... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Nasehat Syaikh Salman al-Audah tentang Kematian dan Cinta Keluarga

Foto: Syaikh Salman al-Audah

KIBLAT.NET, Riyadh – Beberapa hari menjelang dirundung duka, syaikh Salman Al-Audah sempat berbicara soal mencintai keluarga dan kematian melalui video yang diunggah di media sosial.

Dikutip dari Arabi21 pada Kamis (25/01), sebelum kepergian istri dan anak, Syaikh Salman meng-uploud video di snapchat miliknya, yang bercerita tentang istri dan anak-anaknya. Ia mengakui ada perbedaan yang tampak dari istrinya dan anak-anaknya saat itu dibanding biasanya.

Ia menggambarkan bahwa pasangan dan keturunan merupakan nikmat. Hal itu diutarakannya sebagai peringatan bagi orang tua dan pasangan. Agar menghormati pasangan masing-masing dan keturunannya, serta mencintai mereka dan selalu hadir di sisi mereka.

Di video yang berbeda, Syaikh Salman juga menyampaikan perihal kematian. Ia menasehati bahwa kesabaran sangat dibutuhkan tatkala kehilangan orang yang dicintai. Kematian mereka tidak akan menyebabkan kesakitan ataupun kerugian.

Syaikh Salman Al-Audah adalah seorang dai yang dikenal luas di kalangan umat Islam. Selain memiliki motode dakwah yang disenangi banyak orang, ia juga dikenal mampu memanfaatkan media massa seperti website, jejaring sosial serta sarana-saran telekomunikasi lainnya menjadi perantara dalam dakwahnya.

Sebagaimana diketahui, kecelakaan tragis menewaskan istri dan seorang putranya pada Rabu malam. Mobil yang membawa keluarga besarnya bertabrakan dengan truk bermuatan penuh. Meski demikian, Syaikh Salman tetap memberikan nasehat melalui laman Facebook dan Twitternya.

“Wahai para orangtua, cintailah anak-anakmu dan peluklah mereka sebelum terlambat,” ungkapnya.

BACA JUGA  Pria Serang Pentas Teater di Riyadh, Tiga Pemain Terluka

“Sepanjang perjalanan, saya menyadari bahwa engkau (anak dan istri) tidak selamanya menjadi milikku. Semoga Allah menerimamu di sisinya,” tulisnya di Twitter.

Reporter: Syafi’i Iskandar
Sumber: Arabi21

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Artikel

Marahnya Rasulullah Ketika Nahi Mungkar Ditinggalkan

Setiap amal memiliki karakter dan konsekuensi yang berbeda. Tergantung pada amal yang dikerjakan. Ada yang harus mengorbankan waktu, harta, tenaga atau bahkan jiwa sekalipun. Adanya konsekuensi bukan berarti amal itu boleh ditinggalkan. Karena, salah satu tuntutan dalam beramal adalah siap untuk berkorban.

Kamis, 26/01/2017 16:30 0

Indonesia

Saksi Pelapor ke Pengacara Ahok: Bapak Mau Dinikahkan?

Ada yang menarik dari jalannya persidangan perkara penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok hari Selasa lalu.

Kamis, 26/01/2017 16:10 0

Rohah

Kejujuran Berujung Kesyahidan

Sang Arab Badui berkata,"Aku mengikutimu bukan untuk memperoleh seperti ini, tetapi agar aku terkena anak panah di sini -sambil mengisyaratkan ke lehernya- sehingga aku menemui ajalku dan masuk Jannah."

Kamis, 26/01/2017 15:30 0

Indonesia

Jawara Bekasi: Tantangan Duel dengan GMBI untuk Nasehat Sesama Muslim

Koordinator Jawara Bekasi, Damin Sada mengatakan bahwa tantangan duel terbuka dengan Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) sebagai bentuk nasehat sesama Muslim.

Kamis, 26/01/2017 14:14 0

Indonesia

Bela Agama dan Negara, Laskar Kiai Noer Alie Segera Dideklarasikan

"Makanya kita akan adakan Laskar Kyai Noer Alie, dan itulah yang menjadi kita berwibawa. FPI kan sudah sekian lama, karena dia sudah punya laskar yang sudah siap. Kita pun akan siapkan laskar untuk memelihara kegiatan-kegiatan kita," tukas Ketua MUI Kabupaten Bekasi ini.

Kamis, 26/01/2017 12:00 0

Indonesia

Kriminalisasi Kalimat Tauhid, FPI Babelan: Pemerintah Lagi Khawatir dengan Ummat Islam

Ketua DPC FPI Babelan, Ustadz Aang Kunaefi mempertanyakan mengapa kalimat tauhid yang ditulis di bendera merah putih dipermasalahkan. Karena banyak juga fans grup musik yang mencantumkan nama grup band di bendera merah putih.

Kamis, 26/01/2017 11:10 0

Indonesia

Saksi Verbal Lisan Ditolak Majelis Hakim, Advokat: Ini Pukulan Telak bagi Ahok

Anggota Tim Advokasi Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI), Nasrullah Nasution mengatakan bahwa penolakan tersebut pukulan telak bagi pengacara Ahok.

Kamis, 26/01/2017 10:45 0

Indonesia

Kriminalisasi Ulama, Upaya Menjauhkan Umat Islam dari Ulama

Ketua DPC FPI Babelan, Ustadz Aang Kunaefi menyebutkan bahwa kriminalisasi ulama mengulang seperti apa yang pernah dilakukan pada rezim Suharto dan pada saat ini kembali terjadi.

Kamis, 26/01/2017 10:39 0

Indonesia

Didekati Langsung Lari, Pemuda di Palu Ini Ternyata…

Belakangan diketahui, pemuda itu ternyata membagikan brosur tentang "Kegiatan Rohani" umat Kristiani. Sekitar 60 lembar brosur sudah dibagikan, dan mayoritas diterima oleh siswa Muslim.

Kamis, 26/01/2017 10:20 0

Indonesia

Apresiasi Aksinya, GIN Berikan Donasi untuk Nurul Fahmi 

Gerakan Ibu Negeri (GIN) memberikan donasi kepada pembawa bendera Indonesia bertuliskan Kalimat Tauhid, Nurul Fahmi senilai 20 juta rupiah. Ketua GIN, Neno Warisman bersama 16 anggota lainnya memberikan secara langsung uang tersebut di kediamannya di Klender, Jakarta Timur.

Kamis, 26/01/2017 09:52 0

Close