... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Targetkan Jabhah Fath Syam, Koalisi AS Manfaatkan Informan

Foto: Bendera Jabhah Fath Syam

KIBLAT.NET, Sarmada – Sumber lokal mengungkap bagaimana AS mendapatkan target serangan udara di Suriah. Sumber yang dikonfirmasi oleh Zaman el-Wasl, menyebut bahwa angkatan udara AS memanfaatkan agen intelijen yang mengirimkan posisi Jabhah Fath Syam (JFS) atau pejuang Suriah lainnya untuk ditargetkan.

Bukti keberadaan agen intelijen, kata sumber yang enggan disebut namanya itu, adalah serangan terbaru yang menargetkan para komandan Jabhah Fath Syam. Padahal, JFS sendiri telah menerapkan perlindungan dan pengamanan tingkat tinggi. Saat itu, para komandan tidak pernah menggunakan ponsel ataupun perangkat elektronik lainnya.

“Agen intelijen untuk koalisi internasional memfoto markas yang ditempati para komandan kelompok, setelah itu serangan udara langsung menyerang komandan JFS di Sarmada dan Saraqib,” kata sumber itu.

“Pesawat pengintai mengikuti komandan (JFS) dari saat mereka meninggalkan markas, hingga kemudian pasukan koalisi menargetkan mereka saat mereka dalam perjalanan,” imbuhnya.

Meski demikian, ia tak menyangkal bahwa handphone adalah “mata-mata pertama” yang telah digunakan dalam beberapa kasus untuk menentukan lokasi para komandan JFS atau pejuang Suriah. Sehingga memungkinkan pasukan koalisi dapat melakukan serangan udara terhadap mereka.

Sumber, yang bekerja di bidang keamanan di Suriah utara itu menunjukkan bahwa pasukan koalisi mengamati dan menargetkan semua anggota Jabhah Fath Syam, dari tingkat komandan hingga bawahan. Selain itu, koalisi juga menargetkan pejuang asing yang tidak memiliki hubungan dengan JFS.

BACA JUGA  Militer Suriah dan Gerilyawan Kurdi Bentrok dengan Pasukan Oposisi Pro-Turki

“Abu Mus’ab al-Jazairi, seorang pemimpin kelompok pejuang asing yang tidak terhubung dengan JFS, baru-baru ini menjadi target serangan udara di sebuah desa di Suriah utara,” katanya.

Menurutnya, tidak ada langkah-langkah keamanan yang dapat melindungi para komandan JFS dan anggotanya dari serangan udara koalisi. “Badan-badan intelijen internasional telah masuk dalam kelompok ini,” imbuhnya, sembari menyatakan bahwa koalisi telah memiliki koordinat posisi mereka, dan siap untuk melakukan serangan udara.

Sebelumnya, juru bicara Pentagon pada Kamis lalu, mengatakan bahwa AS menargetkan kamp pelatihan di provinsi Idlib. Sejumlah anggota Jabhah Fath Syam gugur dalam serangan itu.

Reporter: Ibas Fuadi
Sumber: Zaman el-Wasl

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Umat Islam Bekasi Kumpulkan Tanda Tangan Tolak Kriminalisasi Ulama

"Oleh sebab itu, kami bentuk aksi tanda tangan para peserta deklarasi ummat Islam di Ponpes At-Taqwa putra," tukasnya.

Rabu, 25/01/2017 10:29 0

Indonesia

Lantunan Shalawat Badar Sambut Ustadz Bachtiar Nasir di Pesantren Attaqwa

Sedikitnya 5.000 umat Islam menyambut kedatangan Ketua Umum GNPF MUI Ustadz Bachtiar Nasir dengan lantunan shalawat badar.

Rabu, 25/01/2017 09:49 0

Info Event

Secercah Senyuman Mahasiswa Patani di Indonesia

Dalam wisata ini, mahasiswa Patani (Thailand Selatan) di Indonesia dapat mengetahui kebudayaan di Indonesia. Mereka juga menuturkan ada juga kebudayaan yang hampir sama dengan kebudayaan di Patani khususnya di kepulauan Riau, seperti pakaian kebudayaan, permainan tradisional dan rumah-rumah tradisional.

Selasa, 24/01/2017 20:16 0

Indonesia

Pengacara Ahok Sebut Semua Pelapor Berafiliasi dengan FPI, Advokat: Itu Dibuat-buat

Penasehat Hukum Ahok, Rony Talapessy menuding bahwa semua pelapor kasus Ahok ada afiliasinya dengan Front Pembela Islam (FPI). Menurutnya, hal itu sudah tidak objektif.

Selasa, 24/01/2017 19:40 0

Indonesia

Yusril Himbau Polisi Berhati-hati dan Cegah Kesan Semakin Jauh dari Umat Islam

"Karena itu, saya menghimbau polisi untuk bersikap obyektif dan mengambil langkah hukum yang hati-hati untuk mencegah kesan yang kian hari kian menguat bahwa polisi makin menjauh dari umat Islam dan sebaliknya makin melakukan tekanan," jelas Yusril.

Selasa, 24/01/2017 19:05 0

Artikel

Bersyukur dalam Musibah dan Bersabar dalam Nikmat

Sabar dan syukur adalah dua hal yang menunjukkan adanya iman di dada seorang yang mengaku mukmin. Ketiadaan syukur akan berakibat kufur yang akan menyingkirkan iman di hati. Demikian pula ketiadaan Sabar akan menghilangkan pengakuan keberimanan seseorang oleh Allah. Namun, patut untuk direnungi, bahwa syukur dapat pula untuk musibah, dan sabar dapat pula untuk nikmat.

Selasa, 24/01/2017 18:36 1

Indonesia

Tim Advokasi GNPF MUI: Kesaksian Lurah Panggang Menguatkan Dakwaan Jaksa

Nasrullah yakin Majelis Hakim akan memutuskan Ahok bersalah. Untuk itu, ia mengajak seluruh komponen masyarakat Indonesia untuk terus mengawal persidangan Ahok ini dan mempercayakan putusan atas percaya ini kepada Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara

Selasa, 24/01/2017 18:11 0

Indonesia

Habib Rizieq: Jutaan Teknologi Rectoverso untuk Uang Kertas, Kenapa Ambil Palu Arit?

"Indonesia negara ketuhanan. Faham yang antituhan dilarang berkembang di Indonesia. Tidak hanya pahamnya tapi juga atributnya tidak boleh ada di Indonesia"

Selasa, 24/01/2017 17:26 0

Munaqosyah

Tipologi Polisi, Dahulu dan Akhir Zaman

Pembelaan mereka terhadap tiran nan zalim menjadikan mereka meninggalkan nilai-nilai agama, melupakan tugas asal mereka dalam mengawal syariat Islam dan keamanan umat.

Selasa, 24/01/2017 17:05 0

Indonesia

Ketum PKB: Bangsa Indonesia Hadapi Masalah Serius

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhamimin Iskandar, mengatakan bahwa bangsa Indonesia sedang menghadapi masalah yang sangat serius, yaitu isu SARA (Suku Agama Ras Antargolongan) dan radikalisme.

Selasa, 24/01/2017 16:26 0

Close