... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Trump Akan Bangun Zona Aman di Suriah

Foto: Donald Trump dalam pidato pelantikan presiden, Jum'at (20/01)

KIBLAT.NET, Washington – Presiden Amerika Serikat Donal Trump dilaporkan telah menginstruksikan jajarannya untuk menyiapkan langkah-langkah membangun zona aman di wilayah Suriah. Di sisi lain, Rusia mengaku belum dimintai pendapat terkait langkah presiden yang baru dilantik itu.

Harian AS, Wall Street Journal, Rabu (25/01), seperti dilansir Arabi21.com, menurunkan laporan bahwa Trump telah membuka jalan untuk mengintervensi Suriah dengan mengeluarkan instruksi kepada Menteri Luar Negeri dan Pertahanan untuk menyusun langkah-langkah pembentukan zona aman di Suriah. Zona aman ini diperuntukkan bagi warga sipil yang melarikan diri dari pertempuran.

Melansir dari sumber anonim yang disebut dekat dengan presiden AS, koran tersebut menambahkan bahwa zona aman itu mungkin alternatif bagi warga Suriah untuk menerima mereka sebagai pengungsi.

Sumber itu mengatakan bahwa menurut rencana instruksi itu secara resmi dikeluarkan pada Kamis ini.

Harian ternama itu juga melansir dari sumber militer yang tidak disebutkan namanya, mengatakan bahwa langkah ini berarti membutuhkan keterlibatan banyak pasukan udara dan darat. Pasukan-pasukan itu sangat penting untuk membangun zona aman di wilayah konflik tersebut.

Beberapa waktu sebelumnya, Trump mengumumkan akan membangun zona aman di Suriah untuk melindungi orang-orang yang lari dari pertempuran dan menghentikan gelombang pengungsi ke negeri lain.

“Kami akan memdirikan zona man di Suriah bagi orang-orang yang lari dari konflik,” kata Trump, Rabu, dalam wawancara dengan TV ABC.

BACA JUGA  AS Masih Sisakan 500-600 Pasukan di Suriah

Sampai saat ini, rincian instruksi dan bagaimana penerapan zona aman belum diketahui. Presiden AS sebelumnya, Barack Obama pernah mewacanakan pembentukan zona aman di Suriah namun dibatalkan setelah hasil pengkajian menyimpulkan hal itu sangat sulit dilakukan.

Menanggapi berita ini, Rusia mengatakan bahwa pihaknya belum dimintai pendapat terkait keingingan Trump itu. Bahkan, Rusia meminta AS mengkaji kemungkinan efek buruk atas keputusan tersebut.

“Tidak, kami belum dimintai konsultasi AS. Itu adalah keputusan daulat mereka,” kata Dmitry Peskov, juru bicara media presiden Rusia.

Reporter: Sulhi El-Izzi
Sumber: Arabi21.com

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

GIN: Nurul Fahmi Muliakan Bendera Merah Putih dengan Kalimat Tauhid

“Bagi umat Islam, kalimat yang paling mulia adalah kalimat tauhid"

Kamis, 26/01/2017 18:25 0

Artikel

Marahnya Rasulullah Ketika Nahi Mungkar Ditinggalkan

Setiap amal memiliki karakter dan konsekuensi yang berbeda. Tergantung pada amal yang dikerjakan. Ada yang harus mengorbankan waktu, harta, tenaga atau bahkan jiwa sekalipun. Adanya konsekuensi bukan berarti amal itu boleh ditinggalkan. Karena, salah satu tuntutan dalam beramal adalah siap untuk berkorban.

Kamis, 26/01/2017 16:30 0

Indonesia

Saksi Pelapor ke Pengacara Ahok: Bapak Mau Dinikahkan?

Ada yang menarik dari jalannya persidangan perkara penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok hari Selasa lalu.

Kamis, 26/01/2017 16:10 0

Rohah

Kejujuran Berujung Kesyahidan

Sang Arab Badui berkata,"Aku mengikutimu bukan untuk memperoleh seperti ini, tetapi agar aku terkena anak panah di sini -sambil mengisyaratkan ke lehernya- sehingga aku menemui ajalku dan masuk Jannah."

Kamis, 26/01/2017 15:30 0

Indonesia

Jawara Bekasi: Tantangan Duel dengan GMBI untuk Nasehat Sesama Muslim

Koordinator Jawara Bekasi, Damin Sada mengatakan bahwa tantangan duel terbuka dengan Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) sebagai bentuk nasehat sesama Muslim.

Kamis, 26/01/2017 14:14 0

Indonesia

Bela Agama dan Negara, Laskar Kiai Noer Alie Segera Dideklarasikan

"Makanya kita akan adakan Laskar Kyai Noer Alie, dan itulah yang menjadi kita berwibawa. FPI kan sudah sekian lama, karena dia sudah punya laskar yang sudah siap. Kita pun akan siapkan laskar untuk memelihara kegiatan-kegiatan kita," tukas Ketua MUI Kabupaten Bekasi ini.

Kamis, 26/01/2017 12:00 0

Indonesia

Kriminalisasi Kalimat Tauhid, FPI Babelan: Pemerintah Lagi Khawatir dengan Ummat Islam

Ketua DPC FPI Babelan, Ustadz Aang Kunaefi mempertanyakan mengapa kalimat tauhid yang ditulis di bendera merah putih dipermasalahkan. Karena banyak juga fans grup musik yang mencantumkan nama grup band di bendera merah putih.

Kamis, 26/01/2017 11:10 0

Indonesia

Saksi Verbal Lisan Ditolak Majelis Hakim, Advokat: Ini Pukulan Telak bagi Ahok

Anggota Tim Advokasi Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI), Nasrullah Nasution mengatakan bahwa penolakan tersebut pukulan telak bagi pengacara Ahok.

Kamis, 26/01/2017 10:45 0

Indonesia

Kriminalisasi Ulama, Upaya Menjauhkan Umat Islam dari Ulama

Ketua DPC FPI Babelan, Ustadz Aang Kunaefi menyebutkan bahwa kriminalisasi ulama mengulang seperti apa yang pernah dilakukan pada rezim Suharto dan pada saat ini kembali terjadi.

Kamis, 26/01/2017 10:39 0

Indonesia

Didekati Langsung Lari, Pemuda di Palu Ini Ternyata…

Belakangan diketahui, pemuda itu ternyata membagikan brosur tentang "Kegiatan Rohani" umat Kristiani. Sekitar 60 lembar brosur sudah dibagikan, dan mayoritas diterima oleh siswa Muslim.

Kamis, 26/01/2017 10:20 0

Close