... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

PBNU: Pemblokiran Media Islam dengan Dalih Berantas Hoax Tidak Dibenarkan

Foto: KH Masduki Baidlowi, Wasekjen PBNU

KIBLAT.NET, Jakarta- Wasekjen PBNU, KH. Masduki Baidlowi mengatakan bahwa gerakan anti hoax yang digencarkan pemerintah itu sudah benar. Namun, ia mengingatkan cara yang dilakukan pemerintah harus tepat.

“Kalau pemerintah melakukan kehendak supaya tidak ada hoax saya kira benar itu. Bagus. Tapi masalahnya, caranya seperti apa? Itu yang mesti kita klarifikasi,” katanya saat dihubungi Kiblat.net pada Kamis (19/01).

Menurutnya, cara pemerintah memblokir media Islam tanpa klarifikasi dengan dalih memberantas hoax itu tidak dibenarkan.

“Kalau caranya langsung menutup portal, belum ada klarifikasi, belum ada proses tabayun itu nggak bener,” imbuh Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini.

Ia juga menegaskan bahwa Indonesia adalah negara demokrasi. Sehingga, setiap orang bebas untuk berpendapat, berbicara. Hal itu telah dijamin oleh undang-undang.

“Karena dalam negara demokrasi itu yang boleh dihukum itu tindakan yang melanggar hukum. Tapi kalau yang namanya pembicaraan bebas orang berbicara, asalkan dia tidak menyinggung orang lain, tidak mengganggu kepentingan umum,” tegasnya.

Reporter: Taufiq Ishak
Editor: Fajar Shadiq

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Palestina

Polisi Israel Mengaku Diserang Pemuda Palestina, Aktivis: Itu Dusta!

Polisi Israel kembali menembak mati seorang pemuda Palestina yang dianggap melakukan percobaan pembunuhan terhadap polisi. Insiden itu terjadi selama demonstrasi menentang penghancuran rumah di wilayah Palestina selatan yang diklaim Israel.

Kamis, 19/01/2017 13:51 0

Analisis

Kapitalisme Digital di Balik ‘Hoax’

Bisa jadi benar bahwa demokrasi kini tenggelam ke dalam lautan berita-berita hoax, tetapi yang lebih pasti bahwa demokrasi tenggelam dalam kemunafikan para elit pemegang kekuasaan.

Kamis, 19/01/2017 11:29 0

Afrika

Khalifa Haftar Dikabarkan Minta Rusia Turun ke Libya Seperti di Suriah

Mantan panglima militer Libya era rezim Muammar Qaddafi, Khalifah Haftar, dilaporkan meminta Rusia masuk ke Libya untuk mendukungnya sebagaimana mendukung rezim Assad di Suriah.

Kamis, 19/01/2017 11:20 0

Timur Tengah

Petinju Inggris Anthony Joshua Dihujat Gara-gara Ikut Shalat di Masjid

Anthony Joshua, juara kelas berat Federasi Tinju Internasional (IBF), berfoto bersama teman-temannya ketika sedang shalat di akun twitternya pada Selasa, (17/01) dan sejak saat itu telah di-retweet hingga lebih dari 18.000 kali.

Kamis, 19/01/2017 10:30 0

Suriah

Ahrar Al-Syam Tegaskan Tak Hadir dalam Negosiasi Astana

Gerakan Ahrar Al-Syam menegaskan tidak hadir dalam negosiasi damai antara perwakilan kelompok-kelompok oposisi Suriah dan rezim Assad di Astana, ibukota Kazakhstan, pada 23 Januari mendatang.

Kamis, 19/01/2017 10:09 0

Suriah

Fath Al-Syam Klaim Tewaskan Sejumlah Instruktur Militer Rusia

Jabhah Fath Al-Syam mengumumkan menargetkan sejumlah instruktur militer Rusia di daerah Kafr Susah di ibukota Damaskus.

Kamis, 19/01/2017 09:08 0

Rusia

Turki dan Rusia Luncurkan Operasi Udara Gabungan di Al-Bab, Aleppo

Komandan militer Rusia mengumumkan pihaknya telah melakukan operasi udara gabungan bersama Turki untuk pertama kalinya di Suriah

Kamis, 19/01/2017 08:17 0

Suriah

Suriah dan Iran Tolak Keterlibatan Saudi dan Qatar dalam Pembicaraan Astana

Rezim Bashar Assad dilaporkan menolak partisipasi Arab Saudi dan Qatar dalam pembicaraan damai di Astana.

Kamis, 19/01/2017 08:02 0

Amerika

Seorang Pria Bakar Diri dalam Protes Tolak Donald Trump

Seorang pria dibawa ke rumah sakit pada Selasa malam, (17/01) karena menderita luka bakar setelah terjun ke dalam kobaran api di luar Trump International Hotel, kata pihak berwenang.

Rabu, 18/01/2017 21:11 0

Turki

Turki Deportasi Wartawan The New York Times

Pemerintah Turki telah mendeportasi seorang wartawan The New York Times saat ia mencoba untuk memasuki negara itu pada Selasa, (17/01) melalui Istanbul Ataturk Airport, menurut surat kabar itu.

Rabu, 18/01/2017 20:46 0

Close