... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Fakta Tak Terbantahkan, Pemuda Muhammadiyah Yakin Ahok Bersalah

Foto: Sekretaris PP Pemuda Muhammadiyah Pedri Kasman

KIBLAT.NET, Jakarta – Sekretaris Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Pedri Kasman mengatakan bahwa usai melihat jalannya sidang ketujuh Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Ia yakin calon petahana Gubernur DKI itu bersalah.

“Fakta persidangan sudah tidak terbantahkan. Saksi-saksi di persidangan membenarkan bahwa Ahok pada tanggal 27 September 2016 memberikan pidato yang salah satu pernyataannya menodai Al Qur’an Surat Al Maidah 51,” kata Pedri kepada Kiblat.net melalui rilisnya pada Kamis (26/01).

“Termasuk saksi fakta yang dihadirkan di persidangan terakhir hari Selasa lalu. Maka semakin diyakini Ahok diputuskan bersalah,” sambungnya.

Ia juga menyampaikan bahwa hasil uji forensik oleh Puslabfor Mabes Polri yang disampaikan ketika gelar perkara jelas menyebutkan bahwa video itu asli, tanpa editan sedikitpun.

“Ahok dan penasehat hukumnya hampir tak pernah membantah fakta dan kalimat yang dia ucapkan itu,” ungkapnya.

Selama persidangan dengan agenda pemeriksaan saksi, lanjut Pedri, Ahok dan penasehat hukumnya lebih banyak berkutat pada pertanyaan yang tidak terkait perkara. Misalnya, masalah pribadi saksi, soal administrasi pelaporan, soal salah tulis di laporan, masalah Pilkada dan masalah-masalah sepele lainnya.

“Bahkan lucunya di sidang kemaren ada penasehat hukum Ahok yang menanyakan soal sepatu saksi yaitu Iman Sudirman pelapor dari Palu. Makin tidak substanstif, keluar jauh dari pokok perkara,” ucapnya

Menurutnya, hal ini menunjukkan bahwa pihak Ahok sudah tidak fokus mematahkan isi surat dakwaan yang sesungguhnya menjadi pokok dalam perkara pidana ini.

BACA JUGA  Ratusan Gempa Susulan Dirasakan Warga Maluku

Reporter: Taufiq Ishak
Editor: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Amerika

Pemerintahan Trump Bahas Klasifikasikan IM ke Daftar “Teroris”

Pemerintah Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat ini tengah membahas memasukkan Gerakan Ikhanul Muslimin (IM) ke daftar gerakan "teroris" AS. Belum diketahui sampai kapan pembahasan itu selesai.

Jum'at, 27/01/2017 10:10 0

Wilayah Lain

Ini Usulan Rusia di Astana untuk Masa Depan Suriah

Kantor berita Al-Jazeera berhasil mendapat salinan draft Rusia untuk proyek konstitusi Suriah baru.

Jum'at, 27/01/2017 08:45 0

Afghanistan

Rilis Video Baru, Taliban Tegaskan Akan Mendirikan Negara Islam

Dalam satu rilis video Taliban yang mempromosikan kamp pelatihan mereka, yaitu Muaskar Al-Faruq, Taliban mengatakan bahwa pada akhirnya tujuan jihad mereka adalah mendirikan sebuah Negara Islam di muka bumi

Jum'at, 27/01/2017 08:03 0

Iran

Iran Menolak Menarik Diri dari Suriah

Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Gabri Hussain Ansari, Rabu (25/01), menegaskan bahwa negeranya tidak akan mempertimbangkan tuntuan oposisi Suriah untuk menarik pasukan Iran dari Suriah. Bahkan, ia menggambarkan tuntutan itu "lemah dan rendah".

Kamis, 26/01/2017 20:45 0

Amerika

Trump Akan Bangun Zona Aman di Suriah

Presiden Amerika Serikat Donal Trump dilaporkan telah menginstruksikan jajarannya untuk menyiapkan langkah-langkah membangun zona aman di wilayah Suriah. Di sisi lain, Rusia mengaku belum dimintai pendapat terkait langkah presiden yang baru dilantik itu.

Kamis, 26/01/2017 19:01 0

Arab Saudi

Nasehat Syaikh Salman al-Audah tentang Kematian dan Cinta Keluarga

Beberapa hari menjelang dirundung duka, syaikh Salman Al-Audah sempat berbicara soal mencintai keluarga dan kematian melalui video yang diunggah di media sosial.

Kamis, 26/01/2017 17:42 0

Suriah

Pasca Negosiasi Astana, Rezim Assad Serbu Wilayah Oposisi di Pedesaan Damaskus

Pasca negosiasi Astana yang menghasilkan gencatan senjata di seluruh wilayah Suriah, militer rezim Assad pada Kamis pagi (26/01) menyerbu wilayah oposisi di daerah Jaubar, timur Damaskus.

Kamis, 26/01/2017 17:16 0

Timur Tengah

Kuwait Hukum Mati 7 Orang, Salah Satunya Keluarga Kerajaan

Pihak berwenang Kuwait pada Rabu (25/01), mengeksekusi tujuh orang yang dihukum atas berbagai kasus kriminal. Demikian kata pejabat kejaksaan sebagaimana dilansir Kuwait News Agency (KUNA).

Kamis, 26/01/2017 17:07 0

Artikel

Marahnya Rasulullah Ketika Nahi Mungkar Ditinggalkan

Setiap amal memiliki karakter dan konsekuensi yang berbeda. Tergantung pada amal yang dikerjakan. Ada yang harus mengorbankan waktu, harta, tenaga atau bahkan jiwa sekalipun. Adanya konsekuensi bukan berarti amal itu boleh ditinggalkan. Karena, salah satu tuntutan dalam beramal adalah siap untuk berkorban.

Kamis, 26/01/2017 16:30 0

Rohah

Kejujuran Berujung Kesyahidan

Sang Arab Badui berkata,"Aku mengikutimu bukan untuk memperoleh seperti ini, tetapi agar aku terkena anak panah di sini -sambil mengisyaratkan ke lehernya- sehingga aku menemui ajalku dan masuk Jannah."

Kamis, 26/01/2017 15:30 0

Close