... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Serangan Ganda Taliban Guncang Kabul

Foto: Serangan Ganda Taliban di Kabul

KIBLAT.NET, Kabul – Sebuah unit penyerang berani mati Taliban pada hari Selasa lalu (10/01) berhasil menewaskan dan melukai lebih dari 100 orang dalam sebuah serangan terkoordinasi yang menargetkan pejabat-pejabat intelijen dan aparat pemerintah di ibukota Kabul. Serangan ini juga menyasar sekelompok orang/ aparat yang datang dan mencoba memberikan pertolongan terhadap para korban serangan bom yang pertama.

TOLO News melansir pernyataan versi pejabat pemerintah Afghanistan bahwa sedikitnya 38 orang tewas dan lebih dari 70 lainnya luka-luka akibat serangan bom ganda yang terjadi ketika sebuah konvoi para anggota parlemen keluar meninggalkan kantor mereka di Jalam Darul Aman, di area Distrik Polisi 6. Bom pertama meledak di pintu masuk utama gedung parlemen, disusul bom kedua yang meledak pada saat sekelompok orang berkerumun untuk memberikan pertolongan di lokasi kejadian.

Masih menurut harian TOLO News, di antara para korban yang tewas termasuk Kepala Direktorat Keamanan Nasional, sementara seorang anggota parlemen perempuan dilaporkan hanya terluka. Taliban menyatakan bertanggung jawab atas serangan mematikan tersebut dalam sebuah pernyataannya yang dirilis melalui situs resmi mereka, Voice of Jihad.

Menurut sumber Taliban, pembom pertama menyasar sebuah minibus yang mengangkut para staf Direktorat Keamanan Nasional (NDS), sementara bom kedua menghantam unit Pasukan Reaksi Cepat termasuk agen-agen intelijen yang berkerumun di lokasi kejadian.

BACA JUGA  Tangguhkan Negosiasi, Taliban Tarik Timnya dari Kabul

Serangan Taliban hari ini mirip dengan serangan kelompok itu pada tanggal 30 Juni 2016 lalu. Pada bulan Juni akhir, sebuah serangan “bom pengantin” Taliban menghantam sebuah bus yang mengangkut para taruna polisi di Kabul. Menyusul berikutnya serangan kedua yang menghempas kerumunan aparat keamanan yang mencoba memberi pertolongan terhadap korban serangan pertama.

The Long War Journal membuat statistik serangan Taliban termasuk serangan-serangan berprofil tinggi di ibukota Kabul sejak musim panas tahun lalu. Di antaranya, serangan yang menargetkan Kementerian Pertahanan Afghanistan, kompleks anggota parlemen, dan staf kedutaan Kanada.

Reporter: Yasin Muslim
Sumber: The Long War Journal

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Pakar Sains Informatika: Ada Ketidakpercayaan Masyarakat dalam Gerakan Anti Hoax

Pakar sains informatika Ismail Fahmi mengungkapkan ada sambutan yang berbeda antara deklarasi masyarakat atau Gerakan Anti Hoax di Car Free Day sejumlah wilayah Indonesia dengan fenomena di media sosial.

Rabu, 11/01/2017 17:24 0

Indonesia

Pemblokiran Media Islam di Awal Tahun 2017 Jadi Catatan Parlemen

Pemblokiran media-media Islam pada awal tahun 2017 sudah menjadi catatan parlemen dan dipertanyakan oleh DPR RI kepada pihak Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Rabu, 11/01/2017 16:48 0

Indonesia

Sukamta: Kominfo Tidak Konstruktif dalam Pemblokiran Media Islam

Anggota Komisi I DPR RI Sukamta, Phd menyebutkan kriteria isu SARA (Suku Agama Antar Ras dan Golongan) serta ancaman melakukan kekerasan dalam pemblokiran media harus bisa lebih diperjelas lagi.

Rabu, 11/01/2017 06:00 0

Indonesia

Pemblokiran Media Islam Tidak Sesuai dengan Peraturan Menteri

Sekjen Jurnalis Islam Bersatu (JITU) Muhammad Pizaro Novelan Tauhidi sangat menyayangkan pemblokiran yang dilakukan oleh Kominfo terhadap media-media Islam, lapor Islamic News Agency (INA).

Selasa, 10/01/2017 22:27 0

Indonesia

Sambangi DPR, JITU Sayangkan Pemblokiran Media Islam Tanpa Kriteria yang Jelas

Menanggapi hal tersebut, anggota dewan dari Fraksi PKS menilai bahwa pemerintah seharusnya menurunkan aturan yang jelas dalam bentuk PP dan tidak bisa semena-mena memblokir media tanpa dasar hukum yang jelas. Revisi UU ITE, menurut Sukamta dilakukan khususnya terkait transaksi elektronik, bukan untuk menyasar media.

Selasa, 10/01/2017 20:30 0

Indonesia

Soal Pemblokiran Media Islam, Komisi I DPR RI: UU ITE Perlu Direvisi

Anggota Komisi I DPR RI Sukamta mengungkapkan perlu adanya revisi kembali UU ITE yang dibuat sejak tahun 2008 ini.

Selasa, 10/01/2017 20:06 0

Indonesia

Pemuda Muhammadiyah Tak Pernah Nobatkan Ahok Jadi Model Kepala Daerah Antikorupsi

Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak menegaskan tidak pernah menobatkan Ahok sebagai model antikorupsi sebagaimana yang diklaim oleh pengacaranya di persidangan kasus penistaan agama, siang (10/01) ini.

Selasa, 10/01/2017 19:09 0

Indonesia

Ahok Sebut Pemuda Muhammadiyah di Persidangan, Begini Penjelasan Dahnil Anzar

Namun, pesan-pesan nasihat dan komunikasi dengan Ahok langsung tidak lagi saya lakukan secara intens ketika saya sadar Ahok tetap terus melakukan kebijakan yang tidak berpihak membela kaum miskin melalui penggusuran secara massif dan muncul berita indikasi dugaan korupsi pada Kasus Reklamasi dan Rumah Sakit Sumber Waras yang diduga melibatkan banyak pihak, juga ketika KPK meminta keterangan Ahok terkait kedua Kasus tersebut, serta dugaan potensi korupsi pada diskresi yang dibuat Ahok seperti banyak diulas media seperti Tempo.

Selasa, 10/01/2017 18:48 0

Indonesia

Blokir Media Islam, Menkominfo: Saya Mohon Maaf

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara memohon maaf kapada umat Islam atas pemblokiran sejumlah media Islam.

Selasa, 10/01/2017 17:30 0

Analisis

Pidato Perpisahan Obama: Menyusuri Sepanjang Jalan Kenangan di Chicago

Barack Obama menutup buku kisah kepresidenannya pada hari ini, (10/01), dengan pidato perpisahan di Chicago. Pidato ini dilihat sebagai upaya untuk mengangkat kembali moral para pendukungnya yang ditumbangkan oleh kemenangan mengejutkan Donald Trump.

Selasa, 10/01/2017 17:18 0

Close