... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Myanmar Tak Beri Akses Petugas HAM PBB Masuki Wilayah Etnis Rohingya

Foto: Warga Rohingya di Myanmar

KIBLAT.NET, Sittwe – Petugas khusus PBB bidang hak asasi manusia (HAM) tak diberikan akses untuk memasuki sejumlah wilatah yang dihuni etnit Rohingya di bagian utara Rakhine. Rezim Myanmar berdalih bahwa hal itu dilakukan atas alasan keamanan.

Petugas PBB, Yanghee Lee bertugas untuk mengumpulkan informasi terkait pelanggaran hak asasi manusia yang dialami oleh etnis Rohingya. Dalam misinya itu, dia mengunjungi desa-desa yang dihuni oleh etnis muslim minortitas itu. Namun, seperti dilaporkan Aljazeera, dalam perjalanannya Lee hanya diizinkan berbicara dengan orang-orang yang sebelumnya telah dipilih oleh pemerintah Myanmar.

“Ini adalah sesuatu yang pasti akan menghambat penyelidikannya,” kata peporter Aljazeera, Florence Looi dari Sittwe, Ahad (15/01).

Lee direncanakan akan melakukan kunjungan selama 12 hari di Myanmar. Tiga hari diantaranya dihabiskan di wilayah Rakhine, yang sebelumnya tercatat dihuni oleh 1,2 juta warga Rohingya.

Lee berkunjung ke lingkungan muslim Rohingya di Sittwe, pada Jumat (13/01). Dia juga mengunjungi pos perbatasan di Maungdaw yang diserang pada Oktober lalu. Selain itu dia juga mendatangi penjara Myanmar.

Wilayah utara Rakhine berada dalam pengawasan ketat militer Myanmar sejak 9 Oktober lalu, saat sekelompok orang melakukan penyerangan terhadap pos perbatasan Bangladesh. Sembilan orang anggota polisi dilaporkan tewas dalam serangan itu.

Setelah kejadian itu, militer Myanmar melakukan serangan terhadap desa-desa yang dihuni warga Rohingya. Diperkirakan tak kurang dari 400 orang Rohingya tewas dalam pembantaian yang dilakukan pihak berwenang Myanmar pascapenyerangan pos perbatasan. Sementara, catatan PBB menyebutkan sedikitnya 65.000 terpaksa melarikan diri ke perbatasan Bangladesh.

BACA JUGA  Terbitkan Hasil Wawancara Dengan Pemberontak, Jurnalis Ini Malah Dikenai UU Anti-Terror

Reporter: Imam S.
Sumber: Aljazeera

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Petisi Al-Ihya Dibantah, Berita Habib Rizieq Dibaiat Ternyata Hoax

Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GPPF) MUI mengeluarkan pernyataan bantahan tentang Petisi Al Ihya.

Senin, 16/01/2017 07:18 0

Info Event

KAMMI Badung Gelar Dialog Kebangsaan

Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Daerah Badung mengadakan kegiatan dialog kebangsaan pada Ahad, (15/1).

Senin, 16/01/2017 07:07 0

Opini

Upaya Kriminalisasi Para Saksi Perkara Penistaan Agama

Upaya penasehat hukum dalam menghancurkan kredibilitas saksi ini dikenal dengan Witness as product of bullying and harassment, yaitu pertanyaan yang diajukan berulang-ulang, tidak relevan, dengan membenturkan opini seakan-akan saksi telah melakukan kebohongan/sesuatu yang tidak benar.

Senin, 16/01/2017 06:16 0

Rohah

Surat Sakti Umar kepada Sungai Nil

Amma ba 'du, jika engkau mengalir karena dirimu dan atas keinginanmu sendiri maka tidak perlu kau mengalir dan kami tidak begitu membutuhkan dirimu tetapi jika engkau mengalir karena perintah Allah Yang Maha Esa dan Perkasa, sebab Dialah yang membuatmu mengalir maka kami bermohon kepada Allah agar membuatmu mengalir

Ahad, 15/01/2017 18:00 0

Artikel

Otak, Perut dan Dompet: Bedah Visi Pembangunan Ahok

Otak, Perut dan Dompet. Itulah kurang lebih pandangan Ahok dalam debat Cagub DKI Jakarta kemarin. Ahok bicara tentang visinya soal manusia. Isinya seputar 'kehadiran' fisik manusia.

Ahad, 15/01/2017 15:02 0

Tazkiyah

Teladan Bara’ dari Seorang Wanita Afghanistan

“Ikatlah kedua kaki dan tangannya dan beri aku pisau yang tajam,” jawabnya. Maka mereka memberikan kepadanya sebuah pisau. Kemudian perempuan tua tesebut berkata kepada anak laki-lakinya, “Ingatkah kamu pada hari di mana engkau mencaci Rasulullah di hadapanku? Maka hari ini saya akan membalas dendam bagi Rasulullah terhadapmu, wahai kafir!”

Ahad, 15/01/2017 14:30 0

Opini

Berantas Hoax, Berantas Pemikiran Merusak

Hoax tak akan beredar bebas jika sistem Islam berlaku di negeri ini. Media massa dalam Islam memiliki fungsi yang strategis bagi negara dan kepentingan dakwah Islam yaitu melayani ideologi Islam baik di dalam maupun di luar negeri. Di dalam negeri, media massa berfungsi untuk membangun masyarakat Islami yang kokoh.

Ahad, 15/01/2017 13:35 0

Indonesia

Peduli Aleppo, SMPN 5 Ponorogo Adakan Amal Pekanan

Puluhan siswa-siswi mengelar amal pekanan di Aula sekolah SMPN 5 untuk penggalangan dana saudara muslim di Aleppo dan Rohingya.

Ahad, 15/01/2017 13:25 0

Info Event

Ratusan Warga Muslim Ramaikan Safari Dakwah Umi Irena Handono di Bali

“Tausiah yang disampaikan sangat bermanfaat bagi saya pribadi, mudah-mudahan setelah mengikuti kajian ini saya bisa menjadi seorang Muslimah yang lebih baik dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar,” ungkapnya.

Ahad, 15/01/2017 13:19 0

Info Event

BMH Jawa Tengah Serahkan 100 Mushaf untuk Penghuni Lapas Boyolali

Apa yang terbesit di hati kita saat mendengar kata narapidana di Lembaga pemasyarakatan?

Ahad, 15/01/2017 12:48 0

Close