... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Bom Mobil Meledak di Tripoli, Pelaku Diduga Loyalis Haftar

Foto: Mobil yang digunakan pelaku pemboman di ibukota Tripoli

KIBLAT.NET, Tripoli – Sebuah unit kontraterorisme di ibukota Libya, Tripoli, mengatakan, serangan bom mobil pada Sabtu lalu di dekat kedutaan Italia dilakukan oleh Libyan National Army (LNA) yang dipimpin Khalifa Haftar.

Haftar baru-baru ini membuat aliansi dengan Rusia, untuk memperoleh pasokan persenjataan meskipun larangan internasional atas ekspor senjata ke Libya masih berlaku.

Bom mobil yang meledak di Tripoli itu, berjarak sekitar 350 meter dari kantor kedutaan, yang baru-baru ini telah dibuka kembali. Mayat dua pria ditemukan dari puing-puing mobil.

“Aksi teroris ini adalah hasil dari konflik politik antara timur (Tobruk) dan barat (Tripoli),” kata unit pasukan khusus itu dalam sebuah pernyataan, Rabu malam (25/01) lalu bahwa sinyalemen digelar Tentara Nasional Libya (LNA) bertanggung jawab.

“Mereka yang tewas berusaha untuk menargetkan kedutaan, tetapi dapat dicegah saat mereka akan memarkirkan mobil di dinding kompleks tersebut,” imbuhnya.

Menurut penyelidikan unit khusus tersebut, para pelaku aksi teroris masih belum diketahui secara jelas, apakah sebuah tindakan individu atau atas perintah Haftar yang memimpin Operasi Dignity. Selain dua pelaku yang tewas, unit menyebut masih ada seorang pelaku yang masih buron.

Libya sendiri telah mengalami konflik sejak tewasnya pemimpin lama Muammar Gaddafi pada 2011. Pertempuran memanas pada 2014, sehingga memisahkan dua pemerintahan; timur dan barat. Pemerintahan timur berbasis di Tobruk, sedangkan pemerintahan barat berbasis di Tripoli. Terkait aksi bom ini, para pejabat di kota Tobruk belum menanggapi.

BACA JUGA  Uni Afrika Cabut Penangguhan Keanggotaan Sudan

Reporter: Ibas Fuadi
Sumber: Middle East Monitor

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video Kajian

Khutbah Jum’at: Belajar dari Haditsul Ifki

KIBLAT.NET – Hoax baru-baru kian merajalela. Hoax begitu mudah kita temukan di beranda media sosial...

Jum'at, 27/01/2017 13:54 0

Indonesia

Fakta Tak Terbantahkan, Pemuda Muhammadiyah Yakin Ahok Bersalah

Sekretaris Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Pedri Kasman mengatakan bahwa usai melihat jalannya sidang ketujuh Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Ia yakin calon petahana Gubernur DKI itu bersalah.

Jum'at, 27/01/2017 13:31 0

Indonesia

Gesekan Antar-Ormas Marak, Ini Saran Komisi III DPR RI

Anggota Komisi III DPR RI, Nasir Djamil menilai adanya konflik antar-ormas akhir-akhir ini karena adanya kesalahfahaman antara dua pihak.

Jum'at, 27/01/2017 07:29 0

Indonesia

Tak Timbulkan Ancaman, Anggota DPR Minta Kasus Nurul Fahmi Dihentikan

"Tidak ada yang dirugikan dengan bendera itu, juga tidak menimbulkan ancaman yang nyata,"

Kamis, 26/01/2017 20:57 0

Indonesia

Iklan Rokok Dinilai Manipulatif

Ruang publik seharusnya digunakan untuk promosi yang memberikan dampak positif bagi masyarakat, dan tidak diisi dengan hal negatif seperti iklan rokok

Kamis, 26/01/2017 19:58 0

Indonesia

GIN: Nurul Fahmi Muliakan Bendera Merah Putih dengan Kalimat Tauhid

“Bagi umat Islam, kalimat yang paling mulia adalah kalimat tauhid"

Kamis, 26/01/2017 18:25 0

Artikel

Marahnya Rasulullah Ketika Nahi Mungkar Ditinggalkan

Setiap amal memiliki karakter dan konsekuensi yang berbeda. Tergantung pada amal yang dikerjakan. Ada yang harus mengorbankan waktu, harta, tenaga atau bahkan jiwa sekalipun. Adanya konsekuensi bukan berarti amal itu boleh ditinggalkan. Karena, salah satu tuntutan dalam beramal adalah siap untuk berkorban.

Kamis, 26/01/2017 16:30 0

Indonesia

Saksi Pelapor ke Pengacara Ahok: Bapak Mau Dinikahkan?

Ada yang menarik dari jalannya persidangan perkara penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok hari Selasa lalu.

Kamis, 26/01/2017 16:10 0

Rohah

Kejujuran Berujung Kesyahidan

Sang Arab Badui berkata,"Aku mengikutimu bukan untuk memperoleh seperti ini, tetapi agar aku terkena anak panah di sini -sambil mengisyaratkan ke lehernya- sehingga aku menemui ajalku dan masuk Jannah."

Kamis, 26/01/2017 15:30 0

Indonesia

Jawara Bekasi: Tantangan Duel dengan GMBI untuk Nasehat Sesama Muslim

Koordinator Jawara Bekasi, Damin Sada mengatakan bahwa tantangan duel terbuka dengan Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) sebagai bentuk nasehat sesama Muslim.

Kamis, 26/01/2017 14:14 0

Close