... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

GIN: Nurul Fahmi Muliakan Bendera Merah Putih dengan Kalimat Tauhid

Foto: Bendera merah putih bertuliskan kalimat tauhid

KIBLAT.NET, Jakarta – Gerakan Ibu Negeri menyebut tindakan Nurul Fahmi yang mencetak bendera merah putih Indonesia dengan lafadz kalimat Tauhid adalah bentuk pemuliaan Fahmi kepada bendera itu. Pasalnya, kalimat laa ilaahaillallah merupakan kalimat paling mulia.

“Bagi umat Islam, kalimat yang paling mulia adalah kalimat tauhid, dan akhi Fahmi dengan rasa cintanya kepada negara Indonesia ini, beliau membubuhkan kalimat tauhid, kalimat paling mulia bagi umat Islam ke bendera tersebut,” kata Ketua Gerakan Ibu Negeri Neno Warisman saat dihubungi Kiblat.net, Rabu (25/1).

Lebih lanjut, Neno mengungkapkan bahwa tindakan penulisan kalimat tauhid di atas bendera merah putih juga mencontoh pada pahlawan Indonesia. Kombinasi merah putih dan kalimat tauhid ada dalam jejak perjuangan sebelum kemerdekaan.

“Beliau (Fahmi, red) mengikuti jejak para pahlawan kemerdekaan, yang juga menulis kalimat tauhid di bendera NKRI, di Hizbullah, dan itu memuliakan. Bagi Muslim, kalimat paling indah adalah kalimat Tauhid, dan ditaruh di bendera itu, maka bendera itu menjadi dimuliakan dengan kalimat tauhid itu.” Terangnya.

Selain itu, Bunda Neno juga mengatakan bahwa tidak mungkin seorang Fahmi ingin melecehkan bendera merah putih. Sebaliknya, Fahmi justeru mencintai Indonesia dengan membawa Bendera merah putih bertuliskan kalimat tauhid itu di setiap Aksi Bela Islam.

“Berarti dia mencintai indonesia, kalau dia lebih cinta kepada partai misalnya, maka dia membawa bendera partai, tapi ini dia membawa bendera merah putih bertuliskan kalimat mulia,” tandas Neno.

BACA JUGA  Ini yang Harus Diperhatikan Jika Anda Ingin Jadi Pengusaha Muslim

Terakhir, Bunda Neno mengatakan bahwa Nurul Fahmi adalah seorang yang inisiatifnya tinggi. Tandanya adalah dengan menggabungkan dua simbol yang dicintainya, yaitu kalimat tauhid dan bendera merah putih.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Arab Saudi

Nasehat Syaikh Salman al-Audah tentang Kematian dan Cinta Keluarga

Beberapa hari menjelang dirundung duka, syaikh Salman Al-Audah sempat berbicara soal mencintai keluarga dan kematian melalui video yang diunggah di media sosial.

Kamis, 26/01/2017 17:42 0

Suriah

Pasca Negosiasi Astana, Rezim Assad Serbu Wilayah Oposisi di Pedesaan Damaskus

Pasca negosiasi Astana yang menghasilkan gencatan senjata di seluruh wilayah Suriah, militer rezim Assad pada Kamis pagi (26/01) menyerbu wilayah oposisi di daerah Jaubar, timur Damaskus.

Kamis, 26/01/2017 17:16 0

Timur Tengah

Kuwait Hukum Mati 7 Orang, Salah Satunya Keluarga Kerajaan

Pihak berwenang Kuwait pada Rabu (25/01), mengeksekusi tujuh orang yang dihukum atas berbagai kasus kriminal. Demikian kata pejabat kejaksaan sebagaimana dilansir Kuwait News Agency (KUNA).

Kamis, 26/01/2017 17:07 0

Artikel

Marahnya Rasulullah Ketika Nahi Mungkar Ditinggalkan

Setiap amal memiliki karakter dan konsekuensi yang berbeda. Tergantung pada amal yang dikerjakan. Ada yang harus mengorbankan waktu, harta, tenaga atau bahkan jiwa sekalipun. Adanya konsekuensi bukan berarti amal itu boleh ditinggalkan. Karena, salah satu tuntutan dalam beramal adalah siap untuk berkorban.

Kamis, 26/01/2017 16:30 0

Rohah

Kejujuran Berujung Kesyahidan

Sang Arab Badui berkata,"Aku mengikutimu bukan untuk memperoleh seperti ini, tetapi agar aku terkena anak panah di sini -sambil mengisyaratkan ke lehernya- sehingga aku menemui ajalku dan masuk Jannah."

Kamis, 26/01/2017 15:30 0

Amerika

Imigran dari Tujuh Negara Ini Akan Dilarang Masuk AS

Kurang dari sepekan menjabat, presiden baru AS Donald Trump akan menandatangani larangan imigran dari tujuh negara Timur Tengah dan Afrika. Warga dari ketujuh negara itu dianggap berbahaya bagi keamanan Amerika Serikat.

Kamis, 26/01/2017 14:48 0

Amerika

Bertemu Assad, Anggota Parlemen AS: Perang Menggulingkan Assad Harus Diakhiri

Anggota parlemen AS, Tulsi Gabbard bertemu dengan Presiden Suriah Bashar Assad dalam perjalanan selama seminggu ke Suriah dan Lebanon.

Kamis, 26/01/2017 13:33 0

Arab Saudi

Kecelakaan, Istri dan Putra Syaikh Salman al-Audah Meninggal Dunia

Kabar kepergian isteri dan putra Syaikh Salman al-Audah sungguh mengejutkan. Kabar itu tersiar cepat melalui media massa dan media sosial. Ucapan duka dan belasungkawa banyak dituliskan oleh para ulama dan umat Islam di seluruh dunia melalui akun media sosial mereka.

Kamis, 26/01/2017 12:40 0

Mesir

Dari Penjara, Muhammad Mursi Kirim Pesan untuk Rakyat Mesir

Pada ulang tahun keenam Revolusi 25 Januari 2011, Muhammad Mursi mengirim pesan kepada orang-orang Mesir dari dalam penjara. Presiden Mesir yang dilengserkan oleh militer itu berpesan untuk melanjutkan revolusi damai yang selama ini telah dilakukan.

Kamis, 26/01/2017 11:38 0

Analisis

Di Era Trump, Akankah AS Tetap Bertahan di Afghanistan?

Donald Trump telah menempati rumah barunya di Gedung Putih. Salah satu yang paling menjadi perhatian adalah perang di Afghanistan, perang terpanjang dalam sejarah Amerika Serikat.

Rabu, 25/01/2017 17:40 0

Close