... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Mahasiswa Gema Pembebasan Gelar Demonstrasi Kecam Kenaikan Harga

KIBLAT.NET, Bandung – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Pembebasan menggelar aksi damai di depan Gedung Sate Jl. Diponegoro, Kota Bandung, Jumat (13/01). Aksi ini bertajuk “Kado Pahit Awal Tahun 2017, Harga Bahan Bakar Minyak (BBM), Tarif Dasar Lis trik (TDL), Pajak, dan Sembako Naik, Bukti Rezim Jokowi JK – Pengkhianat”.

Demonstrasi ini diikuti oleh massa mahasiswa dari sejumlah kampus di Kota Bandung dan Cimahi. Sengatan terik matahari membuat para orator semakin lantang menyampaikan aspirasinya.

Dalam orasinya, Indra Lesmana memaparkan beberapa dampak dari kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM). “Di awal tahun 2017, rakyat kembali disambut dengan kenaikan harga kebutuhan pokok seperti harga beras, gula, bahkan cabai yang meroket mencapat Rp. 100 ribu hingga Rp. 200 ribu /Kg,” papar indra.

Ditengah terhimpitnya perekonomian rakyat pemerintah justru menghadiahi rakyatnya dengan kenyataan pahit dengan kenaikan BBM dan tarif pengurusan STNK dan BPKB yang mulai berlaku sejak 6 Januari 2017. Bahkan, kata Indra, pemerintah tak puas hanya menaikan BBM, biaya pengurusan STNK, dan BPKB, pemerintah juga nyatanya menaikan Tarif Dasar Listrik per 3 bulan, dan mencabut subsidi listrik yang berdaya 900 Volt Ampere (VA).

“Di tengah kondisi rakyat yang terhimpit, pemerintah memberikan kado pahit awal tahun yakni kenaikan tarif pengurusan pajak Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Bukti Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) bagi kendaraan bermotor yang meningkat hingga tiga kali lipat, tak cukup puas, pemerintah juga menaikkan harga Tarif Dasar Listrik (TDL) secara berkala per 3 bulan di tahun ini, begitu juga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi diawal tahun dan berencana menaikkan harga BBM bersubsidi pada pertengahan tahun nanti,” tegas Indra.

BACA JUGA  DSKS Minta Bupati Sukoharjo Tutup PT RUM Demi Jaga Kesehatan Warga

Di akhir, Indra membacakan 4 poin pernyataan sikap atas keterpurukan negeri ini. “Untuk itu, kami Gerakan Mahasiswa Pembebasan, di awal tahun 2017 ini, kembali mengingatkan rezim Jokowi – JK sembari menyatakan sikap kami atas keterpurukan yang terjadi di negeri ini,” pungkas Indra.

Berikut empat poin pernyataan sikap Gema pembebasan Kota Bandung:

1. Kenaikan harga kebutuhan pokok, kenaikan tarif pajak, pencabutan subsidi Tarif Dasar Listrik (TDL) dan Bahan Bakar Minyak (BBM) serta defisit anggaran negara yang membuat kondisi rakyat melarat dan negara sekarat adalah dikarenakan selama dua tahun kepemimpinan Jokowi – JK, kebijakan yang diterapkan adalah kebijakan yang pro terhadap kapital asing dan aseng, hal ini menunjukkan rezim penguasa saat ini tak berbeda jauh dengan rezim sebelumnya, yakni rezim neolib yang berlindung dibalik citra “wong cilik”.

2. Paket kebijakan liberal tersebut tertuang dalam kebijakan impor pangan dan tenaga kerja asing, perjanjian penambahan hutang luar negeri, serta penjualan dan perpanjangan perjanjian penguasaan aset-aset strategis kepada korporasi asing. Walhasil, indonesia semakin terjerat jebakan hutang yang tak berkesudahan sembari harus merelakan sumber Daya Alam (SDA) ndonesia terus-menerus dikuasai korporasi asing, rakyat pun terasing di negeri sendiri.

3. Paket kebijakan liberal yang diterapkan oleh rezim neolib Jokowi – JK membuktikan bahwa selain rezim neolib ini telah nyata mengkhianati rakyat, negeri ini juga telah dikangkangi oleh Ideologi Kapitalisme – Liberal melalui mekanisme politik busuk demokrasi yang belindung dibalik simbol – simbol keramat ideologi dan undang – undang kenegaraan.

BACA JUGA  Polisi Resmi Terima Laporan FPI Terhadap Gus Muwafiq

4. Menyeru kepada seluruh elemen rakyat dan mahasiswa untuk mengganti ideologi kapitalisme dan sistem demokrasi dengan syariah dan sistem khilafah. Karena hanya dengan syarianegeri yang telah salah urus ini dapat terselamatkan dari cengkeraman ideologi kufur dan penjajahan asing dan aseng.

Reporter: Saifal
Editor: Hunef Ibrahim

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suriah

Ribuan Warga Suriah Turun ke Jalan Desak Pejuang Segera Bersatu

Ribuan warga Suriah di wilayah Idlib dan Aleppo barat, Jumat (13/01), turun ke jalan mendesak faksi-faksi pejuang bersenjata bersatu dan melebur menjadi satu kekuatan besar

Sabtu, 14/01/2017 08:47 0

Irak

AS Tambah 4000 Pasukan di Irak

Sebanyak 4000 serdadu Amerika Serikat dilaporkan tiba di Irak dalam beberapa pekan terakhir

Sabtu, 14/01/2017 07:48 0

Suriah

21 Anggota Fath Al-Syam Terbunuh oleh Serangan Koalisi Dalam 24 Jam

et tempur koalisi internasional pimpinan Amerika Serikat dalam 24 jam terakhir kian gencar menargetkan para komandan dan anggota Jabhah Fath Al-Syam di wilayah Idlib.

Jum'at, 13/01/2017 18:13 0

Amerika

Sekretaris Trump: Kami Akan Sejajarkan Ikhwanul Muslimin dengan ISIS dan Al-Qaidah

Calon Sekretaris Negara era presiden AS Donald Trump, Rex Tillerson, mengatakan bahwa pemerintahannya akan menempatkan kelompok Ikhwanul Muslimin (IM) dalam sebuah organisasi yang disebut sebagai "Islam Radikal", sebagaimana organisasi ISIS dan Al-Qaidah.

Jum'at, 13/01/2017 17:32 0

Amerika

Lagi, Militer AS Akui Operasi Militernya Tewaskan Puluhan Sipil Afghanistan

Amerika Serikat mengukuhkan bahwa operasi militernya pada November 2016 di provinsi Kunduz, Afghanistan, telah menewaskan sedikitnya 33 warga sipil yang tak bersalah.

Jum'at, 13/01/2017 16:31 0

News

Rusia-Turki Koordinasikan Serangan Udara di Suriah

Rusia dan Turki telah menandatangani perjanjian tentang mekanisme pasukan udara di Suriah. Perjanjian ini memungkinkan keduanya saling berkoordinasi saat melakukan serangan terhadap sasaran yang dianggap sebagai teroris. Demikian menurut pernyataan dari Kementerian Pertahanan Rusia, Kamis (13/01), seperti dikutip Middle East Eye.

Jum'at, 13/01/2017 14:12 0

Suriah

Jaisyul Islam Hadang Kemajuan Pasukan Assad di Ghauta Timur

Oposisi Suriah dari faksi Jaisul Islam, Kamis (13/01), mengatakan telah meredam serangan pasukan Assad di Madai dan al-Bahariyah, wilayah Ghauta Timur di pedesaan Damaskus.

Jum'at, 13/01/2017 11:43 0

Irak

Sniper ISIS dan Bom Mobil Hambat Laju Militer di Pusat Kota Mosul

Militer Irak kembali harus menghadapi perlawanan sengit dari Daulah Islamiyah atau lebih dikenal ISIS dalam pertempuran di Mosul.

Jum'at, 13/01/2017 11:11 0

Afghanistan

Ini Sosok Pasukan Khusus Taliban dalam Serangan Kabul

Sebagaimana dalam rilis pernyataannya baru-baru ini, Taliban mengatakan kedua pembom berani mati yang menewaskan puluhan aparat intelijen dan anggota parlemen berasal dari unit Batalyon Istisyhad Imarah Islam (Taliban).

Jum'at, 13/01/2017 09:22 0

Afghanistan

Serangan Ganda Taliban Guncang Kabul

Sebuah unit penyerang berani mati Taliban pada hari Selasa lalu (10/01) berhasil menewaskan dan melukai lebih dari 100 orang dalam sebuah serangan terkoordinasi yang menargetkan pejabat-pejabat intelijen dan aparat pemerintah di ibukota Kabul.

Jum'at, 13/01/2017 08:50 0

Close