis, 26/01/2017 20:57 0

Indonesia

Iklan Rokok Dinilai Manipulatif

Ruang publik seharusnya digunakan untuk promosi yang memberikan dampak positif bagi masyarakat, dan tidak diisi dengan hal negatif seperti iklan rokok

Kamis, 26/01/2017 19:58 0

Indonesia

GIN: Nurul Fahmi Muliakan Bendera Merah Putih dengan Kalimat Tauhid

“Bagi umat Islam, kalimat yang paling mulia adalah kalimat tauhid"

Kamis, 26/01/2017 18:25 0

Artikel

Marahnya Rasulullah Ketika Nahi Mungkar Ditinggalkan

Setiap amal memiliki karakter dan konsekuensi yang berbeda. Tergantung pada amal yang dikerjakan. Ada yang harus mengorbankan waktu, harta, tenaga atau bahkan jiwa sekalipun. Adanya konsekuensi bukan berarti amal itu boleh ditinggalkan. Karena, salah satu tuntutan dalam beramal adalah siap untuk berkorban.

Kamis, 26/01/2017 16:30 0

Indonesia

Saksi Pelapor ke Pengacara Ahok: Bapak Mau Dinikahkan?

Ada yang menarik dari jalannya persidangan perkara penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok hari Selasa lalu.

Kamis, 26/01/2017 16:10 0

Rohah

Kejujuran Berujung Kesyahidan

Sang Arab Badui berkata,"Aku mengikutimu bukan untuk memperoleh seperti ini, tetapi agar aku terkena anak panah di sini -sambil mengisyaratkan ke lehernya- sehingga aku menemui ajalku dan masuk Jannah."

Kamis, 26/01/2017 15:30 0

Indonesia

Jawara Bekasi: Tantangan Duel dengan GMBI untuk Nasehat Sesama Muslim

Koordinator Jawara Bekasi, Damin Sada mengatakan bahwa tantangan duel terbuka dengan Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) sebagai bentuk nasehat sesama Muslim.

Kamis, 26/01/2017 14:14 0

Indonesia

Bela Agama dan Negara, Laskar Kiai Noer Alie Segera Dideklarasikan

"Makanya kita akan adakan Laskar Kyai Noer Alie, dan itulah yang menjadi kita berwibawa. FPI kan sudah sekian lama, karena dia sudah punya laskar yang sudah siap. Kita pun akan siapkan laskar untuk memelihara kegiatan-kegiatan kita," tukas Ketua MUI Kabupaten Bekasi ini.

Kamis, 26/01/2017 12:00 0

Indonesia

Kriminalisasi Kalimat Tauhid, FPI Babelan: Pemerintah Lagi Khawatir dengan Ummat Islam

Ketua DPC FPI Babelan, Ustadz Aang Kunaefi mempertanyakan mengapa kalimat tauhid yang ditulis di bendera merah putih dipermasalahkan. Karena banyak juga fans grup musik yang mencantumkan nama grup band di bendera merah putih.

Kamis, 26/01/2017 11:10 0

Close