... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Ribuan Warga Suriah Turun ke Jalan Desak Pejuang Segera Bersatu

KIBLAT.NET, Idlib – Ribuan warga Suriah di wilayah Idlib dan Aleppo barat, Jumat (13/01), turun ke jalan mendesak faksi-faksi pejuang bersenjata bersatu dan melebur menjadi satu kekuatan besar. Desakan itu berbarengan dengan desakan untuk merealisasikan tujuan revolusi, menggulingkan rezim Bashar Assad.

Tidak hanya itu, massa juga mengutuk keras operasi militer koalisi internasional pimpinan AS menargetkan faksi-faksi Islamis di Idlib. Seperti diberitakan, puluhan anggota Jabhah Fath Al-Syam terbunuh dalam sebulan terakir akibat serangan udara koalisi di wilayah yang sepenuhnya dikontrol pejuang itu.

Aktivis di pedesaan Aleppo barat, Zakariya Al-Hamdu, melaporkan bahwa demonstrasi warga itu digelar selepas shalat Jumat di berbagai desa di pedesaan Aleppo barat. Warga menedesak faksi-faksi pejuang segera melebur menjadi satu kekuatan besar.

Warga mendesak faksi-faksi untuk tidak mengesampingkan Jabhah Fath Al-Syam dalam peleburan faksi-faksi oposisi itu. Mereka menegaskan bahwa Fath Al-Syam merupakan bagian dari kekuatan revolusi yang tak terpisahkan.

Al-Hamdu menambahkan, aksi serupa juga digelar di kota-kota di Idlib. Di sebagian kota, warga juga menuntut pejuang di Wadi Barada melindungi saudara-saudara mereka dari serangan rezim dan milisi Syiah pendukungnya.

Perlu diketahui, proyek peleburan faksi-faksi oposisi yang beberapa pekan terakhir diupayakan terhenti setelah beberapa faksi menyatakan menolak keterlibatan Fath Al-Syam dalam proyek persatuan itu. Hal itu menuai banyak kecaman baik dari warga dan sejumlah tokoh.

BACA JUGA  Militer Assad Kontrol Manbij, Rusia Cegah Militer Turki dan Suriah Konfrontasi

Di tempat lain, aksi turun ke jalan juga dilakukan warga di pedesaan Damaskus yang terkepung. Mereka menolak perundingan damai di Astana yang digelar dalam waktu dekat jika militer rezim terus menggencarkan operasi militer di Wadi Barada.

Di wilayah Homs juga menyaksikan aksi unjuk rasa dari warga. Mereka mengutuk diamnya internasional atas pelanggaran kemanusiaan yang dilakukan rezim di Wadi Barada.

Reporter: Sulhi El-Izzi
Sumber: Aranews, Al-Jazeera

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Muncul Desakan Evaluasi Kapolres Sintang Usai Penghadangan Wasekjen MUI

Kapolres Sintang karena terkesan melakukan pembiaran terhadap aksi pengusiran KH Tengku Zulkarnain

Sabtu, 14/01/2017 08:12 0

Indonesia

Umat Islam Kalbar Desak Polisi Tangkap Pelaku Penghadangan Wasekjen MUI

"Aktor intelektualnya juga harus ditangkap"

Sabtu, 14/01/2017 06:56 0

Indonesia

Pemuda Muhammadiyah Ungkap Sejumlah Kejanggalan dalam Persidangan Ahok

Persidangan tindak pidana penodaan agama oleh calon petahana, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sudah sampai tahap pemeriksaan saksi-saksi pelapor. Dalam hal ini, Sekertaris Umum Pemuda Muhammadiyah, Pedri Kasman mencatat sejumlah keganjilan dalam beberapa proses persidangan yang sudah berlangsung.

Jum'at, 13/01/2017 18:02 0

Indonesia

Habib Rizieq Diperiksa terkait Tesis-nya, Ahli Hukum: Tidak Beralasan Yuridis

Ahli Hukum Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Dr. Abdul Chair Ramadhan mengatakan bahwa pemeriksaan terhadap Habib Rizieq Syihab terkait tesis S2-nya yang dianggap menodai Pancasila sebagai lambang negara, penuh rekayasa untuk melemahkan umat Islam.

Jum'at, 13/01/2017 10:03 0

Indonesia

Pakar Sains Informatika: Ada Ketidakpercayaan Masyarakat dalam Gerakan Anti Hoax

Pakar sains informatika Ismail Fahmi mengungkapkan ada sambutan yang berbeda antara deklarasi masyarakat atau Gerakan Anti Hoax di Car Free Day sejumlah wilayah Indonesia dengan fenomena di media sosial.

Rabu, 11/01/2017 17:24 0

Indonesia

Pemblokiran Media Islam di Awal Tahun 2017 Jadi Catatan Parlemen

Pemblokiran media-media Islam pada awal tahun 2017 sudah menjadi catatan parlemen dan dipertanyakan oleh DPR RI kepada pihak Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Rabu, 11/01/2017 16:48 0

Indonesia

Sukamta: Kominfo Tidak Konstruktif dalam Pemblokiran Media Islam

Anggota Komisi I DPR RI Sukamta, Phd menyebutkan kriteria isu SARA (Suku Agama Antar Ras dan Golongan) serta ancaman melakukan kekerasan dalam pemblokiran media harus bisa lebih diperjelas lagi.

Rabu, 11/01/2017 06:00 0

Indonesia

Pemblokiran Media Islam Tidak Sesuai dengan Peraturan Menteri

Sekjen Jurnalis Islam Bersatu (JITU) Muhammad Pizaro Novelan Tauhidi sangat menyayangkan pemblokiran yang dilakukan oleh Kominfo terhadap media-media Islam, lapor Islamic News Agency (INA).

Selasa, 10/01/2017 22:27 0

Indonesia

Sambangi DPR, JITU Sayangkan Pemblokiran Media Islam Tanpa Kriteria yang Jelas

Menanggapi hal tersebut, anggota dewan dari Fraksi PKS menilai bahwa pemerintah seharusnya menurunkan aturan yang jelas dalam bentuk PP dan tidak bisa semena-mena memblokir media tanpa dasar hukum yang jelas. Revisi UU ITE, menurut Sukamta dilakukan khususnya terkait transaksi elektronik, bukan untuk menyasar media.

Selasa, 10/01/2017 20:30 0

Indonesia

Soal Pemblokiran Media Islam, Komisi I DPR RI: UU ITE Perlu Direvisi

Anggota Komisi I DPR RI Sukamta mengungkapkan perlu adanya revisi kembali UU ITE yang dibuat sejak tahun 2008 ini.

Selasa, 10/01/2017 20:06 0

Close